Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Amir Kuwait Syeikh Sabah Al Ahmad Al Sabah wafat diumur 91 Tahun

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 29 September 2020 22:56 10:56 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 29 September 2020 22:55
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Amir Kuwait Sabah al-Ahmad al-Jaber al-Sabah wafat pada Selasa (29/9/2020). Syeikh Sabah meninggal di sebuah rumah sakit di Amerika Serikat lapor Al Jazeera.

“Dengan kesedihan dan kepiluan yang besar, kami berduka … dengan wafatnya Syeikh Sabah al-Ahmad al-Jaber al-Sabah, Amir Negara Kuwait,” kata Syeikh Ali Jarrah al-Sabah, menteri yang bertanggung jawab atas urusan kerajaan, dalam sebuah siaran televisi.

Lahir pada tahun 1929, Syekh Sabah secara luas dianggap sebagai arsitek kebijakan luar negeri Kuwait modern – setelah menjabat sebagai menteri luar negeri selama hampir 40 tahun antara tahun 1963 dan 2003 – ketika ia menjadi perdana menteri.  Ia menjadi Amir Kuwait pada Januari 2006 setelah kematian Syeikh Jaber al-Sabah.

Pada Agustus 2019, Kuwait mengakui Syeikh Sabah menderita “kemunduran” medis yang tidak ditentukan yang mengharuskan dia dirawat di rumah sakit.  Pada Juli 2020, dia terbang ke Amerika Serikat mendapatkan perawatan medis setelah menjalani operasi. Sebuah rumah sakit terbang C-17 Angkatan Udara AS mengangkut Syeikh Sabah dari Kuwait ke Rochester, Minnesota, rumah dari kampus unggulan Mayo Clinic.

Amir mengalami pengangkatan usus buntu pada 2002, dua tahun setelah alat pacu jantung dipasang. Pada 2007, ia menjalani operasi saluran kemih di Amerika Serikat. Ketika amir tidak dapat menghadiri berbagai pertemuan, Putra Mahkota Nawaf al-Ahmad al-Sabah yang berusia 83 tahun, saudara tiri amir, ditunjuk sebagai penggantinya sesuai dengan hukum konstitusional negara. Syeikh Nawaf adalah seorang negarawan tua yang telah memegang jabatan tinggi selama beberapa dekade, termasuk dalam portofolio pertahanan dan interior.

Baca Juga

Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial
Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah

Syeikh Sabah telah mendorong diplomasi untuk menyelesaikan masalah regional, seperti boikot berkelanjutan terhadap Qatar oleh empat negara Arab, dan dia menjadi tuan rumah konferensi donor besar untuk negara-negara yang dilanda perang seperti Irak dan Suriah.  Televisi Kuwait sebelumnya menyela program reguler untuk menyiarkan tilawatul Quran pada hari Selasa, sebuah langkah yang sering menandakan kematian seorang anggota senior keluarga penguasa negara Teluk Arab.

Kematiannya terjadi saat negara itu terus memerangi pandemi virus corona, yang telah menginfeksi lebih dari 103.981 orang dan menyebabkan 605 kematian terkait dengannya di negara berpenduduk 4,1 juta itu. Kementerian kesehatannya mengatakan lebih dari 95.500 orang telah pulih dari Covid-19.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Singapore Airlines Batalkan Paket “Terbang Gak Ke Mana-Mana”
Tulisan selanjutnya Meksiko Tutup Penjara yang Terkenal karena Pelarian El Chapo

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

UEA Putuskan Hubungan Dagang, Iran Peringatkan Negara Teluk Tidak Bantu Amerika

Berita
19 Agustus 2026 18:22
Raja Yordania akan Melawat ke China
Roberto Carlos Dikabarkan Masuk Islam, Kabar Mualaf Legenda Brazil Jadi Perhatian
Tidak Becus Tandai Kecurangan NTU Hentikan Penggunaan Detektor AI
LBH Hidayatullah Berikan Edukasi Hukum di Lapas Kembang Kuning Nusakambangan

Terbaru

  • Roberto Carlos Bantah Jadi Mualaf, tapi Akui sedang Mempelajari Islam
  • Sentuhan AI vs ‘Rasa’ Manusia: Mengapa Fotografer Profesional Kurang Menyarankan AI Generated Image?
  • Al Muzzammil Yusuf: Perjuangan Kemerdekaan Palestina Butuh Kerja Bersama Dunia Internasional
  • Presidium BMIWI Tegaskan Sikap Penolakan terhadap Gerakan LGBT
  • BMIWI Gelar Seminar Kemerdekaan, Angkat Isu Ketahanan Keluarga dan Solidaritas Palestina-Sudan
  • Iran Bidik Aset AS di Eropa Jika Trump Perluas Konflik
  • Kemenhaj Usulkan BPIH 2027 Sebesar Rp107,34 Juta per Jamaah
  • 1.300 Dapur MBG Ditutup, DPR Tegaskan Keselamatan Anak Jangan Pernah Jadi Kompromi
  • LBH Hidayatullah Berikan Edukasi Hukum di Lapas Kembang Kuning Nusakambangan
  • Kiai Cholil Nafis Ajak Umat Islam Tak Terlena Medsos dan Kembali Membaca Buku

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

20 Februari 2026 07:00
BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?