Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

KH. Idrus Romli: Carilah Pemimpin yang Menyampaikan Aspirasi Ulama

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 Januari 2018 13:08 1:08 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 Januari 2018 13:08
Bagikan
Tabligh akbar bertajuk “Pemimpin Kebangkitan Peradaban Islam” Jumat (19/01/2018) di Masjid Al-Azhar, Kebayoran, Jakarta
Bagikan

Hidayatullah.com—Berdasarkan sejarah umat Islam, ada dua tipe kepemimpinan yang perlu diteladani oleh umat Islam. Pertama ulama sekaligus umara (pemimpin) dan umara yang tunduk pada ulama. Umat wajib memilih pertama atau kedua.

“Tipe pemimpin yang pertama adalah ulama sekaligus umara. Pasca wafatnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, umat Islam mengenal Khulafaur Rasyidin (Abu Bakar, Umar, Utsman dan Ali) -ini berlangsung selama 30 tahun- yang disebut demikian karena mereka di samping sebagai pemimpin sekaligus ulama. Pada zaman Dinasti Umawiyah, ada satu pemimpin yang dinisbatkan oleh para ulama seperti Sufyan Ats-Tsauri dan Ibnu Uyaynah sebagai bagian dari kulafaur rasyidin yaitu Umar bin Abdul Aziz,” demikian disampaikan  KH. Idrus Romli dalam acara tabligh akbar “Pemimpin Kebangkitan Peradaban Islam” di Masjid Al-Azhar Kebayoran Jakarta Jumat malam, (19/01/2018).

Sedangkan yang kedua, adalah pemimpin yang bukan ulama tapi tunduk kepada ulama. Ini seperti yang terjadi pada masa Shalahuddin Al-Ayyubi.

Keberhasilan Shaladuddin membebaskan bumi Mesir dari hegemoni Syi’ah Fathimiyah berkat sinergi beliau dengan ulama. Seperti kerjasama beliau dengan ulama yang bernama Najmuddin Abu Barakat Al-Muwaffaq Al-Khabusyani. Sebelum Shaladuddin ke Mesir, menurut kiai kelahiran 1 Juli 1975 ini, Al-Khabusyani sudah berangkat terlebih dahulu melapangkan jalan untuk Shaladhuddin.

Dalam konteks kepemimpinan saat ini, khususnya ke depan ada pemilihan Pilkada kemudian tahun berikutnya diadakan pemilihan presiden,  ulama yang biasa disapa dengan Gus Idrus ini menyarankan, “mencari pemimpin yang ulama sekaligus umara” atau “mencari yang bukan ulama tapi tunduk pada ulama, menyampaikan aspirasi ulama.”

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Sebab, pada realita saat ini memang untuk mencari pemimpin yang ulama sekaligus umara sangat langka.

Baca: Ulama-Umara dalam Sejarah Daulah Utsmani [1]

Ketika ditanya mengenai perpecahan dukungan ulama terhadap suatu calon, atau adanya ulama yang mendekat pada kekuasaan, penulis buku “Akidah Ahlussunnah wal Jamaah” ini memberikan dua pendekatan. Pertama, pendekatan ‘husnudzan’ (baik sangka). Barangkali apa yang dilakukan mereka adalah untuk meluruskan pemimpin atau medakwahkan kebaikan. Kedua, ‘su`udzan’ (berburuk sangka). Maksudnya mereka yang dekat-dekat penguasa memang sedang mencari duit.

Artinya, memang kasus semacam ini tidak bisa diklaim secara serampangan karena memang sangat dinamis. Tapi, pendekatan husnudzan lebih didahulukan daripada pendekatan suudzan.

Baca: Ulama-Umara Rekat, Akidah Aswaja jadi Kuat

Sebagai contoh, seperti yang disebutkan dai muda kelahiran Jember ini, adalah adanya ulama Sunni yang tetap tinggal dalam Dinasti Fathimiyah.

Alasannya jelas yaitu, untuk menjaga akidah orang Sunni yang ada di sana. Di sisi lain, memang ada juga dalam sejarah ulama ‘suu’ (buruk) yang kerjaannya memang dekat dengan penguasa untuk mencari kedudukan dan ketenaran.

Terlepas dari itu semua, Kiai Idrus Ramli pada momen tabligh akbar ini menginginkan umat menjaga persatuan, terlebih dalam menentukan pemimpin. Kalau memang tidak ditemukan ulama sekaligus umara, minimal umara yang ramah dan manyampaikan aspirasi ulama.*/MBS

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Idrus Romlikepemimpinanmemilih pemimpinpemimpinpersatuanShalahuddin al-Ayyubisunniulamaulama suu'umara
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya DPD Ajak Semua Pihak Awasi Pembahasan RUU Miras dan RUU KUHP
Tulisan selanjutnya Zaitun Rasmin: Dua Peran Ulama Secara Sosial

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

pengungsi rohingya
Berita

Nasib Pengungsi Rohingya, Mau Pulang Harus Minta Izin Pemerintah Myanmar

Berita
18 Agustus 2026 05:00
Eks Menag Yaqut Didakwa Rugikan Negara Rp622 Miliar dalam Kasus Kuota Haji
Banyak Peluncuran Satelit Eropa Terancam Kekurangan Roket
Iran Hadiahi Rp480 Juta Warganya yang Berhasil Tangkap atau Bunuh Tentara AS
Bahtsul Masail Pra Muktamar NU, Pajak Harus Berpihak pada Keadilan Masyarakat

Terbaru

  • Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan
  • Nasib Pengungsi Rohingya, Mau Pulang Harus Minta Izin Pemerintah Myanmar
  • Sebut Orang Palestina Bukan Manusia, Menteri ‘Israel’ Serukan Pembunuhan Massal
  • Takuti Warga ‘Israel’, Netanyahu Pajang Wajah Para Pemimpin Muslim di Baliho Pemilu
  • Raja Yordania akan Melawat ke China
  • Kantor Perdana Menteri Pemerintah Kurdistan Diserang Drone
  • HUT ke-81 RI, MUI: Mari Jaga Moral Bangsa dari Penyimpangan Seksual
  • Haedar Nashir: Indonesia Milik Bersama, Kemakmuran Rakyat Harus Menjadi Agenda Utama
  • Syair Ahmad Baktsir dan Detak Jantung Diplomasi Kemerdekaan RI di Kairo
  • Turki dan Saudi Perkuat Kerjasama Energi, Usai Sepakati Pakta Pertahanan Makkah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?