Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Erdogan Dituding Sebagai Penjual Agama

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 10 Februari 2012 23:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pernyataan Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan yang mengatakan bahwa pemerintahnya ingin membesarkan generasi muda relijius, mendapat kecaman dari kelompok sekuler.

“Kami ingin membesarkan pemuda relijius,” kata Erdogan dalam pidatonya di parlemen, kutip AFP (09/02/2012). Erdogan memiliki latar belakang sekolah agama dan memimpin partai Islam, Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP)

“Apakah Anda berharap demokrat konservatif AKP membesarkan generasi atheis? Mungkin itu urusan Anda, misi Anda, tapi bukan misi kami. Kami akan membesarkan generasi konservatif dan demokratis yang memegang prinsip dan nilai-nilai bangsa,” imbuhnya.

Pernyataan itu mendapat kritikan pedas seorang tokoh dari Partai Rakyat Republik (CHP) bentukan bapak Turki sekuler, Mustafa Kemal Ataturk

“Dosa mengumpulkan suara pemilih dengan agama. Anda bukan relijius, melainkan seorang penjual agama,” kata Kemal Kilicdaroglu

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Saya Tanya perdana menteri, apa yang bisa saya lakukan jika saya tidak ingin anak-anak saya dibesarkan sebagai seorang relijius dan konservatif?” tulis seorang tokoh liberal  terkemuka di Turki, Hasan Cemal, di harian Miliyet.

“Jika Anda akan melatih generasi rrelijius dan konservatif di sekolah-sekolah, maka apa yanga akan terjadi dengan anak saya?” tanya Cemal.

Dalam tulisannya di Huriyet Daily News, kolumnis Mehmet Ali Birand menyindir Erdogan ingin mendirikan negara agama. Menurut Birand, jika Turki berubah menjadi relijius maka acara-acara televisi akan disensor sehingga tidak menampilkan adegan ciuman dan pornografi.

Sementara Semih Idiz berdalih, jutaan orang sudah menjalani gaya hidup sekuler sebelum republik Turki berdiri.

Pernyataan Erdogan dinilai pengkritiknya bertentangan dengan pernyataan sebelumnya pada bulan September, terkait revolusi di beberapa negara Arab. Ketika itu Erdogan mengatakan kepada sebuah stasiun TV Mesir, “Sebagai Recep Tayyip Erdogan saya seorang Muslim bukan sekuler. Tetapi saya seorang perdana menteri dari sebuah negara sekuler. Orang memiliki kebebasan untuk memilih apakah ia ingin menjadi relijius atau tidak di dalam rezim sekuler.”*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya FBI Tertarik Karakter dan Narkoba Steve Jobs
Tulisan selanjutnya Promosi Kelantan Rentas Sempadan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia

Berita
21 Juli 2026 18:32
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?