Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Lagi, Tentara ‘Israel’ Hancurkan Satu Desa Palestina di Tepi Barat yang Diduduki

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 5 November 2020 07:58 7:58 am
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 5 November 2020 07:58
Bagikan
Pasukan Israel pada malam Rabu (3/11/2020) menghancurkan 18 tenda yang menampung 11 keluarga di desa utara Khirbet Humsa, membuat total 74 orang mengungsi
Bagikan

Hidayatullah.com—Tentara ‘Israel’ telah menghancurkan hampir 80 rumah warga Palestina di sebuah desa di Tepi Barat yang diduduki, Al Jazeera melaporkan.

Delapan belas tenda yang menampung 11 keluarga di desa utara Khirbet Humsa dihancurkan pada Selasa (03/11/2020) malam.

Sebanyak 74 orang mengungsi, lebih dari setengahnya adalah anak di bawah umur, menurut B’Tselem, sebuah organisasi HAM non-pemerintah anti-pendudukan ‘Israel’.

Buldoser dan penggali juga merobohkan kandang-kandang yang digunakan sebagai kandang ternak, toilet portabel, wadah air dan panel surya, selain menyita kendaraan dan traktor milik sebagian warga.

PM Otoritas Palestina Mohammed Shtayyeh meminta komunitas internasional untuk campur tangan melawan upaya pasukan ‘Israel’ untuk menggusur warga Khirbet Humsa dan puluhan komunitas serupa dari rumah dan tanah mereka. Shtayyeh menunjuk pada fakta bahwa pemerintah Zionis “memilih malam ini untuk melakukan kejahatan yang lain” selagi perhatian media difokuskan pada pemilihan presiden Amerika Serikat.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Abdelghani Awada, yang kehilangan tempat tinggal akibat operasi tersebut, mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa ‘Israel’ menginstruksikan “10 menit untuk mengevakuasi rumah kami”.

“Kemudian, mereka mulai membuldoser,” katanya.

Dia mengatakan keluarganya telah tinggal di daerah itu selama beberapa generasi dan mengatakan ‘Israel’ berusaha “mengosongkan Lembah Jordan dari penduduk Palestina”.

Operasi larut malam itu tidak biasa mengingat begitu banyak rumah menjadi sasaran pada waktu yang sama, menurut B’Tselem.

“Jelas niatnya untuk memaksa warga keluar dari tanah dengan menciptakan bencana kemanusiaan buatan manusia. Tapi warga telah memberi tahu kami bahwa mereka tidak punya tempat tujuan,” kata Sarit Michaeli, petugas advokasi internasional untuk B’Tselem di Twitter, menambahkan bahwa ini adalah pembongkaran pertama dalam tujuh tahun dari seluruh komunitas penggembala.

Cabang tentara Zionis yang bertanggung jawab atas urusan sipil di Tepi Barat, COGAT, mengklaim pihaknya menghancurkan struktur yang “dibangun secara ilegal di zona tembak (area pelatihan militer) di Lembah Jordan”.

Lembah Jordan adalah rumah bagi sekitar 60.000 warga Palestina, menurut PBB, tetapi hampir 90 persen tanahnya adalah bagian dari apa yang dikenal sebagai Area C, tiga per lima Tepi Barat yang berada di bawah kendali penuh ‘Israel’.

Ini mencakup area militer tertutup dan sekitar 50 permukiman pertanian yang menampung sekitar 12.000 orang ‘Israel’.

Penduduk Palestina dilarang dari daerah-daerah itu dan dari tanah yang mereka miliki. Mereka dilarang menggali sumur atau membangun infrastruktur apapun tanpa izin militer yang sulit didapat.

Dari 2009 hingga 2016, kurang dari dua persen dari lebih dari 3.300 aplikasi izin di Area C berhasil, menurut Peace Now, sebuah kelompok anti-permukiman ‘Israel’, mengutip statistik resmi.

Apa pun yang dibangun tanpa izin, dari perluasan rumah hingga tenda, kandang hewan, dan jaringan irigasi, berisiko dibongkar oleh militer penjajah.

Hampir 800 warga Palestina, termasuk 404 anak di bawah umur, telah kehilangan rumah mereka pada tahun 2020.

Sepanjang tahun sebelumnya, 677 kehilangan rumah, naik dari 387 pada 2018 dan 521 pada 2017.*

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Hancurkan Rumah PalestinaisraelSerdadu IsraelTepi Baat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemilu AS 2020: Kandidat Anti-Muslim Pendukung Teori Konspirasi Memenangkan Kursi di Kongres
Tulisan selanjutnya membaca al fatihah berdoa Doa Keselamatan Keluarga

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?