Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

26 Oranng Terbunuh di India sementara Demonstrasi Menolak UU “Anti-Islam’ Berlanjut

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 26 Desember 2019 08:10 8:10 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 22 Desember 2019 07:42
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Korban terbunuh dalam protes di seluruh India mencapai 26 pada hari Ahad dengan demonstrasi terhadap Undang-Undang Amandemen Kewarganegaraan (CAB) kontroversial terus berlanjut, kepolisian mengatakan lapor Daily Sabah pada Rabu, 22 Desember 2019.

Pusat protes tersebut adalah negara bagian Uttar Pradesh (UP) di mana minoritas Muslim banyak tinggal di sana.

Pemerintah negara bagian mengatakan telah menahan enam orang yang berpakaian Islami menyalahkan mereka atas kekerasan.

Jaringan internet telah dipadamkan di beberapa distrik negara bagian itu hingga Senin.

Undang-Undang Amandemen Kewarganegaraan (CAB) yang disahkan pada minggu lalu memberikan kewarganegaraan kepada penganut Hindu, Sikh, Jain dan Kristen dari Pakistan, Afghanistan dan Bangladesh, tetapi tidak kepada Muslim.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Para pemimpin Muslim meyakini UU baru itu akan dihubungkan dengan pendaftaran warga negara nasional di mana setiap penduduk akan diminta membuktikan kewarganegaraan India mereka.

Lebih dari 100 orang telah ditangkap di berbagai bagian negara itu sehubungan dengan demonstrasi kekerasan, kata sebuah pernyataan pemerintah.

Reaksi terhadap UU yang didorong melalui parlemen oleh pemerintah nasionalis Hindu pada 11 Desember menandai perbedaan pendapat terkuat sejak Modi pertama kali terpilih pada tahun 2014.

India, dengan populasi mencapai lebih dari 1,3 miliar, terbagi menjadi 80% Hindu dan 14% Muslim, yang berarti negara itu memiliki salah satu populasi Muslim terbesar di negara manapun di dunia.

Ada pertanyaan yang berkembang tentang sikap pemerintah, yang dipimpin oleh partai nasionalis Hindu Modi, terhadap 172 juta Muslim India.

Undang-undang tersebut memberikan kewarganegaraan kepada non-Muslim dari tiga negara tetangga dalam apa yang dikatakan oposisi adalah bagian dari rencana induk nasionalis Hindu Modi. Modi mengatakan Muslim dari Pakistan, Bangladesh dan Afghanistan tidak dilindungi oleh undang-undang kewarganegaraan karena mereka tidak memerlukan perlindungan India.

Undang-undang kewarganegaraan menyusul pencabutan status khusus wilayah Kashmir yang mayoritas penduduknya Muslim, dan putusan pengadilan yang membuka jalan bagi pembangunan kuil Hindu di lokasi masjid yang dihancurkan oleh para fanatik Hindu.

Ini juga mengikuti proses pendaftaran kewarganegaraan yang kontroversial di negara bagian Assam di India timur laut yang dimaksudkan untuk menyingkirkan orang-orang yang berimigrasi ke negara itu secara ilegal. Hampir 2 juta orang di Assam dikeluarkan dari daftar, sekitar setengah Hindu dan setengah Muslim, dan telah diminta untuk membuktikan kewarganegaraan mereka atau dianggap asing.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anti-MuslimCABIndianasionalis Hinduundang-undang amandemen kewarganegaraan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dirjen PHU Bertukar Informasi Haji dengan Kemenag Pakistan
Tulisan selanjutnya BNPT kepada WNI di Pakistan: Radikalisme Musuh Bangsa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

Berita
17 Oktober 2026 09:35
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?