Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Presiden Honduras Juan Hernandez Terkait Perdagangan Narkoba, Rakyat Marah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 Agustus 2019 21:42 9:42 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 8 Agustus 2019 06:55
Bagikan
Presiden Honduras Juan Hernandez.
Bagikan

Hidayatullah.com—Terjadi bentrokan fisik antara polisi dan pengunjuk rasa yang menuntut pengunduran diri Presiden Honduras Juan Orlando Hernandez, yang diduga berkaitan dengan organisasi kriminal pengedar narkoba.

Ribuan orang turun ke jalan-jalan di ibukota Tegucigalpa hari Selasa (6/8/2019), lapor BBC.

Beberapa bangunan dibakar, polisi menggunakan gas air mata dan water cannon untuk membubarkan demonstran.

Aksi protes itu dilakukan beberapa hari setelah jaksa penuntut di pengadilan Amerika Serikat menuding kampanye pilpres 2013 Hernandez didanai oleh uang narkoba.

Seruan agar Hernandez turun dari jabatan presiden mencuat sejak saudara lelakinya Juan Antonio Hernandez ditangkap di Florida pada bulan November, dan dituduh bersekongkol menyelundupkan kokain dalam jumlah besar ke AS.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ketika itu, Presiden Hernandez mengatakan bahwa penangkapan saudara lelakinya itu merupakan pukulan bagi keluarga, tidak seorang pun yang lebih tinggi dari hukum.

Namun, tuduhan bahwa Presiden Honduras itu berkaitan dengan perdagangan narkoba kembali mencuat pekan lalu, ketika dokumen pengadilan yang berkaitan dengan kasus saudara lelakinya dinyatakan tidak lagi rahasia dan bisa dipublikasikan.

Dokumen itu menyebut seorang pria yang diidentifikasi sebagai “co-conspirator 4” yang kemudian disebut CC-4, ambil bagian dalam konspirasi menggunakan uang $1,5 juta hasil perdagangan narkoba untuk kampanye presiden CC-4.

CC-4 digambarkan dalam dokumen itu berhasil “terpilih sebagai presiden Honduras pada tahun 2013,” waktu yang sama ketika Juan Orlando Hernandez memenangkan periode pertamanya sebagai presiden.

Hernandez terpilih untuk periode kedua pada tahun 2017 dalam pemilihan presiden yang menurut lawan-lawannya dipenuhi kecurangan.

Hernandez dengan tegas membantah tuduhan-tuduhan tersebut. Dalam konferensi pers hari Sabtu (3/8/2019), dia mengatakan dirinya adalah “satu-satunya presiden yang melakukan apa yang seharusnya dilakukan” terhadap perdagangan narkoba dan sebagai akibatnya para pengedar barang haram itu “berusaha membalas dendam” terhadapnya.

Akan tetapi, ribuan orang yang turun ke jalan-jalan di ibukota hari Selasa rupanya tidak berhasil diyakinkan. Mereka menyebut Presiden Hernandez sebagai “diktator narkoba” sambil membawa berbagai tulisan yang berisi tuntutan mundur.

Aksi protes hari Selasa itu dilakukan hanya beberapa pekan setelah anggota kepolisian militer menembaki para pelajar saat menggelar demonstrasi antipemerintah.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HondurasnarkobaPresiden Hernandez
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya China Peringatkan Demonstran Hong Kong Agar Tidak ‘Bermain Api’
Tulisan selanjutnya AS dan Turki Sepakat Bentuk Pusat Operasi Bersama Untuk Zona Aman di Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?