Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Tiar Anwar Bachtiar: Kehebatan Hamka Terlihat di Konstituante

Ahmad
Terakhir diupdate: 24 Januari 2019 15:01 3:01 pm
Ahmad
Dipublikasikan 24 Januari 2019 15:01
Bagikan
Dr Tiar Anwar Bachtiar
Bagikan

Hidayatullah.com–Sejak awal, Buya Hamka memang tidak menganggap lapangan politik sebagai habitat aslinya. Beliau lebih suka memandang dirinya sebagai seorang sastrawan atau budayawan.

Demikian ungkap ahli sejarah, Dr. Tiar Anwar Bachtiar dalam kajian “Napak Tilas Keteladanan Politik Buya Hamka” yang digelar di Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq, Cawang, Jakarta, Ahad (20/01/2019) lalu.

“Pada Pemilu 1955, yang dipilih oleh rakyat ada dua, yaitu anggota DPR RI dan Konstituante. Sejak awal, tugas Konstituante adalah menyusun dasar negara dan undang-undang dasar, sebab Pancasila dan UUD 1945 bentukan BPUPKI memang pada awalnya dianggap sebagai hasil sementara yang disusun hanya dalam waktu beberapa bulan saja,” ungkap Tiar.

“Banyak ulama yang tidak tertarik dengan politik praktis, Buya Hamka adalah salah satunya. Tapi saat diminta menjadi anggota Konstituante, beliau tidak menolak. Sebab tugas Konstituante ini adalah menyusun konstitusi yang sifatnya sangat fundamental bagi negeri ini,” ujar doktor Ilmu Sejarah dari Universitas Indonesia (UI) ini.

Dalam kiprahnya di Konstituante, terlihat jelas bahwa Buya Hamka adalah ulama yang bukan hanya menguasai ilmu-ilmu agama, tapi juga memiliki wawasan sangat luas dalam persoalan-persoalan kenegaraan dan artikulatif dalam menyampaikan argumen-argumennya.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

“Persoalan-persoalan yang dikemukakan oleh Buya Hamka bukan hanya perdebatan filosofis seputar dasar negara, tapi juga persoalan militer, ekonomi dan sebagainya. Ini membuktikan bahwa beliau memang sangat menguasai permasalahan yang dihadapi oleh negara. Dan itu tidak mengherankan, karena beliau memiliki karir panjang sebagai seorang jurnalis,” tandas Tiar lagi.

Perihal dasar negara, Hamka memiliki pandangan yang sama seperti Mohammad Natsir dan para petinggi Partai Masyumi lainnya, yaitu bahwa dasar negara Indonesia semestinya adalah Islam, sedangkan Pancasila dapat diterima sebagai falsafah dasar bangsa.

“Pancasila hanya kalimat-kalimat singkat yang harus dijelaskan oleh sebuah sistem nilai. Di jaman Orde Baru, Soeharto pernah menggunakan tafsir tunggal Pancasila, yaitu P-4. Itulah yang banyak diprotes orang, yaitu tafsir tunggalnya. Bukan Pancasilanya,” ungkap tokoh muda Persis dari Garut ini.

Menurut Hamka, Pancasila dapat ditafsirkan dengan baik jika menggunakan Islam sebagai sistem nilai dasarnya.

“Kemanusiaan itu bisa ditafsirkan dengan kacamata Islam, sebagaimana bisa pula ditafsirkan dengan perspektif sekuler, liberal, atau komunis. Karena itu, Pancasila ditafsirkan sesuai penguasa. Hanya saja Buya Hamka berargumen bahwa Indonesia ini merdeka karena diperjuangkan oleh para pahlawan Muslim, dan mayoritas rakyatnya juga beragama Islam. Karena itu, jika Islam dijadikan sebagai dasar negara, maka hal itu memang sudah tepat sesuai sejarah dan kepribadian bangsa,” tandasnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HamkaislamKonstituantepancasilaTiar Anwar Bachtiar
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Buya Hamka Tidak Anti Politik
Tulisan selanjutnya Seminar Keutamaan Mempelajari Al-Qur’an bagi Tenaga Kesehatan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?