Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Mereka Memilih Berani

Mengantri Demi Membaca Al-Qur’an

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 1 Juli 2020 18:04 6:04 pm
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 1 Juli 2020 17:59
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | PERTENGAHAN Juni lalu, sebuah pesan masuk ke gawai saya melalui WhatsApp (WA).

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Maaf mengganggu pak, saya Iqbal Aziz pengelola perpustakaan Masjid At-Taubah Rutan Kelas IIA Kendari membutuhkan buku-buku Islam, majalah Islam, al-Quran dan Juz Amma.

Kondisi al-Quran yang ada sudah tidak layak, tahanan dan narapidana sangat membutuhkan al-Quran”, lanjut Iqbal.

“Jika berkenan, kami berharap Yayasan Wakaf Al-Quran Suara Hidayatullah bisa membantu kami”, imbuhnya.

Masih di bulan Juni.

Baca Juga

Kisah Dai Pedalaman Membina Iman di Kota Tepian
Membina Iman di Kota Tepian
Jalan Panjang Dai Tempaan Alam
Berpacu melawan Misionaris
Kisah Lulusan Al-Azhar Membina Kader Da’i di Kaki Gunung Penanggungan
Jangan Takut Berdakwah di Wamena

“Assalamualaikum Ustadz, saya Andi Reinadi dari Sukabumi. Masjid Jami At-Taqwa Kampung Cibogo Cibodas RT 02 RW 09 Desa Bantar Kalong, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat sangat membutuhkan al-Qur’an.”

“Waalaikumsalam, baik Pak Andi akan kami catat”, jawabku.

“Bisa diceritakan kondisinya Pak?” tanyaku.

“Pak Ustadz, saya sih bukan pengurus masjid tersebut tapi saya bekerja di lembaga pemberdayaan masyarakat desa (LPMD), saya siap membantu menyalurkan al-Qur’an untuk mereka”, kata Andi.

“Ada beberapa masjid dan mushala yang membutuhkan al-Quran dan Iqra. Di Masjid At-Taqwa ada sekitar 50 anak yang mengaji, sedangkan di Mushala Al-Barokah ada sekitar 20 santri,” lanjutnya.

Kemudian Andi pun memaparkan. Menurutnya, Desa Bantar Kalong itu terpelosok, kondisi masyarakatnya memprihatinkan. Jalan menuju tempatnya masih berbatu. Bahkan ada yang masih tanah. Jika musim hujan becek dan berlumpur. Dari RT ke RT lain ditempuh dengan perjalanan sekitar 5 kilometer. Sebab pemukiman penduduk masih jarang. Untuk berbelanja ke pasar, penduduk harus menempuh jarak 12 kilometer.

“Terima kasih informasinya Pak Andi, saya akan sampaikan ke tim Yayasan Wakaf Al-Quran Suara Hidayatullah”, pungkasku.

Lain lagi dengan Pak Juber. Saya menerima pesan singkat darinya.

“Assalamualaikum, saya pengurus Masjid At-Tawakkal, Desa Sialang Panjang, Kec. Tembilahan Hulu, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau,” kata Juber.

“Jamaah kami banyak yang mau belajar al-Quran, namun karena keterbatasan al-Quran sehingga jamaah harus antri bergantian menggunakan al-Quran yang ada,” ungkap Juber.

Suatu hari, saya dihubungi Ustadz Ridwan, dai Hidayatullah Kupang, NTT.

“Alhamdulillah, setelah perjalanan laut selama 17 jam, saya lanjut ke Desa Lohayong, Kec. Solor Timur, Kab. Flores Timur. Lokasi ini berada di Pulau Solor. Saya merasa terpanggil menyalurkan al-Quran dan Iqra untuk santri-santri di TPA Al-Yaqin, meskipun harus menyebrang sehari semalam menggunakan kapal perintis mengarungi luasnya laut Sawu,” ujarnya.

“Terima kasih para pewakaf, pengurus Yayasan Wakaf Al-Quran Suara Hidayatullah yang sudi memperhatikan mereka dengan memberikan al-Quran dan Iqra. Semoga Allah memberi pahala yang berlimpah”, ia juga mengungkap.

Luar biasa semangatnya. Masya Allah.

