Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Anwar Ibrahim: Waspadai dengan Kelompok ‘Super Liberal’

Ahmad
Terakhir diupdate: 26 September 2018 18:02 6:02 pm
Ahmad
Dipublikasikan 26 September 2018 18:02
Bagikan
Anwar Ibrahim, dulu korban politik Mahathir Mohammad, sekarang kembali bersekutu mengalahkan Najib Razak
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemimpin Partai Keadilan Rakyat (PKR) Anwar Ibrahim memperingatkan tentang keberadaan apa yang disebut kelompok ‘super liberal’ di negaranya, yang menyuarakan dengan suara keras dan mendesak tuntutannya untuk dipenuhi.

Tanpa merujuk secara khusus kepada pihak mana pun, Anwar mengatakan orang-orang ‘super liberal’ sering mengeluarkan permintaan dan menuntut agar mereka diikuti dan mencela pandangan orang lain terhadap mereka.

“Bila kita (golongan selain super liberal) tegur mereka ini, kita pula diserang tampaknya negara ini dia punya. Saya jawab (kepada mereka), kita ini wakil mayoritas dalam negara ini dan kita bangkit menyatakan bahwa dalam negara ini kita juga berhak untuk menyuarakan pandangan, “katanya saat berbicara tentang program Kuliah Negara 2018, hari Selasa,  25 September 2018, dikutip The Star.

Kelompok itu mengatakan dia baru-baru ini menyuarakan pandangannya mengkritik kepindahannya dalam pemilihan parlemen di wilayah Port Dickson.

Baca: Bebas, Anwar Ibrahim Dukung Penuh PM Mahathir 

Dalam ceramah bertajuk ‘Malaysia Baru Menuju Memperkuat Negara Bangsa’,  Anwar juga menegaskan pemerintah koalisi Pakatan Harapan (PH) akan terus mempertahankan bahasa Malaysia yang merupakan bahasa resmi nasional dan berkomitmen untuk memartabatkan posisinya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Namun, ia menjelaskan bahwa itu tidak berarti bahwa bahasa lain seperti bahasa Inggris dan Mandarin terpinggirkan, tetapi harus dikuasai sebagai bahasa kedua.

“Agar tidak meremehkan bahasa nasional, itulah prinsip utama yang saya percaya Insya-Allah dari pemerintah baru, Pakatan Harapan akan tetap,” tegasnya.

Dalam sesi tanya-jawab setelah program, Anwar bersikeras bahwa hal-hal yang diatur dalam Konstitusi Federal tidak dapat diselesaikan oleh pihak mana pun.

Menjawab pertanyaan salah seorang peserta dalam program itu yang menyuarakan kekhawatirannya terhadap hal-hal terkait orang Melayu dalam konstitusi ketika era Malaysia baru,  Anwar menjelaskan keempat pemimpin utama partai komponen PH sudah setuju tentang hal itu sewaktu hendak membentuk pemerintah.

“Berkenaan raja-raja Melayu, ada kekhawatiran sebab ada yang menegur, ada yang mengkritik, tapi belum ada satu pun usaha dari PH untuk merasionalisasi institusi raja karena kita sudah bersumpah, menandatangani perjanjian untuk mempertahankan institusi kerajaan dan Konstitusi,” katanya.

Sebelum ini, koalisi oposisi Malaysia, Barisan Nasional (BN), berusaha memboikot pemilihan anggota parlemen untuk daerah Port Dickson, di mana Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR), Anwar Ibrahim, mencalonkan diri.

Presiden UMNO Ahmad Zahid Hamidi, sebagai ketua BN, mengatakan koalisi tersebut memutuskan tak mencalonkan kandidatnya sebagai bentuk protes terhadap permainan politik koalisi pemerintah.

Baca:   Anwar Ibrahim: “Saya Tak Akan Menjual Negeri Saya”

Anggota parlemen Port Dickson yang berasal dari fraksi PKR sengaja mengundurkan diri agar bisa memuluskan jalan Anwar untuk kembali menjadi anggota legislatif.

Koalisi pemerintah Pakatan Harapan (PH) memutuskan mencalonkan Anwar dalam pemilihan parlemen setelah seorang anggota Dewan Rakyat Malaysia, Danyal Balagopal Abdullah, mengundurkan diri.

Dalam jumpa pers dua pekan lalu, Danyal mengaku keputusannya itu dilakukan demi melancarkan jalan Anwar kembali sebagai anggota Dewan Rakyat.

“Saya percaya Anwar akan memenangkan kursi tersebut dan menjadi anggota parlemen untuk Port Dickson, dan akhirnya menjadi perdana menteri ke-8 kita,” tutur Danyal dalam jumpa pers di Putrajaya, Rabu (12/09/2018).*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Anwar IbrahimDewan RakyatMalaysiaPakatan HarapanPartai Keadilan RakyatPKR
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sejak Tahun Lalu Zionis ‘Israel’ Lakukan 637 Kekerasan terhadap Jurnalis
Tulisan selanjutnya Erdogan pembagian vaksin Pidato Erdoğan di Sidang Umum PBB, Kritik Sikap Loyo Hadapi ‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?