Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Erdogan Belasungkawa, Turki Sebut Isu Khashoggi tak Hanya Urusan Riyadh dan Ankara

Ahmad
Terakhir diupdate: 25 Oktober 2018 05:49 5:49 am
Ahmad
Dipublikasikan 25 Oktober 2018 05:49
Bagikan
Raja Salman dan Recep Tayyip Erdogan
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Recep Tayyip Erdogan pada Selasa menyatakan duka cita kepada keluarga dari jurnalis Saudi yang dibunuh, Jamal Khashoggi, melalui sambungan telepon, sebut sumber-sumber dari kantor presiden.

Erdogan menghubungi putra Khashoggi, Abdullah Khashoggi, dan anggota keluarga lainnya dan mengatakan dia “sangat bersedih” atas pembunuhan ini, menurut sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan karena pelarangan berbicara dengan media.

Turki akan terus memonitor dan akan melakukan apa saja untuk membuka kasus ini, kata Erdogan dikutip Anadolu Agency.

Saat berbicara dalam pertemuan Partai Keadilan dan Pembangunan (AK) di parlemen pada Selasa, Erdogan berkata kasus pembunuhan Khashoggi terencana, menambahkan negaranya memiliki bukti-bukti kuat di balik pernyataan ini.

Baca: Presiden Erdogan: Pembunuhan Khashoggi ‘Direncanakan’

Kasus pembunuhan jurnalis Saudi, Jamal Khashoggi, adalah masalah yang lebih besar dari permasalahan menyangkut Turki dan Arab Saudi, kata juru bicara kepresidenan, Ibrahim Kalin hari Senin.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Masalahnya bukan antara Turki dan Arab Saudi. Turki mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengungkap insiden di bawah hukum internasional dan nasional,” kata Kalin pada konferensi pers di ibu kota Ankara.

“Masalahnya adalah untuk menjelaskan sebuah pembunuhan yang mengerikan,” katanya dikutip Anadolu.

Kalin mengatakan Turki telah melakukan penyelidikan yang sensitif dan komprehensif atas kasus Khashoggi, yang hilang sejak memasuki Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober.

Baca:  Turki Selidiki Hilangnya Wartawan Arab Saudi Jamal Khashoggi

Setelah beberapa hari menyangkal mengetahui keberadaannya, Arab Saudi pada Sabtu mengklaim Khashoggi meninggal dalam perkelahian di dalam konsulat.

Pada hari hilangnya Khashoggi, 15 warga Saudi lainnya, termasuk beberapa pejabat, tiba di Istanbul dengan dua pesawat dan mengunjungi konsulat saat dia masih berada di dalam, menurut sumber-sumber kepolisian Turki.

Semua individu yang diidentifikasi telah meninggalkan Turki.

Tim gabungan Turki-Saudi menyelesaikan penyelidikan atas kasus ini pada Kamis pekan lalu setelah menggeledah kediaman konsul jenderal serta Konsulat Saudi di Istanbul.

“Sikap presiden kami (Recep Tayyip Erdogan) sangat jelas sejak awal. Tidak akan ada fakta yang terus tersembunyi mengenai insiden ini,” tambah Kalin.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ankaraarab saudiErdoganJamal KhashoggiRiyadhTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tiga Negara Tetapkan Garda Revolusi Iran Kelompok Teroris
Tulisan selanjutnya Mutasi Gen Sebabkan Konsumsi Nikotin Makin Tinggi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?