Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Pembunuhan Warga Palestina di Jalur Gaza ‘Melanggar hukum dan Disengaja’

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 7 April 2018 19:30 7:30 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 April 2018 19:30
Bagikan
Warga Palestina merawat pendemo yang terluka saat ‘Great Return March’ di Gaza, timur Jabaliya, 30 Maret 2018. Foto: Mohammed Zaanoun/Activestills.org
Bagikan

Hidayatullah.com–Pembunuhan tentara Israel terhadap puluhan lebih warga Palestina Gaza yang berdemonstrasi di sepanjang perbatasan timur Jalur Gaza sejak hari Jumat (30 Maret 2018) melanggar hukum dan disengaja, lapor organisasi HAM, Human Rights Watch (HWR),  kutip Aljazeera.

“Pemerintah Israel tidak memberikan bukti bahwa pelemparan batu dan kekerasan lain oleh beberapa demonstrator secara serius mengancam tentara Israel di pagar perbatasan,” laporan itu, yang dirilisnya belum lama ini.

Menunjukkan bahwa pejabat senior Israel telah “dengan melanggar hukum” menyerukan penggunaan amunisi hidup sebelum dan setelah demonstrasi, HRW mengatakan: “tingginya jumlah kematian dan korban luka adalah konsekuensi yang dapat diduga dari pemberian keleluasaan tentara untuk menggunakan kekuatan mematikan di luar situasi mengancam nyawa yang melanggar norma internasional.”

Pada Jumat, tentara Israel membunuh 17 warga Palestina Gaza dalam demonstrasi massal meminta ‘hak kembali’ bagi para pengungsi Palestina ke rumah dan desa tempat asal mereka sebelum diusir oleh kelompok Zionis bersenjata leluhur Israel saat ini pada thaun 1948.

Sekitar 1,500 orang terluka, 750 diantaranya karena amunisi hidup, sementara satu orang warga Palestina syahid karena luka-lukanya pada Senin.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Baca: Warga Palestina Gelar Aksi “Jumat Ban”, Jumlah Gugur tambah 22 Orang

Hingga hari ini, korban gugur sudah mencapai lebih 22 orang. Korban diperkirakan akan meningkatkan karena tingginya jumlah korban luka dan kurangnya pasokan medis di Jalur Gaza, yang telah berada di bawah blokade darat, laut dan udara Israel lebih dari satu dekade.

Sebelum melakukan aksi damai ‘Kembali ke Palestina’ yang Terjajah yang dijuluki Grand March of Return ini, tentara penjajah mengumumkan telah menempatkan lebih dari 100 penembak jitu dengan izin menembak.

Kelompok HAM Palestina Adalah mengatakan tentara Israel pada Sabtu “secara tidak sengaja” menyatakan bertanggungjawab atas serangan pada demonstran Palestina, sebelum menghapus postingan tersebut dari halaman Twitter resmi mereka.

“Kemarin kami melihat 30.000 orang; kami telah bersiap dan dengan bantuan yang tepat. Tidak ada yang dilakukan tanpa kendali; semuanya akurat dan terukur, dan kami mengetahui di mana setiap peluru mendarat,” sebuah screenshot di postingan tersebut, dibagikan oleh Adalah.

‘Tidak ada bukti senjata api’

Para demonstran di Gaza berkumpul di lima titik berbeda di perbatasan, awalnya diposisikan sekitar 700 meter dari pagar dengan dijaga ketat yang menandai perbatasan Gaza-Israel.

Pasukan Israel menanggapinya dengan amunisi hidup, gas air mata dan peluru besi berlapis karet, menurut kementrian kesehatan Palestina.

Beberapa video muncul memperlihatkan warga Palestina ditembak sementara mereka tidak menimbulkan ancaman berbahaya.

“Human Rights Watch tidak menemukan bukti pengunjuk rasa menggunakan senjata api atau klaim IDF (Pasukan Pertahanan Israel)  tentang penggunaan senjata yang mengancam saat demonstrasi,” laporan itu mengatakan.

Baca: [FOTO] Tertangkap Kamera, Bocah Palestina Menjadi Simbol Perjuangan

Penggunaan kekuatan mematikan oleh Israel telah memicu pengecaman internasional; Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) dan kelompok HAM telah mendesak dilakukannya investigasi independen terkait pembunuhan itu.

Namun menteri keamanan Israel telah mengatakan “tidak alasan” bagi Israel untuk bekerja sama dengan penyelidikan PBB ke dalam tindakan militernya.

Pada Sabtu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memuji angkatan daratnya, dengan mengatakan tentaranya sukses “melindungi perbatasan negara” dan membuat “penduduk Israel dapat merayakan liburan [Passover] dengan damai”.

Demonstrasi itu direncanakan untuk memperingati 42 tahun “Land Day”, yang terjadi pada 30 Maret 1967, ketika enam warga Palestina dibunuh oleh pasukan Israel selama demonstrasi menentang penyitaan tanah milik warga Palestina.

Eric Goldstein, wakil direktur HRW Timur Tengah, mengatakan: “Memuji respon angkatan darat atas peringatan 30 Maret dan mengatakan tidak akan ada penyelidikan bagaimana tentara Israel menembak mati 14 demonstran di sepanjang pagar cukup memperlihatkan betapa murahnya otoritas Israel memandang nyawa-nyawa rakyat Palestina di Gaza.”*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Baitul MaqdisgazaGrand March of ReturnHari TanahHRWHuman Right WatchisraelJalur GazaKembali ke PalestinaKembali ke Palestina yang terjajahlong marchMasjidil Al Aqshapemuda palestinasenjataZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Korupsi Bersama Teman Lama Eks Presiden Korsel Dibui 24 Tahun
Tulisan selanjutnya Cicit Syeikh Abdul Qadir Jilani: Rejeki Ada Empat, Paling Rendah Harta

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?