Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
KajianRamadhan

Amalan Ulama Salaf di Sepuluh Hari Pertama dan Terakhir Bulan Ramadhan

Thoriq
Terakhir diupdate: 26 April 2022 20:22 8:22 pm
Thoriq
Dipublikasikan 26 April 2022 22:00
Bagikan
Bagikan

Para ulama salaf bersedih berpisah dengan Ramadhan, inilah amalah ulama salaf di sepuluh hari pertama dan terakhir bulan Ramadhan

Hidayatullah.com | DARI  Abu Said Al Khudri bahwasannya Rasulullah  ﷺ bersabda, ”Sesungguhnya aku telah melakukan i’tikaf pada sepuluh hari pertama untuk menemukan mala mini (lailatul qadr), kemudian aku melakukan i’tikaf di sepuluh malam kedua. Lalu ada yang datang kepadaku, dikatakan kepadaku,’ Sesungguhnya ia (lailatul qadr) berada di sepuluh  hari terakhir, barang siapa dari kalian menyukai i’tikaf maka hendaklah ia beri’tikaf (Riwayat Ibnu Hibban dan Ash Shahih).

Hadits di atas menunjukkan bahwasannya Rasulullah ﷺ, ketika belum jelas bagi beliau malam lailatul qadr, beliau melakukan i’tikaf di sepuluh hari pertama dan kedua. Namun setelah mengetahui, beliau melaksanakan i’tikaf di sepuluh hari terakhir hingga wafat. (Latha`if Al Ma’arif, hal. 325).

Inilah yang juga dilakukan oleh para ulama semisal Khatib As Syarbini, ulama Mesir penulis Mughni Al Muhtaj. Tatkala terlihat hilal Ramadhan, beliau bergegas dengan perbekalan yang cukup untuk ber’itikaf di Masjid Al Azhar, dan tidak pulang, kecuali setelah selesai menunaikan shalat ied. (lihat, biografi singkat As Syarbini dalam Mughni Al Muhtaj, 1/5).

Membaca Al Qur`an

Baca Juga

Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah
Rahasia Hari Arafah yang Dibenci Iblis: Inilah 10 Keutamaannya
H.O.S. Tjokroaminoto dan Pembelaan terhadap Palestina
Kongres Al-Islam di Indonesia Era Kolonial dan Kepedulian terhadap Palestina
Menyiapkan Kurban Terbaik tanpa Memaksa Diri di Luar Kesanggupan

Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al Qur`an. Bahkan Imam Al Bukhari meriwayatkan dalam Shahih-nya, bahwa di tiap tahunnya Jibril Alaihissalammembacakan Al Qur`an kepada Rasulullah ﷺ, dan itu dilakukan di tiap-tiap malam selama Ramadhan.

Oleh sebab itu, dengan berpedoman dengan hadits ini, Al Hafidz Ibnu Hajar berpendapat bahwa terus-menerus membaca Al Qur`an di bulan Ramadhan akan menambah kemuliaan bulan itu. (Fath Al Bari, 9/52).

Adalah Aswad bin Yazid An Nakha’i Al Kufi. Bahwa beliau mengkhatamkan Al-Qur`an dalam bulan Ramadhan setiap dua hari, dan beliau tidur hanya di waktu antara maghrib dan isya, sedangkan di luar Ramadhan beliau menghatamkan Al Qur`an dalam waktu 6 hari. (dalam Hilyah Al Auliya, 2/224).

Adapula Qatadah bin Diamah, dalam hari-hari “biasa”, tabi’in ini menghatamkan Al Qur`an sekali tiap pekan, akan tetapi tatkala Ramadhan tiba beliau menghatamkan Al Qur`an sekali dalam tiga hari, dan apabila datang sepuluh hari terakhir beliau menghatamkannya sekali dalam semalam. (dalam Hilyah Al Auliya, 2/228).

Baca: Menjelang 10 Hari Terakhir Ramadhan, Bersiaplah Beri’tikaf

Sedekah

Amalan sedekah amatlah dianjurkan di bulan Ramadhan. Demikian juga yang dilakukan oleh Imam Ahmad, ketika datang peminta-minta kepadanya, maka ia berikan dua potong  roti yang telah dipersiapkan untuk berbuka. Karena menyekahkan roti itu, akhirnya Imam Ahmad pun tidak berbuka, hingga paginya berpuasa.  (Lathaif Al Ma’arif, hal. 314).

Sepuluh Hari Terakhir

Dari Aisyah Radhiyallahu anha bahwasannya Rasulullah  ﷺ jika berada di sepuluh hari terakhir mengencangkan ikatan sarungnya dan menghidupkan malamnya,  serta membangunkan keluarganya. (Riwayat Al Bukhari).

Dengan demikian, amalan-amalan yang dikerjakan di sepuluh hari terakhir adalah beberapa hal seperti:

Menghidupkan Malam dan Membangunkan Keluarga

Apa yang dilaksanakan oleh Rasulullah  ﷺ di sepuluh hari terakhir diikuti oleh para ulama. Sufyan Ats Tasuri menyatakan,”Perkara yang paling aku sukai ketika di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan adalah melaksanakan shalat tahajjud, dan bersungguh-sungguh dalam hal itu, membangunkan kelaurga dan anak untuk melaksanakan shalat jika mereka mampu.” (Latha`if Al Ma’arif, hal. 341).

