Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Perusahaan ‘Israel’ Buat Sejumlah Akun Palsu di Facebook Ganggu Pemilu Berbagai Negara

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Mei 2019 20:17 8:17 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Mei 2019 20:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Facebook menghapus ratusan akun dan memblokir sebuah perusahaan ‘Israel’ yang menggunakan media sosial itu untuk memyebarkan kabar bohong terutama di kawasan Afrika.

Akun-akun palsu yang dihapus tersebut menurut Facebook kerap menyebarkan berita politik, termasuk berita seputar pemilu di berbagai negara.

Dilansir BBC Jumat (17/5/2019), dalam laman blognya Facebook mengatakan telah menghapus 265 akun yang berasal dari ‘Israel’ yang fokus menggarap Nigeria, Senegal, Togo, Angola, Niger dan Tunisia, serta melakukan “sejumlah aktivitas” di Amerika Latin dan Asia Tenggara.

“Orang-orang di balik jaringan ini menggunakan akun-akun palsu untuk mengelola laman, menyebarkan konten yang mereka buat dan secara artifisial meningkatkan aktivitas di media sosial itu.

“Mereka juga berpura-pura menjadi orang lokal, termasuk menyamar sebagai organisasi media massa, dan menyebarkan bocoran informasi perihal politisi,” tulis Nathaniel Gleicher, kepala kebijakan keamanan siber Facebook dalam blog itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut Gleicher, hasil investigasi menunjukkan bahwa sebagian aktivitas tersebut berkaitan dengan perusahaan ‘Israel’ bernama Archimedes Group.

Gleicher menambahkan bahwa organisasi itu dan semua organisasi di bawahnya sekarang dinyatakan terlarang di Facebook, dan sudah dikirimi surat perihal penutupan dan pemberhentian aktivitas mereka.

Orang-orang yang bekerja di balik akun-akun palsu itu menghabiskan $812.000 untuk membayar iklan antara Desember 2012 dan April 2019, kata Facebook, dan biaya itu dibayar dengan mata uang real Brazil, shekel ‘Israel’ dan dolar AS.

Lima dari enam negara Afrika yang menjadi target mereka sudah menggelar pemilu sejak tahun 2016, dan Tunisia akan menggelar pemilu tahun ini.

Sejak kericuhan pemilu presiden di Amerika Serikat yang dimenangkan Donald Trump November 2017, masyarakat internasional menyorot tajam dan mengecam Facebook, karena dianggap tidak bertindak apa-apa padahal platformnya digunakan untuk menyebarkan kabar palsu dan fitnah serta mengadu domba pihak-pihak yang bersaing dalam pemilu di berbagai negara.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:akun palsufacebookInstagramisraelpresiden
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Diprotes Warga Rusia Tangguhkan Pembangunan Katedral Orthodoks
Tulisan selanjutnya Eks Agen CIA Dibui 20 Tahun karena Bekerja untuk China

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

Berita
2 September 2026 20:16
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi

Terbaru

  • Dua Nelayan Palestina Alami Luka-Luka usai Perahu Mereka Ditembaki Pasukan ‘Israel’
  • Gaza Gelar Pemakaman Massal usai 100 Jenazah Korban ‘Israel’ Ditemukan dari Reruntuhan
  • Kasus Narkoba Wanita Presenter TV Mesir Dihukum Mati Bersama 11 Orang
  • Erupsi Anak Krakatau, MUI Ajak Masyarakat Ikhtiar Patuhi Petunjuk Keselamatan
  • Hari Pertama Sekolah yang Tak Kunjung Usai, Bocah Palestina Syahid Dibom ‘Israel’
  • Delapan Negara Muslim Kompak Kecam Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • ‘Israel’ Kehilangan Ribuan Dokter, Brain Drain Makin Parah
  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?