Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Mimbar

Ide Menulis dari Ekspresi Mo Salah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 Desember 2018 10:03 10:03 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Desember 2018 10:05
Bagikan
Bagikan

SEBENARNYA menulis itu mudah sekali. Tidak perlu menunggu dan mencari ide besar. Sebuah tulisan bisa berangkat dari ceceran ide yang sangat sederhana.

Sayangnya, justru hal-hal sederhana inilah yang kadang luput dan menguap begitu saja. Dan inilah yang sering saya alami. Dan baru saja saya sadari.

Beberapa hari lalu, Rabu (12/12/2018) match terakhir grup C Liga Champions menjadi taruhan luar biasa penting bagi Liverpool. Agar bisa lolos ke fase berikutnya, Juergen Klopp harus mampu membawa anak asuhnya menang clean sheet. Atau jika kebobolan, harus menang dengan selisih 2 gol.

Menghadapi skema ini, Mo Salah dan kawan-kawan merasa seperti final kepagian. Ini situasi sulit dan rumit. Pada akhirnya, klub ini berhasil lolos ke fase knock out. Gol sebiji Mo Salah menjadi penentu kemenangan itu.

Kemenangan penting itu rupanya tidak menjadi tajuk penting. Halaman pertama sesi 3 khusus olahraga harian Tribun Timur pada Kamis (13/12/2018), tidak menuliskan kemenangan dramatis tersebut.

Baca Juga

Jabatan Tambah Tinggi Justru Ditangisi
Bahkan Kita Harus Mendidik Anak sebelum Kelahirannya
OKI, Hujan yang Berhenti, & Pemimpin Dunia yang Dinanti
50 Menit, Menjaga Syiar Islam di Tana Toraja
Problem Pendidikan Islam

Pada setengah halaman spasi yang disiapkan untuk headline halaman olahraga, harian tersebut hanya membahas ekspresi tanpa senyuman Mo Salah usai menjebol gawang Napoli di menit 34.

Ekspresi dingin itu adalah ceceran kegiatan dari laga Liverpool vs Napoli tersebut. Banyak hal yang terjadi di sana, Stadion Anfield ketika itu. Tapi justru selebrasi Mo Salah yang jadi bahan tulisan.

Menulis ternyata memang mudah. Ada banyak seliweran ide sederhana yang berupa remahan dan ceceran. Tapi layak dan pantas untuk dituliskan. Hanya saja, kebanyakan kita kadang justru melewatkan hal-hal kecil tersebut. Apalagi saya.

Saya baru menyadari juga kealpaan ini.

Sebenarnya, saya ikut hadir menonton laga tersebut. Berbekal jaringan wi-fi, saya streaming di Bein Sport TV. Tapi, saya sama sekali tidak berpikir ada yang aneh dengan selebrasi Mo Salah.

Pada akhirnya, ekspresi itu justru menjadi bahan utama di halaman awal khusus olahraga di sebuah koran. Isi tulisan juga tidak memberikan jawaban pasti alasan mengapa Mo Salah melakukan hal itu. Saya yang membacanya malah tambah penasaran.

Ah, beginilah memang kita. Selalunya luput dari hal-hal kecil dan sederhana. Mengejar yang besar tapi tak tergapai semua. Kita akhirnya harus belajar menulis kembali hal-hal kecil termasuk dari ekspresi Mo Salah, misalnya.* Ibnu Basyier, pegiat tulis menulis di Sulawesi Selatan

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ideliterasiMo Salahpenapenulistulis menulistulisan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Negara Bagian Jerman Ingin Penjara Menampung Tahanan Deportasi
Tulisan selanjutnya Menteri Pertahanan AS Jim Mattis Mengundurkan Diri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Mimbar

Tujuan Kita Tak Sekadar Madinah sebagai Kawasan, Tapi Peradaban di Dalamnya

28 Desember 2022 11:00
Mimbar

Ustad Aris Munandar yang Saya Kenal

26 Desember 2022 11:45
Mimbar

Non-Muslim Pun Merasa Nyaman Bersyariah, Lalu Mengapa Kita Ragu?

14 Desember 2022 21:45
Ekonomi SyariahMimbarTsaqafah

Cintai Bumi Melalui Investasi Green Sukuk Ritel

2 Desember 2022 08:05
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?