Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Abu Dhabi Panggil Dubes Qatar Soal Yusuf Al-Qaradhawi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 Februari 2014 13:02 1:02 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Februari 2014 12:55
Bagikan
Syeikh Dr Yusuf Al Qaradhawi
Bagikan

Hidayatullah.com—Abu Dhabi memanggil duta besar Qatar untuk Uni Emirat Arab, Faris al-Nuaimi, hari Ahad (2/2/2014) dan memberikannya memo protes atas pernyataan yang dikeluarkan oleh Yusuf Al-Qaradhawi, ulama asal Mesir yang dikenal dekat dengan Al-Ikhwan Al-Muslimun dan kini bermukim di Doha.

Koresponden Al-Arabiya melaporkan, Al-Qaradhawi yang sudah dilucuti kewarganegaraannya oleh Mesir sejak puluhan tahun lalu, menyerang pemerintah UEA dalam salah satu khutbah Jumat-nya.

Al-Qaradhawi merupakan pimpinan International Federation of Muslim Scholars (IFMS) yang berafiliasi dengan Al-Ikhwan.

Tokoh Muslim yang kini berusia 87 tahun itu dilaporkan mengeluarkan pernyataan anti-UEA, baik ketika khutbah Jumat maupun di stasiun televisi pemerintah Qatar. Al-Qaradhawi mengatakan bahwa UEA tidak mendukung sebuah pemerintahan Islam. Pernyataan itu berkaitan dengan masalah kudeta atas pemerintahan Muhammad Mursy, politisi asal Al-Ikhwan, di Mesir.

“Kami menunggu dari tetangga kami untuk mengungkapkan penolakan tegasnya atas pelanggaran ini dan memberikan penjelasan yang cukup serta menjamin bahwa insiden fitnah dan hasutan semacam itu tidak terjadi lagi, meskipun UEA menghargai kebebasan berekspresi dan berpendapat,” lapor kantor berita UEA, WAM, mengutip Menteri Luar Negeri Anwar Qarqash.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menteri Qarqash mengatakan bahwa pemerintah Abu Dhabi menolak pidato-pidato yang menyulut kekerasan dan kebencian.

Sementara itu kantor berita Qatar, QNA, melaporkan bahwa Menteri Luar Negeri Qatar Khalid bin Muhammad Al-Attiyyah mengatakan, pernyataan-pernyataan yang dibuat Yusuf Al-Qaradhawi tidak mewakili kebijakan luar negeri resmi negaranya.

“Kebijakan luar negeri Qatar hanya diutarakan dan disampaikan melalui saluran-saluran resmi pemerintah,” kata Attiyyah.

Dia juga mengatakan bahwa hubungan Qatar-UEA adalah strategis dan GCC (Gulf Cooperation Council) merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Sehingga keamanan negara Qatar juga berarti keamanan bagi UEA dan sebaliknya.

Qatar adalah negara anggota GCC yang dikenal banyak menampung anggota-anggota Al-Ikhwan Al-Muslimun yang meninggalkan negara asalnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mesir Naikkan Harga Rokok Lokal dan Impor
Tulisan selanjutnya Capres Afghanistan Mulai Berkampanye

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

Berita
2 September 2026 20:16
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?