Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Mutiara Ramadhan

Ramadhan untuk Kita yang ‘Bosan’

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 Juni 2016 09:15 9:15 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Juni 2016 09:02
Bagikan
Kita-lah yang sesungguhnya butuh Ramadhan
Bagikan

Oleh: Muhammad Cheng Ho

 

MUNGKIN kita pernah merasa bosan menjalani hidup. Merasa ini itu tidak boleh. Ini itu dosa. Ini itu susah. Ini itu tidak adil. Lalu kita protes. Kenapa perempuan harus pakai jilbab, kan bikin gerah? Kenapa laki-laki boleh menikahi empat istri, kan menyakiti hati perempuan? Kenapa shalat wajib lima kali sehari, kan ganggu kerjaan? Kenapa dilarang nikah beda agama, kan sama-sama cinta? Kenapa dilarang berdua-duan, kan biasa-biasa aja? Kenapa dilarang bersenang-senang di diskotik, kan hidup harus dinikmati? Kenapa, kenapa, kenapa?

Barangkali kita perlu jeda sejenak. Merenung. Apakah selama ini kita mengingnkan bagaimana Islam melayani kita? Bukan bagaimana kita melayani Islam? Sambil mengingat-ingat apa sesungguhnya tujuan kita diciptakan.

“Tidak Kuciptakan jin dan manusia, kecuali untuk beribadah kepada Ku,” begitu kata Sang Pencipta kepada kita di Az-zariyat ayat 56.

Baca Juga

Makna Shalawat Allah dan Malaikat untuk Orang yang Menjalankan Sunnah Sahur
Kisah Jenaka Bulan Puasa 10: Imam Tarawih Mati Kutu
Kisah Jenaka Bulan Puasa 9: Ngabuburit Akhir Zaman
Kisah Jenaka Bulan Puasa 7: Badui Pamer Puasa
Kisah Jenaka Bulan Puasa 6: Ketika Badui Diajak Membatalkan Puasa

Ya, kita hanya hamba-Nya. Yang ilmunya tak seberapa dibandingkan-Nya. Karenanya terkadang kita pernah menganggap buruk satu hal, namun itu justru baik untuk kita. Atau kita pernah menganggap baik satu hal, namun itu malah buruk untuk kita. Karenanya pantas kita  tunduk patuh dengan aturan dan perintah-Nya serta menjauhi larangan-Nya. Sami’na wa atha’na (kami dengar, kami taat).

Sepertinya kita yang bosan barusan, sedang membutuhkan Ramadhan. Agar kucuran air dingin membasahi dan menyejukkan hati kita yang telah lama gersang. Dan  agar membersihkan kotoran-kotoran dosa yang menempel pada dinding-dinding hati kita.

Benar, kita membutuhkan Ramadhan. Karena di dalamnya ada obralan pahala, tebaran ampunan, dan kabulan do’a. Menjadikan kita yang kekurangan bekal menjelang ajal, ringan melangkahkan kaki ke masjid  tuk bersujud kepada-Nya, giat membaca kitab-Nya, senang bersedekah, lapang berzakat, dan lain sebagainya. Menjadikan kita yang berlumuran dosa, meneteskan bulir-bulir bening memohon ampunan-Nya. Menjadikan kita yang galau, khusyuk menengadahkan tangan memohon pertolongan-Nya.

Kita membutuhkan Ramadan. Karena ada puasa. Puasa yang melatih hati kita aktif mengontrol tubuh. Ketika di siang hari kerongkongan kita berteriak-teriak meminta air, hati akan bilang kepadanya, “Shut up bro! Sekarang belum adzan maghrib.” Ketika masih pagi perut kita sudah mengoceh, mengeluh, meminta-minta pasokan makanan, hati akan bilang kepadanya, “What? Masih pagi lo udah keroncongan? Tahanlah!” Ketika mata kita menyuruh-nyuruh, “Hai lihat cewek seksi di baliho itu!” Atau manakala kedua telinga kita membujuk, “Ada gosip hot di televisi, dengerin deh!” Atau manakala mulut  kita memprovokasi, “Semprot tuh orang yang mengklakson di belakang!”, hati akan berkata pada ketiganya, “Tidak boleh, karena bisa menghapus pahala puasa.” Dengan begitu, tubuh memang jadi melemah. Namun hati jadi menguat. Kuat melawan nafsu tubuh karena tunduk kepada-Nya. Ini rasanya sangat penting untuk kita. Karena bila Ramadan berakhir, hati kita akan menjadi siap dan kuat mengendalikan tubuh. Sehingga tubuh tidak melakukan hal semaunya.

Ya, kita membutuhkan Ramadhan agar tak bosan menjadi hamba-Nya.*

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bosan hidupPuasaRamadhanRamadhan 1437 H
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Zionis Israel Mencegah Masuknya Makanan Sahur ke Masjid Al Aqsha
Tulisan selanjutnya Penulis Pemula Jangan Ragu Terbitkan Buku

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Mutiara RamadhanRamadhan

Kisah Jenaka Bulan Puasa 4 : Ghundar dan “Bonus” Puasa Lupa

12 Maret 2026 11:00
Mutiara RamadhanRamadhan

Memantaskan Diri Meraih Lailatul Qadar

11 Maret 2026 16:00
KajianMutiara RamadhanRamadhan

Keutamaan Puasa Ramadhan menurut Al-Ghazali

11 April 2022 17:30
KajianMutiara RamadhanRamadhan

Inilah Syarat dan Rukun Puasa Ramadhan yang Perlu Diketahui

3 April 2022 13:20
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?