Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Zionis ‘‘Israel’’ Mengusir Keluarga Palestina dari Rumahnya

Ahmad
Terakhir diupdate: 12 Juli 2019 07:52 7:52 am
Ahmad
Dipublikasikan 11 Juli 2019 20:16
Bagikan
MinaNews
Bagikan

Hidayatullah.com–Satu keluarga Palestina diusir dari sebuah rumah di Yerusalem Timur dekat Kota Tua pada hari Rabu setelah kelompok sayap kanan ‘‘Israel’’ memenangkan siding di pengadilan yang berlangsung lebih dari dua dekade, kata para aktivis.

Apartemen di Silwan adalah rumah bagi seorang wanita Palestina berusia 53 tahun dan empat anaknya, menurut kelompok sayap kiri ‘‘Israel’’ Peace Now, yang menentang permukiman haram ‘‘Israel’’.

Pengadilan di ‘‘Israel’’ menemukan Yayasan Elad bekerja keras untuk meningkatkan kehadiran orang-orang Yahudi di Jerusalem (Baitul Maqdis), yang secara hukum membeli bagian dari properti itu.

Sembilan keluarga diusir di tanah itu, apartemen itu kemudian akan diserahkan kepada imigran haram Yahudi.

Baca:   Begilah Cara Pemukim Yahudi untuk ‘Mengusir’ Warga Palestina

Seorang polisi ‘‘Israel’’ berdiri di luar bekas rumah keluarga Siyam Palestina karena beberapa dari mereka melihat keluar dari gerbang, selama pengusiran mereka di lingkungan Yerusalem Timur Silwan pada tanggal 10 Juli 2019. (Ahmad Gharabli/AFP)

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

“Mengeluarkan kami dari rumah seperti mengambil hatiku dari tubuhku,” salah satu warga Palestina, Ali Siyam, 20, kepada AFP.

“Suatu kali rezim teroris ‘‘Israel’’ yang kejam dan sombong mengusir kami dari rumah mereka sendiri, seolah-olah itu  adalah tanah mereka,” tambahnya.

Dia dan ibunya serta tiga saudara perempuannya diusir dari rumah mereka, termasuk keluarga Palestina lainnya yang tinggal di apartemen Siyam di Silwan, dekat Kota Tua.

Rezim Zionis mengusir penghuni apartemen dan mereka terpaksa tinggal di rumah kerabat sementara.

Yayasan Elad mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa “properti itu dibeli oleh orang-orang Yahudi sesuai dengan hukum, dengan itikad baik dan dalam transaksi yang adil dan legal.” Ia menambahkan bahwa “tiga pengadilan terpisah memverifikasi bahwa properti itu secara sah dibeli oleh orang Yahudi.”

Yayasan yang dikenal dalam bahasa Inggris sebagai City of David (Kota Daud) itu juga mengawasi pusat arkeologi terdekat di Silwan yang berupaya menekankan hubungan historis orang Yahudi dengan Jerusalem.

Dalam berita baru-baru ini, para pejabat AS ikut menghadiri peresmian proyek arkeologis yang diselenggarakan oleh yayasan di Silwan, satu lagi terobosan dengan praktik diplomatik tradisional yang dilakukan Gedung Putih dibawah Presiden AS Donald Trump yang memancing kemarahan rakyat Palestina.

Kehadiran mereka dipandang sebagai pengakuan lebih lanjut AS atas penjajahan ‘‘Israel’’ atas Jerusalem Timur.

Warga Palestin menuduh ‘‘Israel’’ dan kumpulan seperti ElAd sedang melakukan kampanye sistematis yang memaksa penduduk asli Palestina keluar dari tanah mereka di Jerusalem (Baitul Maqdis).

Baca: ‘Israel’ Hancurkan Kamp Palestina, Rampas 5.100 Hektar Tanah 

Sejak tahun 1990-an, keluarga Siyam telah mendapatkan hak kepemilikan di pengadilan ‘‘Israel’’, tetapi sekelompok pemukim Yahudi meminta untuk menyerahkan dokumen lain kepada hakim untuk membuktikan kepemilikan properti tersebut.

Peace Now mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa “pemukiman di Silwan tidak hanya membahayakan prospek untuk perjanjian dan stabilitas guna mengakhiri konflik di Jerusalem, tapi itu juga kejam dan jahat.”

Ini menuduh ElAd “menggunakan kekuatan dan uang mereka untuk melemahkan dan memiskinkan keluarga Palestina dalam proses hukum sehingga mereka harus setuju untuk menjual mereka rumah.”

Bulan lalu, Pengadilan Negeri Jerusalem memutuskan untuk mendukung Elad Foundation, sebuah organisasi yang ditengarai memiliki aset lebih dari 84 juta dolar. *

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Baitul MaqdisisraelpalestinaPengusiranZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sejumlah Rusa di Nara Park Jepang Mati karena Makan Plastik
Tulisan selanjutnya Lebih 20 Negara Desak Tiongkok Hentikan Penindasan Muslim Xinjiang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?