Hidayatullah.com — Dua tentara Turki tewas dan dua lainnya cedera dalam serangan rudal pada Ahad. Di lansir kementerian dalam negeri Turki, serangan tersebut di lakukan oleh Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG) Suriah.
Militan YPG menggunakan peluru kendali untuk menghancurkan kendaraan lapis baja yang di kendarai tentara Turki di dekat Azaz, lanjut kemendagri.
Satu perwira tewas seketika, sementara lainnya meninggal karena luka-lukanya. Suriah Utara memiliki kehadiran militer Turki yang besar.
Sharif Halabi, seorang aktivis lokal, mengatakan kepada The New Arab bahwa pasukan Turki menembaki posisi YPG di daerah Sheikh Issa setelah serangan itu.
Bulan lalu dua tentara Turki tewas dan tiga lainnya terluka dalam serangan di provinsi Idlib Suriah.
Pada tahun 2016, pasukan Turki, bersama dengan milisi Suriah yang bersekutu dengan mereka, meluncurkan Operasi Perisai Efrat untuk mengusir militan ISIS dari daerah dekat perbatasan Turki di Suriah utara.
Pada 2018 dan 2019 Turki dan milisi Suriah sekutunya meluncurkan dua operasi lanjutan di Suriah utara melawan militan dari YPG.
Turki menuduh YPG bersekutu dengan Partai Pekerja Kurdistan (PKK), yang mencari otonomi atau kemerdekaan bagi minoritas Kurdi Turki. PKK telah berkonflik dengan negara Turki sejak 1984.
YPG adalah komponen utama Pasukan Demokratik Suriah (SDF), sebuah koalisi milisi yang telah menerima dukungan dari AS sebelumnya dan berperang melawan kelompok ekstremis Negara Islam (IS).
SDF masih menguasai sebagian besar timur laut Suriah.*