Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Soal Capres, Intuisi Ulama-Hitungan Partai Dinilai Perpaduan Baik

Ahmad
Terakhir diupdate: 31 Juli 2018 22:17 10:17 pm
Ahmad
Dipublikasikan 31 Juli 2018 22:17
Bagikan
Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional di Hotel Menara Peninsula, Jakarta, Jumat (27/07/2018) malam.
Bagikan

Hidayatullah.com– Sekjen Gerakan Umat Islam Bersatu (GUIB) Muhammad Yunus menilai, kolaborasi ulama dan partai-partai yang mengakomodasi kepentingan umat merupakan perpaduan yang baik dalam menentukan calon pemimpin bangsa pada Pilpres mendatang.

Menurutnya, peran ulama bisa memberi tuntunan atau bimbingan, apakah nama yang dipilih sudah memenuhi kriteria yang diharapkan sebagai pemimpin yang baik, peduli dengan umat, guna menuju baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur. Tidak hanya mengandalkan hitungan matematis partai.

Baca: Viral Imbauan Ustadz Arifin Ilham untuk Ustadz Abdul Somad

“Supaya negara tidak terperosok, saat ini sudah di ambang kebangkrutan. Oleh karena itu, intuisi para ulama dan perhitungan rasional politisi itu dipadukan. Sehingga tidak salah memilih,” ujarnya kepada hidayatullah.com di sela-sela Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional, di Jakarta, pekan kemarin.

Soal perpaduan sosok nasionalis-agamis, Yunus menjelaskan, di Indonesia ada polarisasi partai seperti partai Islam, partai berbasis massa Islam, partai nasionalis religius, dan partai nasionalis sekuler.

Baca: KH Nonop: Bangsa Ini Butuh Arahan Ulama

“Harapan saya kalau tiga yang pertama ini masih bisa diajak kerja sama. Kalau yang nasionalis sekuler ini sudah memposisikan diri berhadap-hadapan, dan mereka yang melakukan stigmatisasi terhadap umat Islam saat ini,” terangnya.

Baca Juga

Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah
Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

“Maka seperti arahan Habis Rizieq Shihab, Partai Demokrat pun harus diundang, karena pada hakikatnya mereka memposisikan diri sebagai nasionalis religius,” tambahnya.

Yunus berharap, tiga model partai tadi bisa benar-benar berkoalisi untuk membuat satu kekuatan besar. Ia menilai, jika umat Islam bisa bersatu bukan tidak mungkin momen seperti Pilkada DKI Jakarta lalu bisa terulang kembali.*

Baca: HRS: 2019 Kalahkan Petahana Seperti Pilkada DKI

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Arifin IlhamdemokrasiGerakan Nasional Pengawal FatwaGerakan Umat Islam BersatuGNPFGNPF UlamaGUIBGUIB JatimHabib Rizieq ShihabHRSIjtima Ulama dan Tokoh Nasionalijtima'intuisikoalisi keumatanMuhammad Yunuspartai politikperan ulamapertemuanPilpres 2019politikSekjen GUIBulamaulama dan politikumara
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Viral Imbauan Ustadz Arifin Ilham untuk Ustadz Abdul Somad
Tulisan selanjutnya MUI Sangat Mendukung Putusan MK Tolak Gugatan Ahmadiyah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Berita
4 Juni 2026 14:01
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
None

AS Kerahkan Kapal Induk ke Dekat Iran, Trump: Untuk Berjaga-Jaga

23 Januari 2026 09:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?