Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Mutiara Ramadhan

Dua Mahar Terbaik di Bulan Ramadhan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 14 Juni 2016 10:14 10:14 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 14 Juni 2016 10:14
Bagikan
Bagikan

HINGGA saat ini umat Islam sedang merayakan hari-hari terbaiknya bersama bulan Ramadhan.

Sebuah bulan dalam penanggalan Hijriyah yang ditetapkan sebagai bulan penuh ampunan, sarat berkah dan pahala yang dilipatgandakan.

Dalam bulan Ramadhan juga terdapat malam yang lebih baik dari seribu bulan.

Layaknya kado pernikahan, seorang beriman bisa memanfaatkan bulan Ramadhan untuk menyiapkan dua mahar terbaik sekaligus.

Yaitu menghiasi Ramadhan di siang hari dengan berpuasa dan amal shaleh lainnya serta menghidupkan malam dengan shalat malam (shalat Tahajud).

Baca Juga

Makna Shalawat Allah dan Malaikat untuk Orang yang Menjalankan Sunnah Sahur
Kisah Jenaka Bulan Puasa 10: Imam Tarawih Mati Kutu
Kisah Jenaka Bulan Puasa 9: Ngabuburit Akhir Zaman
Kisah Jenaka Bulan Puasa 7: Badui Pamer Puasa
Kisah Jenaka Bulan Puasa 6: Ketika Badui Diajak Membatalkan Puasa

Disadari, meski Allah menjanjikan keutamaan dan derajat terpuji, rupanya tak semua kaum Muslimin punya kesadaran dan kesempatan untuk melaksanakan shalat malam tersebut.

Allah berfirman;

وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَّكَ عَسَى أَن يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَاماً مَّحْمُوداً

“Dan pada sebahagian malam, lakukanlah shalat Tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu, mudah-mudahan Rabb-mu mengangkatmu ke tempat yang terpuji”. (QS. Al-Isra [17]: 79).

Disebutkan, tempat yang terpuji adalah suatu tempat yang prestisius. Tempat yang hanya bisa dicapai oleh orang yang senantiasa bangun shaat Tahajud atau shalat malam.

Di saat kebanyakan orang menikmati kenyamanan tidur, orang tersebut bangun atas kesadaran iman dan takwa.

Jika dijalani secara ikhlas, semata karena Allah Subhanahu wa Ta’ala (Swt) niscaya terjalin kemesraan antara hamba dengan Rabb-nya.

Dengan doa-doa yang dipanjatkan, luruh semua beban kesempitan dunia yang menghimpit dada manusia beriman selama ini.

Dengan untaian doa yang dilandasi kepasrahan dan harapan tersebut, menguatkan keyakinan, bahwa tanpa rahmat dan bantuan Allah, seluruh urusan hidup menjadi susah dijalani manusia.

Sebab kekuatan ruhani dan kelapangan jiwa manusia hanya bisa disadap melalui ibadah shalat malam atau tahajjud.

Terlebih ketika orang itu ingin memenangkan pertarungan ideologi dan benturan peradaban saat ini.

Untuk itu selayaknya seorang Muslim memanfaatkan secara maksimal waktu di malam hari sebagai upaya meraih mahar terbaik di bulan Ramadhan.

Kedua, menjalankan puasa di bulan Ramadhan. Perintah puasa adalah seruan bagi orang-orang yang beriman agar menuju taraf Taqwa.

Allah berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

 “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa.” (QS. Al-Baqarah [2]: 183).

Bagi orang beriman, esensi dari berpuasa adalah meraih nilai ketakwaan sebagaimana ibadah dan syariat lainnya.

Abu Malik Kamal bin as-Sayyid Salim menyebutkan dalam kitabnya Shahih Fiqh Sunnah, setidaknya ada dua keutamaan berpuasa.

Pertama, puasa merupakan bentuk ketaatan yang terbesar untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt. Seorang mukmin memperoleh pahala yang tiada batasnya atas puasa yang dilakukannya.

Dengannya dosa-dosa yang lalu diampuni, Allah, tubuhnya dijauhkan dari api neraka, jaminan memasuki surga dari pintu Ar-Rayyan, khusus disiapkan bagi orang-orang berpuasa.

Serta kelapangan hati ketika berbuka puasa dan kegembiraan jiwa saat berjumpa dengan Rabb Sang Pencipta.

Kedua, puasa menjadi pusat pembinaan akhlak terbesar. Puasa juga menjadi jihad melawan hawa nafsu dan berbagai gangguan setan.

Dengannya manusia diantar senantiasa bersabar dari hal-hal yang diharamkan atasnya. Bersabar menghadapi kesulitan, mengajarkan disiplin dan menaati peraturan, serta menumbuhkan kasih sayang, empati, dan tolong menolong yang mempererat ukhuwah sesama kaum muslimin.

Semoga setiap orang beriman senantiasa diberi kekuatan untuk menyiapkan dan meraih dua mahar terbaik tersebut selama bulan Ramadhan.*/Sri Hartati, pegiat komunitas penulis PENA Balikpapan

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:PuasaRamadhanRamadhan 1437 Hshalat malamtahajudtakwa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Orang Minangkabau Lebih Sadar Beragama
Tulisan selanjutnya Soal Ujian Banyak yang Bocor, Pelajar Mesir Mendesak Menteri Pendidikan Mundur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Mutiara RamadhanRamadhan

Kisah Jenaka Bulan Puasa 4 : Ghundar dan “Bonus” Puasa Lupa

12 Maret 2026 11:00
Mutiara RamadhanRamadhan

Memantaskan Diri Meraih Lailatul Qadar

11 Maret 2026 16:00
KajianMutiara RamadhanRamadhan

Keutamaan Puasa Ramadhan menurut Al-Ghazali

11 April 2022 17:30
KajianMutiara RamadhanRamadhan

Inilah Syarat dan Rukun Puasa Ramadhan yang Perlu Diketahui

3 April 2022 13:20
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?