Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Inspirasi Ramadhan

Menghidupkan Malam Sepanjang Ramadhan

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 24 April 2020 16:59 4:59 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 24 April 2020 14:18
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | SEBAGAI bulan ampunan, Ramadhan memberikan isyarat penting bahwa malam hari adalah momentum bagi ruh manusia untuk mendapat kekuatan spiritual terbaik. Oleh karena itu dalam Alquran secara eksplisit ada perintah untuk bangun di tengah malam mendirikan sholat.

 يَا أَيُّهَا الْمُزَّمِّلُ (١) قُمِ اللَّيْلَ إِلا قَلِيلا (٢) نِصْفَهُ أَوِ انْقُصْ مِنْهُ قَلِيلا (٣) أَوْ زِدْ عَلَيْهِ وَرَتِّلِ الْقُرْآنَ تَرْتِيلا (٤) 

“Hai orang yang berselimut (Muhammad), bangunlah (untuk sholat) di malam hari, kecuali sedikit (daripadanya), (yaitu)seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu sedikit, atau lebih dari seperdua itu. Dan, bacalah Alquran itu secara perlahan-lahan.” (QS. Al-Muzzammil [73]: 1 -4).

Ibrahim An-Nakha’i yang dikutip oleh Ibn Katsir, menjelaskan bahwa “Ayat ini turun ketika beliau masih berselimutkan beludru.” Namun, substansinya sebenarnya adalah mengapa Nabi ﷺ berselimut itu lebih menarik diketahui.

Sebagian mufassir menyebutkan itu karena sikap pembesar Quraisy yang mendustakan Nabi ﷺ kemudian memfitnah dengan beragam fitnah keji, seperti pendusta, tukang sihir, orang gila, dan lain sebagainya.

Maka dari itu, untuk mengatasi perasaan sedih, berat, dan tidak ada jalan kemenangan, Allah perintahkan Malaikat Jibril datang membawakan surah ini agar beliau bangkit di malam hari, tempa mental, ruh, dan spiritual dengan sholat di malam hari. Karena itulah syarat penting untuk bisa menghadapi situasi sulit dan penuh ancaman.

Dalam tafsir Fi Zhilalil Quran Sayyid Qutb menjelaskan bahwa ayat-ayat itu merupakan bekal penting untuk orang yang akan mengemban tugas mulia, luhur, nan tidak ringan, sehingga sejak awal Nabi diperintahkan untuk menjauhkan diri dari tidur dan berselimut, berhangat-hangat, agar bangkit untuk berjihad, berjuang, dan menghadapi kesulitan-kesulitan.

Baca Juga

Jubah 1.000 Dirham: Totalitas Tamim Ad-Dary Menjemput Lailatul Qadar
Bulan Puasa Melatih Pola Hidup Sederhana
Dapur Ramadhan Hammad: 500 Ifthar Harian Plus 50.000 Dirham Lebaran
Kisah Jenaka Bulan Puasa 5 : Cara Unik Membangunkan Warga untuk Sahur
Teladan Keteguhan Imam Ahmad dan Kasman Singodimedjo pada Bulan Ramadhan

Sisi lain, menurut Buya Hamka dalam Tafsir Al-Azhar, bangun malam adalah cara efektif, waktu terbaik beribadah kepada Allah, karena pada waktu malam gangguan sangat sedikit. Malam adalah hening, keheningan malam berpengaruh pula kepada keheningan pikiran.

Dengan demikian, bangun di tengah malam jika kita peras dapat dilakukan oleh orang yang benar-benar butuh pertolongan dan perlindungan Allah. Tidak mungkin orang akan sengaja berencana bangun di mala hari kalau dia tidak punya cita-cita besar, tidak berhadapan dengan kesulitan besar, dan dia ingin Allah turun tangan membantu dan memberikan pertolongan.

Pada saat yang sama, bangun untuk Tahajjud di malam hari hanya akan dilakukan oleh orang-orang yang mencintai ilmu, sehingga ada kerinduan yang mendalam membaca Alquran secara tartil di tengah malam, agar mendapatkan inspirasi-inspirasi Ilahiyah dan aktivitas dakwahnya mendapatkan pertolongan dari Allah Ta’ala. Karena mendakwahkan Islam bukan kecerdasan semata yang dibutuhkan, tetapi pertolongan Allah semata.

