Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Pria Penggemar Teh Beresiko Kanker Prostat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Juni 2012 19:09 7:09 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Juni 2012 19:09
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Para pria penggemar minuman teh beresiko lebih tinggi terkena kanker prostat. Begitu kata penelitian terbaru.

Tim peneliti dari Universitas Glasgow Skotlandia menelusuri kondisi kesehatan lebih dari 6.000 relawan pria selama 37 tahun. Hasilnya, sebagaimana dilansir BBC (20/6/2012), para pria yang mengkonsumsi lebih dari 7 cangkir teh sehari beresiko 50% lebih tinggi terkena kanker prostat, dibanding mereka yang mengkonsumsi sedikit teh atau tidak meminumnya.

Studi dimulai pada 1970 dan pengumpulan data diambil dari 6.016 relawan laki-laki yang seluruhnya berusia antara 21 dan 75. Penelitian ini telah dipublikasikan dalam jurnal Nutrisi dan Kanker.

Para relawan itu ditanyai tentang kebiasaan minum teh, kopi, alkohol, kebiasaan merokok dan kondisi kesehatan secara umum dan mengikuti tes pemeriksaan.

Kurang dari seperempat relawan mengaku pemnum berat teh. Dari jumlah itu, sebanyak 6,4% mengalami kanker prostat dalam kurun waktu 37 tahun.

Baca Juga

Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan
Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru

Namun para peneliti itu mengaku tidak tahu, apakah memang teh yang menjadi faktor resiko atau para pria itu mudah terkena kanker karena telah memasuki usia tertentu yang rentan kanker.

“Kami tidak mengetahui apakah teh itu sendiri merupakan sebuah faktor risiko atau jika peminum teh secara umum lebih sehat dan hidup dalam usia yang lebih tua ketika kanker prostat biasa terjadi. Kami menemukan bahwa peminum teh berat tampaknya lebih banyak tidak mengalami kelebihan berat badan, menjadi orang yang tidak minum alkohol dan memiliki tingkat kolesterol yang rendah. Bagaimanapun, kami melakukan pengaturan terhadap perbedaan ini dalam analisis kami dan tetap menemukan bahwa pria yang minum lebih banyak teh memiliki risiko lebih besar mengalami kanker prostat,” tulis BBC, mengutip Dr Kashif Shafique, pimpinan tim peneliti.

Kanker prostat merupakan jenis kanker yang paling banyak diderita pria Skotlandia. Kasusnya naik 7,4% selama tahun 2000 sampai 2010.

Hasil penelitian itu tidak menghalangi Chris Garner dari kebiasaannya mengkonsumsi teh.

“Seperti biasa anda mendapatkan bukti di satu sisi dan anda mendapatkan bukti dari sisi laiinya dan anda berada di tengah antara mencoba untuk memutuskan siapa yang benar, tetapi saya harus mengatakan saya tidak berpikir teh memiliki risiko tinggi jika anda ingin mencari diet, gaya hidup dan seterusnya. Ada masalah lain dalam teh ini,” katanya

Sedangkan Dr Kate Holmes, kepala penelitian Yayasan Kanker Prostat, mengkritisi penelitian itu. “Penelitian ini tidak mempertimbangkan riwayat keluarga atau unsur lain selain teh, kopi dan alkohol,” ujarnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mubarak Koma, Putranya Dilarang Menjenguk
Tulisan selanjutnya Yahudi Undang Turis Tembaki Warga Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat

Berita
3 September 2026 14:11
Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz

Terbaru

  • Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
  • ‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
  • Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
  • Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York
  • 11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha
  • 100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza
  • Suriah Rangkul Faksi Bersenjata untuk Pastikan Monopoli Senjata
  • Qatar: Negara Teluk Jangan Hanya Andalkan Perlindungan AS
  • Zionis Terus Targetkan Anak, Serangan ‘Israel’ di Lebanon Tewaskan Hampir 800

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

19 Januari 2025 17:25
Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?