Sebagaimana Ibnu Abbas membangunkan keluarganya dengan memercikkan air kepada mereka di malam 23 di bulan Ramadhan. (Latha`if Al Ma’arif, hal. 365).

Menjauh dari Perempuan

Para ulama, semisal Sufyan Ats Tsauri menafsirkan “mengencangkan ikatan sarung” adalah menjauh dari perempuan. (Latha`if Al Ma’arif, hal. 341).

Membersihkan Diri dan Berhias

Dalam hadits disebutkan oleh Aisyah Radhiyallahu’anha bahwasannya Rasulullah  ﷺ mandi di antara dua Isya. (Riwayat Ibnu Abi Ashim). Yakni pada sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan, dan yang dimaksud dua Isya adalah Maghrib dan Isya.

Ibnu Jarir menyatakan bahwasannya para ulama menyatakan sunnahnya mendi di setiap malam di sepulu hari terakhir pada bulan Ramadhan. Sebagaiaman An Nakha’i mandi di sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan.

Sedangkan Anas Bin Malik, jika memasuki malam ke dua puluh empat, maka beliau mandi dan memakai wewangian serta menggunakan pakaian baru dengan sarung yang dilapisi dengan jubah namun ketika pagi ia mengenakan pakaian yang biasa ia kenakan. Sedangkan Ayyub As Sakhthiyani mandi  di malam dua puluh tiga.

Hammad bin Salamah berkata, ”Tsabit Al Bunani dan Humaid Ath Thawil mengenakan pakaian terbagus meraka dan memakai wewangian, dan mereka memberi wewangian untuk masjid di malam-malam yang diharakan sebagai lailatul qadr. Tsabit Al Bunani berkata, ”Tamim Ad Dari memiliki pakaian seharga seribu dirham, yang ia pakai di malam-malam yang diharapkan sebagai lailatul qadr. (Latha`if Al Ma’arif, hal. 346, 347).

Baca:  Mari Bersiap untuk I’tikaf (1)

I’tikaf

I’tikaf di seluruh malam bulan Ramadhan memang disyari’atkan namun melaksanakannya di sepuluh hari terakhir lebih ditekankan. Dari Aisyah Radhiyallahu’anha bahwasannya Rasulullah ﷺ melaksanan i’tikaf di sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan sampai Allah Ta’ala memanggil beliau. (Riwayat Al Bukhari).

Bersungguh-sungguh dalam Amalan Siang dan Malam

Imam Asy Sya’bi menyatakan bahwa malam lailatul qadr sama dengan siangnya. Demikian pula Imam Asy Syafi’i, ”Sunnah menjadikan kesungguhan dalam beribadah di malamnya sama dengan kesungguhan di siang harinya. (Latha`if Al Ma’arif, hal. 368).

Perpisahan dengan Ramadhan

Para salaf dalam beribadah di bulan Ramadhan amat bersungguh-sungguh dan berusaha untuk mencapai kesempurnaan, lalu mereka berharap agar amalan itu diterima. Malik bin Dinar menyatakan, ”Ketakutan akan tidak diterimanya amal lebih berat dari amalan itu sendiri.”

Jika demikian, tidaklah mengherankan jika sebagian salaf mengatakan, ”Mereka berdoa kepada Allah selama enam bulan agar sampai kepada Ramadhan, kemudian berdoa kepada-Nya selama enam bulan agar amalan mereka diterima-Nya. (Latha`if Al Ma’arif, hal. 375,376).

Pada hari raya Khalifah Umar bin Abdul Aziz dan berkhutbah, ”Wahai manusia, kalian telah berpuasa selama tiga puluh hari dan kalian telah melakukan qiyam selama tiga puluh malam, dan saat ini kalian keluar untuk mengharap agar Allah menerima apa yang telah kalian perbuat.” (Latha`if Al Ma’arif, hal. 376).

Sebagian salaf pernah terlihat bersedih pada hari raya, saat itu ada yang menyatakan kepadanya, ”Sesungguhnya hari ini adalah hari untuk bergembira!” Kemudian ia pun menjawab, ”Benar, akan tetapi aku adalah seorang hamba yang mana tuanku memerintahkanku untuk melaksanakan amalan untuknya, dan aku pun tidak tahu apakah hal itu diterima atau tidak?” (Latha`if Al Ma’arif, hal. 376).*

 

Redaktur: Thoriq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:10 hari kedua Ramadhan10 hari Pertama Ramadhani'tikafRamadhanRamadhan 2021ulama salaf
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kemenangan Emmanuel Macron atas Le Pen Tidak Istimewa
Tulisan selanjutnya kelab malam Miliarder Nigeria Punya Seratus Rekening Bank untuk Mencuci Uang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Global Sumud FLotilla
Berita

Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Berita
30 Mei 2026 09:51
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

Sejarah

Membungkam Suara Kritis: Kriminalisasi Ulama Masyumi di Orde Lama

8 Mei 2026 08:59
Sejarah

KH. Ahmad Dahlan dan Peran sebagai Jembatan Ukhuwah Islamiyah

6 Mei 2026 08:34
Hikmah

Kisah Jenaka Qurban: 1 Ekor Ayam Ditebus 30 Domba

5 Mei 2026 11:04
Jendela Keluarga

Anak Saleh Buah dari Kesalehan Orang Tua?

26 April 2026 14:13
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?