Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Myanmar Angkat Sekutu Suu Kyi, Win Myint, sebagai Presiden Baru

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Maret 2018 19:17 7:17 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 29 Maret 2018 06:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Parlemen Myanmar menunjuk sekutu politik Aung San Suu Kyi sebagai presiden baru, menggantikan Htin Kyaw yang mundur tiba-tiba pekan lalu.

Parlemen Myanmar hari Rabu (28/3/2018) milih Win Myint sebagai presiden. Politisi berusia 66 tahun itu sebelumnya menjabat ketua majelis rendah parlemen Myanmar sejak 2016, tak lama setelah National League for Democracy (NLD) menang telak pemilu bulan November tahun sebelumnya.

Pekan lalu Myint mengundurkan diri dari jabatan itu untuk menjadi wakil presiden. Hal tersebut membuka jalan baginya untuk diangkat menjadi presiden, yang dipilih dari tiga wapres yang ada oleh anggota majelis rendah dan tinggi parlemen.

Dia mendulang 430 dari 636 suara dalam pemilihan di parlemen, yang terbelah menjadi kubu NLD dan militer, lapor DW.

Baik Win Myint maupun Htin Kyaw adalah sekutu dekat Suu Kyi, yang berdasarkan konstitusi 2008 buatan rezim militer dilarang menduduki kursi presiden. Sebagai gantinya, putri jenderal Aung San itu menduduki “jabatan buatan”, penasihat negara, yang menurutnya lebih tinggi ketimbang presiden. Suu Kyi juga menjabat ketua NLD.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Khin Zaw Min, direktur kelompok advokasi kebijakan Tampadipa Institute, mengatakan bahwa presiden baru Myanmar ini masih akan berada di bawah ketiak Suu Kyi.

“Buat orang-orang yang bertanya, dia akan selamanya menjadi antek Suu Kyi,” ujarnya. “Saya tidak berharap ada perubahan banyak di kepresidenan, kecuali Win Myint mendahulukan kepentingan negara daripada kepentingan Aung San Suu Kyi dan militer.”

Win Myint dilahirkan di Delta Irrawaddy pada tahun 1951. Dia belajar geologi di Yangoon sebelum menjadi pengacara di tahun 1980-an. Dia bergabung dengan NLD ketika partai tersebut dibangun di tengah maraknya aksi protes menuntut demokrasi pada 1988. Ketika militer berkuasa, dia bolak-balik masuk penjara. Seorang putranya meninggal dunia ketika Myint meringkuk di dalam sel.

“Saya tidak menaruh dendam kepada militer, tetapi saya ingin putra saya ada di sini di hari seperti sekarang ini,” ujar Myint setelah dilantik sebagai jubir (ketua) parlemen tahun 2016.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya NATO Usir Diplomat Rusia
Tulisan selanjutnya Tolak Warga Israel, Akankah Kuwait Airways Dilarang Terbang ke Jerman?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?