Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Surat Pembaca

Kereta Khusus Wanita, Sebuah Solusi?

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 6 Oktober 2012 08:53 8:53 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 Oktober 2012 08:53
Bagikan
Bagikan

PELAYANAN sarana transportasi umum yang di lakukan PT KAI Commuter jabodetabek (PT KCJ) memberi angin segar bagi penumpang kereta api khususnya wanita.

Setelah meresmikan Kerta Khusus Wanita (KKW) pada 19 agustus 2010, sekarang PT KAI Commuter Jabodetabek meresmikan program lanjutan rangkaian Kereta Rel Listrik (KRL) Cummuter Line khusus wanita dengan rute Jakarta-Bogor dan sebaliknya serta rute Jatinegara-Bogor.

Peluncuran KRL khusus wanita ini cukup mengakomodir kepentingan wanita. Terlebih lagi banyak fakta kasus pelecehan seksual terhadap wanita seringkali terjadi dalam sarana transportasi umum seperti misalnya di kereta,busway dll. Namun, sarana ini saja tidak cukup jika tidak diikuti aturan sosial lain yang mengatur secara lengkap tata cara wanita beraktivitas di ranah publik. Seperti menutup aurat, ghadul bashar, dll. Jadi, bukan jaminan KRL wanita akan menyelesaikan masalah pelecehan. Terlebih jika kaum pria juga tidak dipahamkan secara detail tentang kewajiban menghormati wanita.

Pengaturan akan adanya pemisahan wanita dan pria dalam sarana transportasi ini tentunya membawa maslahat. Sebab demikianlah mestinya aturan dalam kehidupan wanita dan pria di dalam islam yang mensyaratkan infishol (terpisah antara kelompok pria dan wanita).

Terlebih lagi pemahaman akan tatacara dalam beraktivitas di ranah publik mutlak di miliki baik wanita maupun pria sebagai wujud keterikatannya pada syariat Allah SWT. Ini sesai dengan Islam dengan aturan yang tegas tentang interaksi pria dan wanita. Terikat pada aturan-Nya,kemaslatan akan terasa.*

Baca Juga

22 Tahun Wahdah Eksis jadi Ormas
Harga Telur Melambung Tinggi, Bagaimana Islam Mengatasi?
Lemahnya Agama, Penyebab Munculnya Pergaulan Bebas
Uang Kripto sebagai ‘People Money’
Hari HAM Sedunia, Muslim Thailand Selatan Masih dalam Tekanan dan Diskriminasi

Identitas Penulis
Yenna Pasmah
(Aktivis Muslimah Syari’ah Khilafah)
Alamat : Jl. Pemuda no 21 rt 010/02 rawamangun tegalan jakarta timur

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Wacana Pluralisme Agama di Malaysia
Tulisan selanjutnya Krisis Global Berdampak Pergeseran Ekonomi dari Barat ke Timur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Artikel
21 Juli 2026 07:00
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Mungkin Anda Juga Suka

Surat Pembaca

Racun LGBT Makin Meluas, Jaga Ketahanan Keluarga Indonesia

28 Mei 2022 12:30
cerita
Surat Pembaca

Pentingnya Memilih Cerita Sebagai Hiburan

26 November 2021 13:37
Surat Pembaca

Tanggapan atas Pernyataan Bahwa Semua Agama itu Benar

22 September 2021 15:00
Surat Pembaca

Nasyid untuk Wahdah Islamiyah

8 September 2021 07:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?