Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

FISIP UIN dan DSI Selenggarakan Seminar Nasional Tata Kelola Pemerintahan Islami

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 April 2017 20:29 8:29 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 April 2017 20:29
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan (FISIP) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry bekerjasama dengan Dinas Syariát Islam (DSI) Prov. Aceh menyelenggarakan seminar nasional dengan tema “Rekonstruksi Tata Kelola Pemerintahan Aceh Berdasarkan UUPA dan Syariát Islam,” Kamis, (20/04/2017).

Seminar yang berlangsung di Aula Pascasarjana UIN Ar-Raniry ini menghadirkan pamateri yaitu Guru Besar Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI), Prof. Dr Nazaruddin Sjamsuddin, MA, Guru Besar UIN Ar-Raniry, Prof. Dr Syahrizal Abbas, MA, Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Aceh, Ir. Faizal Andriyansyah, M.Si dan ketua program Magister Administrasi Negara (PM_AN) FISIP Unimal, Dr Rasyidin, MA.

Seminar nasional yang dibuka sekretaris DSI Aceh, Drs. Darjalil ini dihadiri oleh para akademisi UIN Ar-Raniry, Direktur Pascasarjana Prof Dr Rusjdi Ali Muhammad, Dekan FISIP UIN Prof Dr M. Nasir Budiman, MA, Wakil dekan Dr Muji Mulia, Dr Saifullah Isri, undangan dari Fisip Universitas Teuku Umar (UTU), Unimal, Unsyiah, Unida, ratusan mahasiswa serta undangan lainnya.

Prof. Dr. M. Nasir Budiman, MA kepada media mengatakan, salah satu keunikan FISIP Ar-Raniry yang berbeda dengan FISIP di perguruan tinggi lainnya di Indonesia adalah integrasi keilmuan.

“FISIP UIN Ar-Raniry disamping melakukan integrasi keilmuan, juga menjadi sebuah pusat solusi bagi persoalan sosial dan persoalan pemerintahan khususnya yang ada dalam pemerintah Aceh dan pemerintahan Indonesia umumnya, “ ujar Prof M. Nasir Budiman didampingi Wadek I Dr Muji Mulia.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Sementara itu, kata Prof Nasir Budiman, tindak lanjut dari seminar ini FISIP UIN Ar-Raniry akan menulis buku bekerjasama dengan DSI tentang “Tata Kelola Pemerintahan Sesuai Syariát” yang akan ditulis para dosen FISIP UIN Ar-Raniry.”

Prof Dr Syahrizal Abbas dalam paparan mengatakan, kalau kita membuka UU No 44 Tahun 1999 dan UU No 11 Tahun 2006, maka kita akan mendapati kewenangan Aceh yang begitu besar dalam penyelenggaraan pemerintahan, baik di bidang Agama, Pendidikan, Adat Budaya dan peran ulama dalam penetapan kebijakan daerah.

“Prinsip Syariah dalam penyelenggaraan pemerintahan adalah manusia sebagai khalifah di muka bumi, prinsip tauhid, prinsip kemaslahatan, prinsip amanah, prinsip profesionalisme, prinsip jujur, bertanggung jawab dan melayani, prinsip transparan, prinsip efektif dan efesien, prinsip tulus dan ikhlas dalam pengabdian dan prinsip saling mengharga dan menasehati, “ kata Prof Syahrizal yang kini kembali mengabdi di kampus seusai mengbadi hampir lima tahun sebagai kepala DSI Aceh.

Prof Syahrizal juga mengatakan, realitas selama ini tata kelola pemerintahan kita belum berjalan sesuai amanat reformasi.

“Kalau kita di pemerintahan kita akan merasakan betul ini. Sebagai contoh, dalam perekrutan aparatur negara, instrumentnya sudah bagus, semua diatur sedemikian rupa, baik aspek koognitif, afektif dan psikomotorik, SOP nya juga ada, tapi masalahnya adalah tidak jalan, “ ujar Prof Syahrizal

Prof Syahrizal menambahkan, kinerja birokrati kita saat ini belum efektif dan efesien, seperti penyusunan RPJMA.

“Coba teliti apakah penyusunan RPJMA dipahami oleh seluruh stakeholder, ternyata tidak dipahami sama sekali antara RPJMA, Renstra, Renja. Sementara kualitas layanan publik juga begitu, “ katanya lagi menjelaskan.

Sementara pemateri lainnya, Prof Nazaruddin Syamsuddin memaparkan tentang rekonstruksi tatakelola pemerintahan Aceh menurut UU No 11 tahun 2006 dimana ia mengupakan konstruksi pemerintahan Aceh berdasarkan agama, adat social dan budaya, pemerintahan, politik, perekonomian, dan keuangan.

Sementara Dr H. Rasyidin dari Unimal berbicara tentang dinamika politik local, Negara, Ekonomi, dan Pemerintahan Aceh Pasca 10 Tahun MoU Helsinki, sementara Ir Faizal Adriansyah, M.Si menyampaikan materi tentang pelayanan publik, kepuasan atau pelembagaan KKN.

Sebelumnya, sekretaris DSI Aceh dalam sambutannya menyampaikan, seminar ini merupakan salah satu bentuk kelanjutan kerjasama antara DSI dan FISIP UIN Ar-Raniry, dan masih kerjasama dalam bentuk yang lain dengan UIN Ar-Raniry yang akan dilakukan DSI seperti grand desain Syariat Islam.*/Humas UIN Ar-Raniry

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemuda Muhammadiyah: Jaksa Seperti Pembelanya Ahok
Tulisan selanjutnya Banser Bantah Anggotanya Serang Rumah Ketua FPI DKI

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?