Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

‘Israel’ Berencana Membawa Lebih dari 2.000 Orang Yahudi Ethiopia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 12 Oktober 2020 10:15 10:15 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 Oktober 2020 10:30
Bagikan
Anggota komunitas Yahudi Ethiopia memegang foto kerabat di Israel selama acara solidaritas di Addis Ababa, 28 Februari 2018
Bagikan

Hidayatullah.com–Perdana Menteri ‘Israel’ Benjamin Netanyahu telah mengatakan kepada mitranya dari Ethiopia bahwa negaranya memiliki niat untuk “segera” membawa lebih dari 2.000 orang Yahudi Ethiopia. Pengumuman itu datang pada Jumat (09/10/2020) setelah panggilan telepon dengan Perdana Menteri Abiy Ahmed, Daily Sabah melaporkan.

Kantor Netanyahu mengatakan keputusan itu “keluar dari komitmennya untuk melanjutkan migrasi orang Yahudi ke ‘Israel’.”

Sekitar 13.000 orang Yahudi Ethiopia berada di ibu kota, Addis Ababa, serta Gondar, kebanyakan dari mereka menunggu untuk dibawa ke ‘Israel’.

Sebagian besar mereka hidup dalam kondisi yang mengerikan dan mengancam akan melakukan mogok makan jika mereka tidak diizinkan melakukan perjalanan ke ‘Israel’. Banyak yang mengatakan mereka memiliki anggota keluarga yang menetap di negara Yahudi.

“Sekitar 250 orang telah pergi ke ‘Israel’ dalam setahun terakhir sampai Covid-19 datang. Sekarang perjalanan telah berhenti, tetapi pejabat Zionis melakukan wawancara online, ”Nigusie Alemu Eyasu, direktur program Komunitas Yahudi Ethiopia, mengatakan kepada The Associated Press (AP).

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Aktivis mengatakan pemerintah Zionis pada 2015 berjanji untuk membawa sisa orang Yahudi Ethiopia ke wilayah mereka.

Pada tahun 1991, ketika Ethiopia berada di tengah-tengah perang saudara, ‘Israel’ melakukan Operasi Solomon, mengangkut sekitar 14.500 orang Yahudi Ethiopia keluar dari negara itu dalam waktu kurang dari dua hari.

Sebelumnya, Kepala Badan Yahudi untuk ‘Israel’, Isaac Herzog, mengatakan negara Zionis itu berencana menarik 250.000 imigran Yahudi untuk menetap di negara penjajah itu selama tiga hingga lima tahun.

Menurut hukum ‘Israel’, semua orang Yahudi, tidak peduli di mana mereka lahir atau apa nenek moyang mereka, adalah warga negara Israel yang berhak. Sejumlah organisasi membantu mereka membuat Aliyah, imigrasi ke ‘Israel’ dengan janji pekerjaan dan stabilitas.

Orang Yahudi Ethiopia sering disebut di negara mayoritas Kristen Ortodoks itu sebagai “Falashas”, istilah merendahkan yang diterjemahkan sebagai “orang asing” atau “migran”.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Benjamin NetanyahuEthiopiaFalashasisraelyahudiYahudi Ethiopia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rezim Assad Berada di Balik Protes terhadap Turki di Idlib Suriah, Sumber Keamanan Mengatakan
Tulisan selanjutnya FPI, GNPF, dan PA 212 Akan Geruduk Istana Tolak UU Ciptaker

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Assad Suriah
Berita

Pengadilan Suriah Jatuhkan Hukuman Mati Atas Bashar al-Assad

Berita
11 Agustus 2026 16:10
Banyak Peluncuran Satelit Eropa Terancam Kekurangan Roket
RMI PBNU: Jangan Tutup-tutupi Kekerasan di Pesantren
Sembilan Tokoh Bersatu, Majelis Arah Indonesia Gelar Pleno Perdana di Al Azhar
Transformasi Ekonomi Pesisir Berbasis Syariah: Dari Diversifikasi Olahan Bandeng hingga Hilirisasi Produk melalui Marketplace

Terbaru

  • Kantor Perdana Menteri Pemerintah Kurdistan Diserang Drone
  • HUT ke-81 RI, MUI: Mari Jaga Moral Bangsa dari Penyimpangan Seksual
  • Haedar Nashir: Indonesia Milik Bersama, Kemakmuran Rakyat Harus Menjadi Agenda Utama
  • Syair Ahmad Baktsir dan Detak Jantung Diplomasi Kemerdekaan RI di Kairo
  • Turki dan Saudi Perkuat Kerjasama Energi, Usai Sepakati Pakta Pertahanan Makkah
  • 22 Persen Yahudi ‘Israel’ Dukung Usir Warga Palestina ke Luar Negeri
  • Iran Hadiahi Rp480 Juta Warganya yang Berhasil Tangkap atau Bunuh Tentara AS
  • Perang Iran Dongkrak Penjualan Truk Listrik China
  • Qatar Bantah Menahan Pilot Iran
  • Tidak Becus Tandai Kecurangan NTU Hentikan Penggunaan Detektor AI

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?