Di sisi yang lain, orang yang bangun malam adalah orang yang siang harinya ingin menjadi manusia yang bermanfaat, produktif, dan menghasilkan banyak maslahat. Oleh karena itu, benar ungkapan yang mengatakan bahwa paginya orang beriman itu adalah tengah malam, saat manusia terlelap, ia sudah bangun untuk menghadap Allah Ta’ala dengan sholat Tahajjud.

Pada akhirnya, Rasulullah ﷺ menjadi sosok yang sangat senang bertemu Allah melalui sholat malam. Tentu saja karena memang ada alasan mendasar, hal itu sangat beliau butuhkan. Sampai-sampai beliau ﷺ sholat malam hingga kakinya bengkak.

Aisyah pun bertanya kepada Rasulullah ﷺ, mengapa suaminya shalat malam hingga kakinya bengkak. Bukankah Allah SWT telah mengampuni dosa Rasulullah baik yang dulu maupun yang akan datang? Rasulullah ﷺ menjawab, “Tidak bolehkah aku menjadi seorang hamba yang banyak bersyukur?” (HR Bukhari Muslim).

Rasulullah ﷺ tidak pernah melewati malam, kecuali dengan mendirikan sholat Tahajjud. Sekalipun beliau ﷺ sakit, sholat malam tetap dikerjakan dengan duduk. Hal ini menandakan bahwa sholat Tahajjud amatlah utama, bahkan disebut oleh Nabi ﷺ sholat yang utama setelah sholat fardhu adalah Tahajjud.

Solusi Hadapi Pandemi

Dengan uraian di atas kita dapat tarik sebuah kesimpulan tegas bahwa umat Islam kala menghadapi situasi sulit, langkah paling efektif adalah berusaha untuk bisa bangun malam, Tahajjud. Secara historis, sholat ini memang diperintahkan Allah kepada Nabi Muhammad ﷺ kala beliau merasa hidup dan tantangan dakwah teramat berat.

Dengan kata lain, kini saat pandemi seperti ini, selain aktif membangun narasi dan edukasi ke masyarakat, Tahajjud harus dilakukan, sebab cara inilah paling efektif untuk menjadikan mental kita sehat, optimisme terpelihara, dan kerelaan berjuang hadir dalam jiwa.

Syaikh Ali Jaber dalam salah satu taushiyahnya perihal Tahajjud ini mengatakan, “Selama Anda sholat malam, demi Allah tidak akan ada masalah (rumit) dalam hidup Anda. Semuanya bisa beres. Tahajjud adalah pintu langsung mendapatkan solusi dari Allah atas berbagai permasalahan hidup.”

Oleh karena itu, cara mujarab menang atas pandemi ini bukan dengan jargon-jargon semata, tetapi dengan upaya nyata mengetuk pintu langit di bulan Ramadhan. Dan, sebagaimana Ramadhan pada masa-masa terdahulu yang menjadikan asbab Allah turunkan pertolongan dan kemenangan kepada umat Islam, Ramadhan 1441 H ini pun jika Allah berkehendak umat Islam bisa sukses menghadapi pandemi.

Jika seluruh orang yang berpuasa benar-benar satu barisan, satu tekad, mengetuk pintu langit dengan Tahajjud di sepanjang malam Ramadhan. Allahu a’lam.*Imam Nawawi penulis buku Sabar Membawa Nikmat Mengangkat Derajat

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:covid-19Qiyamul Lailtahajud
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Shalat Tarawih di Saat Pandemi
Tulisan selanjutnya Mengapa Buka Lebih Afdhal Kurma? Inilah Keajaibannya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Inspirasi RamadhanRamadhan

Seribu Dirham Ramadhan dan Ujian Keikhlasan

8 Maret 2026 17:00
5 Tips Mendidik Anak agar Cinta Ramadhan
Inspirasi Ramadhan

5 Tips Mendidik Anak agar Mencintai bulan Ramadhan

25 Maret 2022 06:00
Sejarah perang di bulan ramadhan
Inspirasi Ramadhan

9 Perang Kaum Muslimin di Bulan Ramadhan

16 April 2021 07:00
Takjil Sehat Kacang Hijau Almond
Inspirasi Ramadhan

5 Resep Takjil Sehat Untuk Berbuka Puasa

14 April 2021 14:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?