Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Organisasi Kerjasama Islam Mengutuk Penodaan ‘Israel’ di Baitul Maqdis

Ahmad
Terakhir diupdate: 18 Juli 2019 10:58 10:58 am
Ahmad
Dipublikasikan 18 Juli 2019 10:58
Bagikan
Tentara Israel melarang Muslimah memasuki Masjid Al Aqsha
Bagikan

Hidayatullah.com–Organisasi Kerjasama Islam (OKI) mengutuk aksi pendudukan dan penodaan Zionis-‘Israel’ di Jerusalem (Baitul Maqdis), mendesak dunia untuk memboikot negara-negara yang telah memindahkan kedutaan mereka dari Tel Aviv ke wilayah-wilayah pendudukan.

Seruan ini sampaikan setelah pertemuan yang dihadiri oleh menteri luar negeri dari masing-masing negara anggota di Jeddah, Arab Saudi kemarin, mengenai masalah pelanggaran ‘Israel’ di Jerusalem.

Komite Eksekutif OKI melalui sebuah pernyataan menyatakan keprihatinan serius atas upaya rezim ‘Israel’ untuk mengubah status dan hukum bersejarah Kota Al-Quds Al-Sharif yang dijarah, termasuk pemindahan kedutaan ke tempat suci umat Islam itu setelah Amerika Serikat menyatakannya sebagai ibu kota ‘Israel’.

OKI juga menegaskan pendiriannya dan mengutuk ‘Israel’ atas keterlibatan, serta kekuatan pendudukan di Jerusalem, serta upaya mengubah status hukum dan demografi kota suci itu.

“Pemerintah ‘Israel’ baru-baru ini berusaha menyangkal kenyataan sejarah dengan membuka ‘terowongan Yahudi’ dari kolam Silwan di dinding Al-Buraq sampai di bawah rumah Palestina di Silwan, selatan Masjid al-Aqsha,” kata pernyataan itu dikutip Anadolu Agency.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

OKI juga mengecam keikutsertaan wakil pemerintah Washington yang melakukan dukungan bagi tindakan ilegal ‘Israel’ atas Al-Quds Al-Sharif secara terang-terangan menentang sentimen umat Islam dan mengabaikan sepenuhnya hukum dan norma internasional, dan itu “memberikan kontribusi untuk lebih memperkuat kolonialisme ‘Israel’ atas wilayah negara Palestina dan meningkatkan ketegangan di wilayah [Timur Tengah].”

“OKI juga mendesak semua negara di dunia, terutama AS, lembaga dan badan internasional untuk mematuhi resolusi yang ditetapkan pada Baitul Maqdis, yang merupakan bagian dari wilayah Palestina yang diduduki pada tahun 1967.

“Kami juga mendesak negara-negara dunia untuk menahan diri dari mengambil tindakan yang akan menyiratkan suatu bentuk pengakuan baik secara eksplisit atau implisit, termasuk dengan memindahkan perwakilan diplomatik mereka masing-masing ke kota,” katanya.

Hari Rabu lalu, OKI mengadakan pertemuan menteri luar negeri, membahas pelanggaran ‘Israel’ di Yerusalem Timur, yang diduduki.

Menteri luar negeri negara anggota OKI ini termasuk membahas pembukaan terowongan di bawah lingkungan Silwan baru-baru ini.

Pertemuan diadakan di kota Saudi Jeddah, juga menangani penyitaan puluhan rumah Palestina oleh otoritas penjajah.

‘Israel’ menduduki Yerusalem (Baitul Maqdis) Timur, tempat Masjid Al-Aqsha berada, selama Perang Arab-Israel 1967.
Dalam sebuah langkah yang tidak pernah diakui oleh komunitas internasional, ‘Israel’ mencaplok seluruh kota suci itu tahun 1980, mengklaimnya sebagai ibu kota negara “abadi dan tak terbagi” yang diproklamirkan oleh ‘Negara Yahudi’ di atas tanah rakyat Palestina.

Karena itu, OKI juga mendesak 57 negara anggota untuk memboikot negara yang telah membuka kedutaan besar di Jerusalem, dan menghentikan hubungan diplomatik, pertukaran perdagangan, dan kunjungan politik dalam bentuk apapun.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Baitul MaqdisjerusalemOKIOrganisasi Kerjasama IslampalestinaZionis-Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kemenag Gelar Mudzakarah Perzakatan Nasional
Tulisan selanjutnya Syarikat Penyelenggara Umrah-Haji Tolak Pelibatan Unicorn

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?