Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

20 Orang Tewas oleh Tembakan Aparat di Kashmir

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 2 April 2018 21:05 9:05 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 April 2018 21:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Aparat keamanan memblokir akses Kashmir menyusul aksi bentrokan antara militan dan pasukan pemerintah yang menewaskan sedikitnya 20 orang dan 70 lainnya mengalami luka-luka, demikian sumber pemerintah dikutip RFE/RL.

Empat orang warga sipil tewas ketika polisi menembaki para demonstran yang melempar batu, lapor kantor berita AFP.

“Setidaknya 17 orang lainnya, termasuk 13 orang yang diduga militan, tewas dalam baku tembak di Kashmir selatan,” ungkap para pejabat polisi, yang notabene merupakan kekerasan terburuk di kawasan itu tahun ini, kutip  Reuters, Senin (02/04/2018).

Baca: India Tutup 22 Media Sosial di Kashmir

Toko dan pusat bisnis ditutup di sebagian besar wilayah bergolak pada 2 April 2018, setelah para pemimpin separatis yang berperang melawan pemerintah India menyerukan penutupan untuk memprotes pembunuhan itu.

Pihak berwenang telah mengarahkan sekolah-sekolah dan perguruan tinggi di Kashmir untuk tetap tutup pada hari Senin (02/04/2018) untuk mencegah terulangnya kekerasan, dan pembatasan telah diberlakukan di beberapa daerah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Layanan kereta api ke Kashmir selatan telah ditangguhkan sebagai tindakan pencegahan, ujar seorang pejabat perkeretaapian, dan layanan internet di lima distrik juga telah diblokir. Di distrik Pulwama di Kashmir selatan, pemerintah setempat memberlakukan pembatasan terhadap pergerakan warga dan kendaraan untuk mencegah aksi kekerasan lanjutan.

Ketika ratusan orang keluar di jalan-jalan desa Kachdoora di distrik Shopian untuk mencoba menghentikan tembak-menembak antara militan dan pasukan keamanan, pasukan menggunakan gas air mata dan tembakan ke udara untuk membubarkan kerumunan.

Penduduk setempat mengatakan bahwa setelah protes, pasukan keamanan membatalkan operasi. Polisi mengatakan lima militan dan tiga tentara tewas dalam pertempuran itu. Separatis Muslim telah melakukan kampanye kekerasan terhadap pemerintah India sejak akhir 1980-an di Kashmir yang dikuasai oleh India. Pertempuran juga pecah di dua desa lain di wilayah itu pada hari Ahad.

S.P. Vaid, Direktur Jenderal Kepolisian Negara, mengatakan tentara menerima informasi pada Sabtu malam tentang gerilyawan yang bersembunyi di daerah dekat desa Dragad, sekitar 50 km (30 mil) selatan Ibu Kota Kashmir di Srinagar dan juga di distrik Shopian.

“Di Dragad, 7 mayat ditemukan termasuk atasan mereka. Mereka ditembak mati, “kata Direktur Polisi Negara, S.P. Vaid.

Militan lainnya tewas di desa Dialgam, Distrik Anantnag,  60 kiloemers di selatan Srinagar, tulis Reuters.

Baca: India Tutup 22 Media Sosial di Kashmir

Empat warga sipil dilaporkan tewas ketika polisi melepaskan tembakan ke arah demonstran yang melempar batu melawan operasi anti-militansi di Kashmir selatan pada 1 April. Tiga tentara India dan 13 gerilyawan dikatakan tewas dalam baku tembak.

Kashmir terbagi antara India dan Pakistan sejak berakhirnya kekuasaan kolonial Inggris pada 1947. Tetapi kedua negara sama-sama mengklaim kawasan secara keseluruhan.

Banyak warga sipil di Kashmir — satu-satunya negara mayoritas Muslim di India — mendukung pemberontak yang berjuang selama beberapa dekade terakhir untuk merdeka atau bergabung dengan Pakistan.

Puluhan ribu orang di Kashmir India, kebanyakan warga sipil, telah meninggal dalam beragam aksi kekerasan.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:baku tembak.DragadKashmirpihak berwenangtembakan aparattewas
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Al Azhar: Pemerintah Tidak Berhak Mengubah Syarat Wakaf
Tulisan selanjutnya Puisi Sukmawati Soekarnoputri ‘Sudutkan’ Syariat Islam, Cadar, dan Adzan Dinilai Menyinggung SARA

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?