Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Surat Pembaca

Dulu ICMI, Sekarang ada ISNU!

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 Februari 2012 06:56 6:56 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Februari 2012 06:56
Bagikan
Bagikan

Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh

Alhamdulillah, akhirnya Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Prof Moh. Mahfud MD, dan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Dr Ali Masykur Moesa, secara aklamasi terpilih memimpin Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (DPP ISNU) periode 2012-2017.

Mahfud MD menjadi Ketua Dewan Kehormatan dan Guru Besar (DKGB) DPP ISNU dalam Kongres pertama ISNU di Universitas Darul Ulum (UNISDA) Sukodadi, Lamongan, Jawa Timur, Sabtu malam (18/02/2012) kemarin.

Kongres I ISNU juga dimeriahkan dengan seminar nasional dan seminar pararel yang membahas 40 `call paper` para pakar yang dimuat dalam Jurnal ISNU. Sarasehan menghadirkan pembicara antara lain Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan, ekonom Hendri Saparini, dan pengusaha Arifin Panigoro

Badan otonom ini berfungsi membantu kebijakan NU pada kelompok sarjana dan kaum intelektual. Kedudukannya sama dengan Muslimah NU, Fatayat, IPNU atau GP Anshor.

Baca Juga

22 Tahun Wahdah Eksis jadi Ormas
Harga Telur Melambung Tinggi, Bagaimana Islam Mengatasi?
Lemahnya Agama, Penyebab Munculnya Pergaulan Bebas
Uang Kripto sebagai ‘People Money’
Hari HAM Sedunia, Muslim Thailand Selatan Masih dalam Tekanan dan Diskriminasi

Hanya saja, jika melihat sejarah, saya juga ingatkan, organisasi seperti ini bukan hal baru, sebelumnya, pernah digagas di masa lalu, yakni berdirinya Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) di tahun 1990-an. Hanya bedanya, ketika itu yang menentang keras lahirnya ICMI justru dari NU, karena dipelopori almarhum Gus Dur.

Gus Dur menentang dengan keras bahkan menyebut ICMI sebagai organisasi “SEKTARIAN”. Dengan di back-up, kelompok nasionalis dan para jenderal, Gus Dur memberikan perlawanan dengan mendirikan Forum Demokrasi (Fordem), meski akhirnya tidak laku. Ghalibnya, penggoyangan terhadap gagasan mulia para cendekiawan Muslim itu dilakukan seorang tokoh NU dengan dukungan media-media besar seperti Kompas, Suara Pembaruan, Tempo dll.

Jika melihat ICMI dulu yang lebih banyak diwakili umat Islam (karena lebih banyak ormas Islam masuk menjadi representasinya) dibanding ISNU sekarang, maka, menurut saya, apa ISNU bukan lebih sektarian dibanding ICMI?

Pelajaran yang harus kita petik adalah, kita sering apriori dan sering sinis melihat kemajuan saudara Muslim. Bukan mendukung, justru sering menggembosi. Jika kita buka sejarah masa lalu kita semua, kita seharusnya merasa malu atas ketidak-dewasaan kita.

Sebagai masyarakat umum, saya pasti bangga perkembangan NU ini. Bagaimanapun kita harus maju bersama-sama, saling menghargai dan berlomba-lomba untuk kebaikan umat. Tidak lagi saling menonjolkan “keakuan” diri dan lembaga kita. Karena di depan Allah, hanya amal masing-masing yang akan kita pertanggung-jawabkan, bukan nama organisasi kita atau bendera kita. Wallahu al’lam bisshowab.*

Umiyati
Ibu Rumah Tangga
Tinggal di Bekasi

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Din Syamsuddin Tak Simpati dengan Whitney Houston
Tulisan selanjutnya Banyak Remaja Indonesia jadi Korban “Kejahatan” Facebook

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Surat Pembaca

Racun LGBT Makin Meluas, Jaga Ketahanan Keluarga Indonesia

28 Mei 2022 12:30
cerita
Surat Pembaca

Pentingnya Memilih Cerita Sebagai Hiburan

26 November 2021 13:37
Surat Pembaca

Tanggapan atas Pernyataan Bahwa Semua Agama itu Benar

22 September 2021 15:00
Surat Pembaca

Nasyid untuk Wahdah Islamiyah

8 September 2021 07:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?