Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Ramadhan

Tiga Santri Indonesia Diminta Jadi Imam Masjid di Korsel

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 18 Juni 2017 07:39 7:39 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Juni 2017 07:00
Bagikan
Tiga santri Ponpes Daqu yang diminta jadi imam shalat di Korea Selatan, Ramadhan 1438 H.
Bagikan

Hidayatullah.com– Islam di Korea Selatan beberapa tahun belakangan berkembang pesat. Sejumlah masjid di sana mulai mencari imam yang benar-benar fasih membaca al-Qur’an.

Untuk itu masyarakat Muslim di Korea Selatan berinisiatif mendatangkan imam masjid dari negara lain.

Biasanya mereka mencari para santri penghafal al-Qur’an. Selain untuk menjadi imam shalat, para santri juga diminta mengajarkan bacaan al-Qur’an kepada jamaah di sana.

Ramadhan 1438 H ini, tiga santri Daarul Qur’an akan berangkat ke Korea Selatan atas undangan masyarakat Muslim untuk menjadi imam shalat tarawih di sana.

Ketiga imam itu ialah Jawwad Muyassar (18), Hikman Faqih (18), dan Luthfi Nur Agusti (18) dijadwalkan bertolak ke Korea Selatan, Sabtu (17/06/2017) sore.

Baca Juga

Makna Shalawat Allah dan Malaikat untuk Orang yang Menjalankan Sunnah Sahur
Inilah 7 Penyebab Orang Gagal dalam Bulan Ramadhan
Kisah Jenaka Bulan Puasa 10: Imam Tarawih Mati Kutu
Jubah 1.000 Dirham: Totalitas Tamim Ad-Dary Menjemput Lailatul Qadar
Kisah Jenaka Bulan Puasa 9: Ngabuburit Akhir Zaman

“Sewaktu Ustadz Yusuf Mansur berkunjung ke Korea Selatan, ada permintaan dari komunitas Muslim di sana untuk mengirimkan santri yang akan bertugas menjadi imam saat shalat tarawih nanti,” ujar Slamet Ibnu Syam, Pengasuh Ponpes Daarul Qur’an dalam rilisnya diterima redaksi hidayatullah.com.

Slamet menambahkan, tiga santri ini dibutuhkan kehadirannya sejak awal Ramadhan lalu. Namun proses pengurusan visa yang membutuhkan waktu membuat ketiganya baru bisa berangkat di sepertiga bulan Ramadhan ini. Ketiga santri ini dipilih berdasar kualitas dan loyalitas mereka saat di pesantren.

Terkejut dan Senang

Sementara, Jawwad Muyassar mengaku terkejut saat diberitahu oleh ustadznya itu perihal rencana kepergiannya ke Negeri Ginseng tersebut. Ia mengaku sempat tidak percaya.

“Jadi waktu itu jelang shalat Isya dan Ustadz Slamet memberi tahu kami. Saat saya masih enggak percaya dan serasa boongan. Eh, pas dipinta foto untuk paspor baru deh percaya,” ujar santri asal Bekasi, Jawa Barat, ini.

Sedangkan Faqih mengaku senang dengan terpilihnya ia menjadi salah satu santri yang diberangkatkan ke Korea Selatan. Meski ia sendiri mengaku gugup dengan perjalanan ini.

“Jujur saya senang. Dan gugup juga dengan apa yang akan terjadi di sana nanti. Tapi saya terus berdoa dan berusaha menyiapkan diri dengan baik,” ujarnya.

Ketiganya pun mempersiapkan diri dengan serius. Dari mulai murajaah hafalan, persiapan mental hingga mempersiapkan makanan yang akan dibawa.

“Lewat internet kami melihat-lihat keadaan di sana. Kami mau tahu soal budaya dan kebiasan di sana agar tidak kaget nanti,” ujar Lutfhi menambahkan.

Ketiganya juga mengaku sudah siap harus merayakan Idul Fitri jauh di negeri orang dan jauh dari keluarga. Mereka akan memanfaatkan teknologi untuk melepas kerinduan.

Sementara itu, Ahmad Jameel, Ketua Daarul Qur’an Bidang Pendidikan, berharap ketiganya bisa mengaplikasikan apa yang didapatnya di dunia pesantren selama ini. Dan semoga keberangkatan ketiganya dapat memotivasi santri lain untuk meningkatkan kualitas mereka.

“Kami segenap pimpinan Daarul Qur’an pastinya merasa bangga dengan keberangkatan ketiga ini dan semoga ketiganya bisa menjalankan tugas dengan baik,” ujar Ahmad Jameel.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:aplikasi berzakatbayar zakatbulan kemenanganbulan puasabulan suci Ramadhanimam masjidIslam di KorselKorea SelatanLembaga zakatpelajar Indonesia di KorselPonpes Daarul Qur'anRamadhanRamadhan 1438 HRamadhan 2017Ramadhan bulan kemenangansantri IndonesiaSinergi FoundationSyiar RamadhanTeknologiYusuf MansurzakatZakatAppZISZiswaf
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dinilai Termasuk Program 8 Jam Belajar, Anak Bantu Orangtuanya untuk Belajar Berwirausaha
Tulisan selanjutnya Ramadhan di Denmark: Khutbah Jumat Dua Bahasa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Palestina Terkini

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis

Palestina Terkini
13 Juli 2026 05:55
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Inspirasi RamadhanRamadhan

Bulan Puasa Melatih Pola Hidup Sederhana

16 Maret 2026 05:00
BeritaInspirasi Ramadhan

Dapur Ramadhan Hammad: 500 Ifthar Harian Plus 50.000 Dirham Lebaran

15 Maret 2026 17:00
Ramadhan

Kisah Jenaka Bulan Puasa 8 : Saat Hitungan Sebulan Ramadhan Jadi 120 Hari

15 Maret 2026 11:30
KajianRamadhan

Selain yang Iktikaf, Siapa Saja yang Berpeluang Mendapat Lailatul Qadar?

15 Maret 2026 05:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?