Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mufti Damaskus Syaikh Afiyuni Dibunuh dengan Bom yang Ditempelkan di Mobilnya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Oktober 2020 09:51 9:51 am
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Oktober 2020 09:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Mufti Provinsi Damaskus Adnan al-Afiyuni dikabarkan terbunuh hari Kamis (22/10/2020) ketika sebuah bom yang ditempelkan di mobilnya meledak di luar wilayah ibukota Suriah, lapor kantor berita resmi SANA.

Dilansir AFP, kelompok pemantau perang Syrian Observatory for Human Rights mengatakan ulama Muslim (Sunni) berusia 66 tahun itu berperan penting dalam kesepakatan rekonsiliasi dengan kelompok-kelompok bersenjata dalam konflik Suriah.

Afiyuni meninggal dunia akibat alat peledak yang dipasang di mobilnya di kota kecil Qudsaya, sebelah barat laut Damaskus, lapor SANA mengutip Kementerian Wakaf Suriah.

Pada Desember 2016, Syaikh Afiyuni memimpin shalat ied ketika Presiden Bashar Assad, dalam kemunculan publik yang langka, ikut merayakan Idul Adha di daerah Daraya, tidak jauh dari Damaskus, setelah kelompok pemberontak terakhir keluar dari daerah itu pada bulan sebelumnya berdasarkan kesepakatan.

Dia dikenal sebagai tokoh Muslim yang menyerukan agar pihak-pihak yang saling berperang di Suriah segera mengakhiri pertempuran dan berdamai.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sejak pasukan pemerintah mengusir keluar milisi-milisi terakhir dari ibukota pada 2018, aksi pemboman relatif jarang terjadi.

Dengan dukungan dari Rusia, pasukan rezim Bashar al-Assad sejauh ini berhasil menguasai sekitar 70 persen wilayah Suriah, kata Observatory.

Aksi protes rakyat terhadap kebijakan-kebijakan represif penguasa Suriah pada 2011 berubah menjadi perang sengit dan konflik rumit setelah orang-orang asing dari berbagai penjuru dunia dan militer dari berbagai negara ikut campur dalam urusan domestik wilayah yang juga dikenal sebagai negeri Syam itu.

Menurut Observatory, perang di Suriah itu telah merenggut nyawa lebih dari 380.000 orang dan menyebabkan jutaan orang kehilangan rumah, atau terpaksa meninggalkan rumah dan kampung halaman mereka.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Abdullah Al-Muallami Suriah-American Medical SocietyAdana al-AfiyunidamaskusMufti
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dirjen Kesehatan Malaysia: Wanita Bercadar Tetap Wajib Mengenakan Masker
Tulisan selanjutnya Perusahaan UEA Disebut-sebut akan Bergabung dengan Proyek ‘Silicon Wadi’ ‘Israel’ di Yerusalem Timur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Jepang Berhasil Meluncurkan dan Mendaratkan Roket Guna Ulang
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?