Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Pendiri SPI: Perang Pemikiran Butuh Keseriusan & Persiapan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 11 September 2019 14:28 2:28 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 September 2019 14:28
Bagikan
Pertemuan kedua SPI Angkatan ke-10 bertema “Ghazwul Fikri” di Kantor INSISTS, Kalibata Utara, Jakarta, Rabu (04/09/2019).
Bagikan

Hidayatullah.com– Akmal Sjafril, pendiri Sekolah Pemikiran Islam (SPI), menyebutkan bahwa parameter kebaikan seorang Mukmin adalah sikapnya ketika menyaksikan kemunkaran. Yang terbaik adalah mereka yang mencegahnya dengan tangan.

”Perang pemikiran adalah perang juga. Namanya juga perang. Dalam perang, kita harus berpikir untuk balas menyerang, bukan hanya bertahan,” ungkapnya pada pertemuan kedua SPI Angkatan ke-10 yang bertema “Ghazwul Fikri” di Kantor INSISTS, Kalibata Utara, Jakarta, Rabu (04/09/2019).

“Iya, Rasulullah memaafkan musuh-musuhnya dalam Perang Tha’if. Mendoakan malah. Tapi kalau mau adil membaca sejarah, yang harus kita ingat adalah Rasulullah pernah melakukan hal sebaliknya, yaitu mendoakan azab kepada musuh-musuhnya, dalam peristiwa lain. Jadi konteks Tha’if engga bisa kita pakai untuk semua musuh Islam,” kata pria yang menulis buku “Buya Hamka, Antara Kelurusan ‘Akidah dan Pluralisme” tersebut.

Baca: Peran Konkret Pemuda dalam Perang Pemikiran

Pada kesempatan itu, Akmal memaparkan pengertian ghazwah (perang) yang bermakna ‘konfrontasi terencana yang memiliki tujuan penaklukan dan memanfaatkan sumber daya yang dimiki’. Sementara fikrah (pemikiran) adalah sesuatu yang mengendalikan tubuh dan seluruh potensinya.

“Manusia bukan makhluk yang random. Manusia bergerak berdasarkan akal. Salah satu yang menjadi tujuan dari ghazwul fikri adalah ketundukan pikiran. Yang kalah harus mengikuti aturan yang menang. Pikiran yang dikendalikan menyebabkan manusia tidak bisa mengeksplorasi potensi yang dimilikinya,” jelasnya.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Dalam penjabarannya, Akmal menyebutkan tiga modus yang digunakan musuh-musuh Islam dalam melancarkan perang pemikiran pada masa kini, yaitu melalui media massa, pendidikan, dan hiburan.

Baca: SPI sebagai Respons Intelektual Hadapi Tantangan Pemikiran

Pria yang juga aktif sebagai peneliti di INSISTS ini pun menuturkan dilema yang dihadapi umat Islam terhadap pemberitaan media.

“Media membicarakan segala hal, sementara kita tidak mengerti segalanya. Karena itu, untuk persoalan-persoalan yang tidak kita kuasai, mungkin karena memang bukan bidangnya, kita terbiasa untuk percaya pada media,” tandasnya lagi.

“Perang pemikiran dimenangkan dengan ilmu. Oleh karenanya, dibutuhkan keseriusan dan persiapan,” pungkasnya.* Ilham Fazrom

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Akmal Sjafrilghazwul fikriilmupemikiranperang pemikiranSekolah Pemikiran IslamSPI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya karbala Airmata Duka di Tanah Karbala
Tulisan selanjutnya BJ Habibie Meninggal Dunia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?