Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Rusia Kirim 400 Shabiha, Milisi Penjahat Perang Suriah ke Libya untuk Dukung Haftar

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 21 September 2020 15:54 3:54 pm
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 21 September 2020 15:54
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Rusia mengirim 400 milisi pro-rezim dari wilayah Qamisli timur laut Suriah ke Libya untuk mendukung panglima perang Khalifa Haftar dengan imbalan uang lapor Anadolu Agency (21/09/2020).

Rusia terus memperkuat barisan pemberontak Khalifa Haftar – yang bergantung pada tentara bayaran asing – dengan mengirim petempur dari Suriah.

Setidaknya 400 militan Shabiba dari pasukan milisi lokal, dibentuk oleh rezim Assad di Qamisli, dikirim ke Libya timur oleh Rusia.

Milisi penjahat perang itu telah tiba di Pangkalan Udara Khmeimim Rusia di provinsi Latakia dari bandara Qamishli pada hari sebelumnya.

Rusia setiap bulan membayar tentara bayaran yang dikirim dari Suriah ke Libya sekitar 1.500-2.000 dolar AS per orang.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Bulan lalu, Rusia mencapai kesepakatan di Qamishli di wilayah yang dikuasai rezim dengan 1.000 orang berusia antara 20 dan 45 tahun, yang juga diharapkan segera dikirim ke Libya.

Diperkirakan jumlah tentara bayaran dari berbagai provinsi Suriah yang dikirim Rusia untuk membantu Haftar sejauh ini telah mencapai 5.000.

Selain tentara bayaran dari Suriah, tentara bayaran dari Rusia – milisi Janjaweed – juga dikirim dari Sudan, serta pemberontak bersenjata dari Chad.

Milisi Shabiha

Milisi lokal Shabiha, yang saat ini juga didukung Iran, dibentuk oleh rezim Assad untuk menekan demonstrasi damai yang dimulai pada 2011.

Dalam pemilihan parlemen ketiga yang diadakan pada bulan Juli tanpa partisipasi publik, rezim Assad juga membawa penjahat perang Shabiha ke parlemen.

PBB telah melaporkan kejahatan perang yang dilakukan oleh Shabiha, termasuk penggunaan senjata kimia, pemerkosaan, penyiksaan, penargetan permukiman sipil, dan penyebaran organisasi teroris.*

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HaftarLibyaMilisi Shabiharusiasuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Covid-19 Inggris: Melanggar Aturan Karantina Didenda £10.000
Tulisan selanjutnya WHO Tetapkan Aturan Uji Coba Herbal Covid-19 Buatan Afrika

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Berita
13 Juli 2026 18:00
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?