Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Disiden Chechnya Ditembak Mati, Austria Tangkap 2 Orang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 Juli 2020 08:25 8:25 am
Ama Farah
Dipublikasikan 6 Juli 2020 08:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Unit kontraterorisme Austria sudah memulai penyelidikan setelah seorang pria berusia 43 tahun, yang diakui dari etnis Chechen, ditembak mati di dekat kota Wina, kata pejabat kepolisian hari Ahad (5/7/2020).

Serangan terjadi pada Sabtu malam di Gerasdorf dekat Wina di pekarangan sebuah perusahaan konstruksi.

Kepolisian Austria mengatakan bahwa pihaknya berhasil menangkap seorang pria Rusia berusia 47 tahun setelah terjadi aksi kejar-kejaran kendaraan di kota Linz, sekitar 180 kilometer dari Wina.

Pria kedua, yang awalnya dianggap sebagai saksi, ditangkap kemudian pada hari Ahad dan dibawa untuk diinterogasi, kata seorang jubir pengadilan seperti dilansir Deutsche Welle.

“Situasi yang melatarbelakangi tindak kejahatan ini masih belum jelas,” kata polisi, tetapi menambahkan bahwa kasus ini sekarang ditangani oleh Kantor Perlindungan Konstitusi dan Kontraterorisme Austria.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Media di Austria dan Rusia melaporkan bahwa korban berasal dari Republik Chechnya, negara di kawasan Kaukasus Utara yang tergabung dalam Federasi Rusia. Media Austria melaporkan pembunuhan itu kemungkinan bermotif politik

Koran Austria Kurier mengatakan korban merupakan seorang aktivis yang vokal mengkritik Ramzan Kadyrov, pemimpin Republik Chechnya yang sudah berkuasa selama lebih dari 10 tahun dan dulunya merupakan pejuang kemerdekaan Chechnya melawan Rusia yang kemudian justru mendukung Kremlin.

Pihak berwenang Austria mengatakan korban tiba di negara itu pada tahun 2007 sebagai pengungsi dan menolak perlindungan kepolisian.

Pembunuhan hari Sabtu itu kembali menyoroti masalah keselamatan para disiden Chechnya yang tinggal di pengasingan.

Pada bulan Januari, pemimpin oposisi Chechnya Imran Aliev ditemukan tidak bernyawa akibat 135 luka tusukan di sebuah kamar hotel di kota Lille, bagian utara Prancis.

Pihak kejaksaan di Jerman menuding Moskow berada di belakang pembunuhan seorang pria etnis Chechen di Berlin tahun lalu.

Pada tahun 2009, seorang pengungsi Chechnya ditembak mati di sebuah jalan di kota Wina. Investigator menyimpulkan pembunuhan itu merupakan aksi penculikan yang gagal tidak sesuai rencana, yang kemungkinan dilaksanakan dengan sepengetahuan Ramzan Kadyrov.

Chechnya merupakan negara republik dalam Federasi Rusia yang mayoritas penduduknya Muslim. Dua perang pada tahun 1990-an menyebabkan gelombang emigrasi yang mana kebanyakan orang etnis Chechen memilih tinggal di negara-negara Eropa Barat.

Beberapa tahun belakangan, cukup banyak etnis Chechen yang pergi meninggalkan negaranya karena tidak setuju dengan kepemimpinan Kadyrov. Para pengkritik menuding Kadyrov yang pro-Moskow melakukan banyak pelanggaran hak asasi manusia dan pemerintahannya diliputi dengan korupsi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AustriaChechenChechnyadisidenRamzan Kadyrov
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ‘Israel’ Serang Jalur Gaza Ahad Malam
Tulisan selanjutnya Industri Pertanian Zaman Nabi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Berita
13 Juli 2026 18:00
Dua Anggota Basij Tewas Dalam Serangan di Mashhad Iran
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Mojtaba Khamenei Janji akan Menuntut Balas Kematian Ayahnya

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?