Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mata-Mata Kanada Mengintai Gadget Penumpang di Bandara

Ama Farah
Terakhir diupdate: 1 Februari 2014 09:36 9:36 am
Ama Farah
Dipublikasikan 1 Februari 2014 09:36
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Badan intelijen elektronik Kanada mengumpulkan data dari para penumpang yang melewati bandara-bandara utama, lapor Canadian Broadcasting Corporation (CBC) sebagaimana dikutip BBC (31/1/2014).

CSEC menjaring informasi dari peralatan nirkabel milik penumpang yang dicurigai, lewat jaringan wi-fi di bandara selama lebih dari dua pekan, kata laporan itu.

Padahal, menurut undang-undang CSEC dilarang menarget warga Kanada atau siapapun di Kanada tanpa surat perintah yang sah. Itu berarti, CSEC mencuri data dan melanggar privasi milik orang-orang yang ada di bandara, serta melanggar peraturan hukum.

Namun dalam pernyataannya kepada CBC, CSEC berdalih pihaknya diberi “mandat mengumpulkan sinyal-sinyal asing demi melindungi Kanada dan rakyatnya.”

Katanya, data yang yang dikumpulkan hanya berupa metadata yang menunjukkan tanggal dan waktu, tempat, sambungan telepon atau e-mail dilakukan. Bukan berupa isi pembicaraan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Para pakar mengatakan kepada CBC bahwa informasi yang diambil dari penumpang di bandara itu dapat digunakan intelijen untuk melacak orang dan alat komunikasi yang digunakannya selama sepekan atau lebih. Di mana alat tersebut digunakan, misal di bandara lain, di hotel atau restoran di seluruh Kanada, maka akan terpantau.

Intelijen bahkan bisa melacak pergerakan pengguna alat telekomunikasi yang disadapnya itu hingga berhari-hari sebelum orang tersebut tiba di bandara.

Informasi yang didapat dari bocoran dokumen oleh Edward Snowden itu menunjukkan, operasi pelacakan terhadap alat komunikasi para penumpang di bandara Kanada tahun 2012 itu menggunakan perangkat lunak canggih yang dikembangkan bersama lembaga intelijen Amerika Serikat NSA.

Bandara di Toronto dan Vancouver, serta Boingo operator wi-fi di bandara Kanada, menyangkal keterlibatannya dalam operasi intelijen elektronik tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tunawisma Eropa Tidur di Jalanan, Presidennya Sibuk Pindah Ranjang
Tulisan selanjutnya Ronde Pertama Jenewa II Oposisi dan Rezim Suriah Saling Tuding

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi

Berita
21 Juli 2026 19:08
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?