Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Bidik Hamas, Mesir ikut Perketat Blokade Gaza

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 5 Maret 2014 12:41 12:41 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 Maret 2014 12:08
Bagikan
Bendera Palestina dan Mesir berkibar di antara para demonstran di Tahrir Squaeq, Jumat, 9 September 2013 mengecam pengadilan militer
Bagikan

Hidayatullah.com–Keputusan pengadilan Mesir yang melarang memasukkan Harakah AL-Mukowamah AL-Islamayah (Gerakan Perlawanan Islam/Hamas) dalam daftar organisasi terlarang menuai kecaman dan protes luas dari sejumlah kelompok di Palestina.

Sebagian pihak di Palestina menganggap hal itu merugikan Mesir sendiri.  Sementara pihak lainnya menilai Mesir ikut dalam memblokade Jalur Gaza  serta menyempurnakan proyek pemberangusan dan penghancuran kelompok perlawanan di Palestina.

Caleg Palestina Nasher Abdul Jawwad mengatakan kepada Quds Press dikutip Pusat Informasi Palestina (PIC) bahwa Hamas adalah gerakan dengan potensi militer, politik dan keamanan bertujuan menjaga Al-Quds yang merupakan inti dari konlik. Palestina dengan penjajah Zionis dan Hamas berkorban dengan pejuang pilihannya untuk tujuan yang sama.

Ia meminta Mesir berhenti membidik Hamas sebab sama hal itu membidik kelompok pejuang perlawanan Palestina.

Juru bicara Hamas sendiri, Husam Badran menegaskan, keputusan pengadilan Mesir adalah keputusan ringkih dan justru merugikan Mesir sendiri. Menurutnya, Hamas tidak memiliki kantor perwakilan dan aktivitas di Mesir sehingga keputusan pengadilan itu tak ada gunanya.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Badran menilai, dengan keputusan itu, Mesir ingin Gaza menyerang dan tunduk kepada dikte-dikte Mesir.

Sementara itu, pengamat politik Palestina Sari Arabi menilai keputusan pengadilan Mesir itu bertujuan memperkatat blockade Gaza dan memperlakukan Hamas sebagai musuh dengan mengambil pembenar dari sisi hukum.

Arabi menyatakan, keputusan itu ingin menghancurkan pertimbangan idelogi dan politik dengan Jamaah Ikhwanul Muslimin.
Sebelumnya, pengadilan Mesir untuk urusan-urusan penting mendesak telah melarang Hamas beraktivitas di negara itu, menyusul disidangkannya kasus mantan presiden Muhammad Mursy.

Sumber kehakian kepada Ahram Online (04/03/2014) mengatakan, pengadilan juga melarang aktivitas organisasi-organisasi cabang dari Hamas, yang membiayai dan memberikan dukungan kepada Hamas.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HAMAS
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Korban Tolak Damai, Sitok akan Diperiksa di Polda Metro Hari Ini
Tulisan selanjutnya Coca-Cola Janjikan Investasi US$500 Juta di Mesir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?