Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Puluhan Tahun Penjara Tak Ubah Ahmad Nabhan untuk Melawan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 30 Januari 2017 08:30 8:30 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 30 Januari 2017 08:30
Bagikan
Ahmad Nabhan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sejak hari pertama Zionis-Israel menancapkan kuku penjajahannya di bumi Baitul Maqdis (Palestina), tidak kurang dari 900 ribu penangkapan telah terjadi. Di balik  satu demi satu aniaya sebenarnya menyimpan kisah memilukan. Namun, hanya sekelumit yang sanggup diungkap oleh media.

Kisah Ahmad Nabhan salah satunya. Pria berumur 53 tahun ini lahir di Mukhayyam Askar Al-Qadim, Kota Nablus, Tepi Barat. Hampir separuh dari masa hidupnya dia habiskan di atas lantai dingin penjara Zionis-Israel.

Ia dipenjara tiga kali di penghujung tahun delapan puluhan. Kemudian dua kali sepanjang tahun sembilan puluhan. Semenjak Pemerintah boneka memegang kuasa di daerah Tepi Barat, ayah dari 19 anak ini kembali dipenjara selama 3 tahun lamanya.

April 2002, beliau dipenjara selama tiga tahun. Bebas sejenak, pada November 2005 kembali ditangkap dan meringkuk selama tiga tahun berikutnya. Dilepaskan kembali saat, hanya berhitung bulan pada November 2008 ditangkap lagi dan dikurung selama 40 bulan. Dan begitu seterusnya hingga sekarang.

[Video] Hampir Sebulan Terjebak di Bawah Terowongan Runtuh, 23 Pejuang Palestina di Gaza Selamat

Dua tahun terakhir ini ia menghirup udara  bebas. Mungkin itu masa terlama ia berada di luar penjara. Pada permulaan tahun 2017 tepatnya hari kamis, 19 Januari 2017 ini dia kembali ditangkap, tanpa tuduhan baru.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Dari dulu hingga sekarang sama saja tuduhannya; yaitu keterlibatannya dengan Gerakan Perlawanan Islam (HAMAS). Membahayakan eksistensi penjajah di tanah airnya.

“Kesalahahnya” hanya satu. Melawan. Sedangkan Ahmad Nabhan sadar betul dan siap atas segala resiko dari sikapnya itu.

Kekhawatiran Keluarga

Ahmad Nabhan sudah biasa keluar masuk penjara. Sikapnya terhadap penjajahan tak kunjung berubah. Tetap melawan. Namun pada penangkapan terakhir ini pihak keuarga begitu khawatir. Pasalnya, Ahmad Nabhan ditangkap paksa dalam kondisi kesehatan sangat tidak stabil.

Penyakit komplikasi pernafasan, gula dan lainnya telah menggerogoti tubhnya. Pun demikian, Zionis tetap manangkapnya. Bahkan di hari seharusnya Ahmad pergi berobat.

Dihack Pejuang Palestina, Siaran TV Israel Tayangkan Nasyid

“Hari kamis itu sebanarnya kami sudah ada janji dengan dokter, namun Tentara Zionis menangkapnya di pagi buta,” kata sang istri kepada The Palestinian Information Center (PIC) belum lama ini.

Tindakan tersebut dianggap oleh pihak keluarga bermaksud membunuhnya pelan-pelan.

Pengorbanan Demi Pengorbanan

Dua pekan sebelum hari naas itu, penjajah sebenarnya sudah mendatangi rumah Nabhan. Namun, Zionis tidak mendapatinya karena ia tengah pergi berobat ke Kota Ramallah. Tentara  Zionis mengamuk mengobrak-abrik rumahnya, dan membakar pelatarannya. Bahkan, merampas sejumlah uang dari istrinya.

Perlakuan semena-mena tidak hanya dilancarkan terhadap sang istri. Kepada anaknya tidak kalah kejam.

Putranya, Muhammad, menderita stroke yang membuat setengah badannya tidak lagi berfungsi. Hal itu disebabkan sebuah tembakan Zionis yang menembus badanya. Tidak puas hanya menembak, kemudian Zionis-Israel memenjarakannya di Jasril Karomah selama dua setengah bulan.

Sebagaimana diketahui, Ahmad Nabhan dikenal sosok suami pengayom. Ayah penyayang. Baik hati dan sangat peka dalam hubungan kemasyarakatan.

“Beliau tidak pernah menolak seorang yang mengetuk pintunya yang meminta bantuannya,” kenang sang istri.

Ia juga sosok yang disegani dan dicintai. Tidak hanya di daerah Askar Al-Mukhayyam. Namun di seluruh Kota Nablus. Pasalnya, dia tidak pernah membedakan latar sosial dan golongan. Tidak pula berpilih dalam mengasihi anak-anaknya yang banyak. Setiap mereka punya tempat tersendiri bagi ayah teladannya itu.*/MR Utama

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ahmad NabhanBaitul MaqdisHAMASkekejaman Zionis-IsraelKota Nabluspalestinapejuang palestinapenjajahan di bumi Baitul MaqdisPenjara IsraelPenjara ZionisTepi Barat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya “Ulama Rabbani” vs “Ulama Syaithoni”?
Tulisan selanjutnya Banyak Fitnah, Persatuan Imam Masjid Ajak Seluruh Imam Mengunakan Qunut Nazilah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Berita
17 Oktober 2026 21:46
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?