Selain itu, juga ada Fadhel dari Kaimana, Papua Barat.

“Ustadz, kami sangat membutuhkan al-Quran dan Iqra. Selain untuk santri, al-Quran dan Iqra akan kami berikan juga ke beberapa kampung binaan Hidayatullah,” ujar Fadhel, pengurus Pemuda Hidayatullah Kaimana, Papua Barat.

“Kami membina masyarakat yang diusir dari kampungnya. Sekarang mereka tinggal di tenda-tenda seadanya di sebuah pulau. Mereka membutuhkan al-Quran, Iqra, sarung, dan mukena, Ustadz”, Fadhel memaparkan.

Saya termenung mendengar kepingan kisah yang disampaikan Fadhel. Tak kalah mengharukan, ada pula pesan WA dari Pak Djoko.

“Pak, saya butuh al-Quran, saya orang tua yang tidak sanggup beli al-Quran. Butuh al-Quran yang besar dan ada terjemahannya, mata saya kurang jelas”, ujar Djoko.

Deg. Lagi-lagi hati ini dibuat tak kuasa menahan keharuan.

Suatu pagi, pesan WA lainnya masuk. Saya membukanya.

“Assalamualaikum. Pak, saya Ilham. Saya membutuhkan al-Quran secara gratis.  Saya akan mengajar ngaji istri dan anak-anak saya di rumah.”

Pesan-pesan seperti itulah yang hampir setiap hari masuk ke gawai saya sebagai pengurus Yayasan Wakaf Al-Quran Suara Hidayatullah (YAWASH). Baik pagi, siang, maupun malam hari. Berbagai rasa yang timbul: sedih, terharu, tergugah, dan mengundang semangat. Campur aduk.

Iqbal, Andi, Juber, Ridwan, dan Fadhel adalah sebagian masyarakat yang terketuk hatinya untuk membantu saudara Muslim yang membutuhkan al-Qur’an. Sedangkan Djoko dan Ilham adalah hamba Allah yang dapat tetesan hidayah untuk belajar dan mengajarkan al-Qur’an.

Yuk, berwakaf al-Qur’an. Jangan lewatkan ladang amal ini ikut ter-lockdown. Jangan biarkan tetesan hidayah ini ikut ter-karantina. Jangan karena kesibukan, kita melalaikan diri dari membaca firman-Nya. Dan jangan biarkan setiap hari berlalu tanpa kebaikan yang bisa kita lakukan.

Sebab, setiap satu huruf al-Quran yang dibaca akan mendapat ganjaran sepuluh kebaikan.

Satu, dua, tiga, atau berapapun al-Qur’an yang diwakafkan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan. Di daerah terpelosok, terdalam, dan terpencil di bumi Nusantara ini!

Ya Allah, alirkanlah pahala yang deras dari setiap huruf al-Qur’an yang dibaca itu sepanjang hayatnya.

Ya Allah, curahkan keberkahan kepada hamba-Mu yang mentadaburi al-Qur’an.

Ya, Allah, limpahkan rezeki, kemudahan dalam segala urusan, dan keselamatan di akhirat kelak bagi hamba-Mu yang mengamalkan al-Qur’an. Aamiin.* Dadang Kusmayadi

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Al Qur’andakwahpedalamanQuranwakaf al-Quran
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Covid-19: Amerika Serikat Borong Stok Obat Remdesivir Sedunia
Tulisan selanjutnya Tolak Pencaplokan ‘Israel’, BKSAP DPR RI Galang Dukungan Parlemen Dunia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Berita
13 Juli 2026 06:04
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Mereka Memilih Berani

Kemewahan di Kampung Mualaf Selat Kongki setelah Kehadiran Laznas Ini

13 Juli 2022 08:33
Mereka Memilih Berani

Kisah Dai Diadang Pedang Terhunus Saat Mau Khutbah Jumat

28 Juni 2022 08:00
Mereka Memilih Berani

Ketika Ustadz Hasyim HS Kaget Ditugaskan KH Abdullah Said

21 Mei 2022 15:00
Mereka Memilih Berani

Dakwah Tak Kenal Lelah “Dai Non-Subsidi”

3 Mei 2022 16:49
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?