Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Imran Khan: Saya Ditekan untuk Mengakui ‘Israel’

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 14 November 2020 08:33 8:33 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 14 November 2020 08:33
Bagikan
Perdana Menteri Pakistan Imran Khan.
Bagikan

Hidayatullah.com–Perdana Menteri Pakistan mengatakan dia sedang berada di bawah “tekanan” untuk mengakui ‘Israel’.  Namun, Islamabad tidak akan pernah mengakui negara Zionis hingga penyelesaian “adil” masalah Palestina yang telah berlangsung hingga puluhan tahun lapor Anadolu Agency pada Jumat (13/11/2020).

Dalam sebuah wawancara dengan radio lokal yang disiarkan pada Kamis malam, Imran Khan menolak menyebutkan negara-negara yang menekannya untuk mengakui ‘Israel’.  “Tinggalkan ini [pertanyaan]. Ada hal-hal yang tidak bisa kami katakan. Kami memiliki hubungan baik dengan mereka (negara),” kata Khan.

Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain baru-baru ini menjalin hubungan diplomatik dan ekonomi dengan Tel Aviv. Beberapa negara Teluk lainnya juga mempertimbangkan opsi untuk menormalkan hubungan dengan ‘Israel’.

“Mari kita berdiri di atas kaki kita sendiri dalam hal ekonomi, kemudian Anda dapat mengajukan pertanyaan-pertanyaan ini,” kata Khan, mengacu pada ketergantungan ekonomi Islamabad yang lama pada negara-negara Teluk yang kaya minyak, sebagian besar Arab Saudi dan UEA.

Dia, bagaimanapun, menjelaskan bahwa dia tidak memiliki “pemikiran kedua” untuk mengakui ‘Israel’. “Saya tidak berpikir dua kali untuk mengakui Israel kecuali ada penyelesaian yang adil, yang memuaskan rakyat Palestina,” lanjutnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Merujuk pada bapak pendiri negara, Mohammad Ali Jinnah, yang berkali-kali menolak mengakui ‘Israel’, perdana menteri mengatakan Islamabad akan terus mengikuti jejak Jinnah.  ‘Israel’, menurut pengamatannya, memiliki pengaruh yang mendalam di AS, yang merupakan negara lain yang menekannya untuk mengakui ‘Israel’.

“Tekanan itu karena dampak (pengaruh) Israel yang dalam di AS. (Pengaruh) ini ternyata luar biasa selama masa jabatan Trump,” tegasnya.

‘Israel’, bukan Afghanistan

Menjawab serangkaian pertanyaan tentang hubungan masa depan Islamabad dengan pemerintahan Presiden terpilih AS Joe Biden dengan referensi khusus ke Afghanistan, Khan mengatakan tidak akan ada “perubahan” dalam kebijakan Afghanistan yang sedang berlangsung di Washington, yang bertujuan untuk mengakhiri 19 tahun  konflik berdarah melalui penyelesaian politik di negara yang dilanda perang.

“Afghanistan bukanlah masalah sebenarnya. Masalah sebenarnya adalah ‘Israel’. Ini harus dilihat bagaimana dia (Biden) menangani itu. Apakah dia mengubah kebijakan Trump (tentang ‘Israel’) atau melanjutkannya,” katanya.  “Saya tidak yakin tentang kebijakan Biden tentang ‘Israel’, Iran, dan Kashmir, tetapi saya yakin tidak akan ada perubahan dalam kebijakan Afghanistan (Washington). Demokrat juga ingin mundur dari Afghanistan,” tutupnya.*

 

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Imran KhanisraelPakistanpalestinaUEAUni Emirat ArabZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya kelaparan yaman Dunia Tetap Diam ketika Yaman Beresiko Kehilangan Generasi Akibat Kelaparan
Tulisan selanjutnya Umat Islam Australia Sudah Diperbolehkan Sholat Berjamaah di Masjid

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki dan Saudi Perkuat Kerjasama Energi, Usai Sepakati Pakta Pertahanan Makkah

Berita
17 Agustus 2026 07:00
UEA Putuskan Hubungan Dagang, Iran Peringatkan Negara Teluk Tidak Bantu Amerika
22 Persen Yahudi ‘Israel’ Dukung Usir Warga Palestina ke Luar Negeri
Iran Hadiahi Rp480 Juta Warganya yang Berhasil Tangkap atau Bunuh Tentara AS
Sentuhan AI vs ‘Rasa’ Manusia: Mengapa Fotografer Profesional Kurang Menyarankan AI Generated Image?

Terbaru

  • Cuaca Panas, Singapura Pangkas Khutbah Jumat
  • Iran Izinkan Sejumlah Kapal Tanker Iraq Melewati Selat Hormuz
  • Kuwait dan Amerika Sepakat Memperdalam Kerja Sama dan Integrasi Militer
  • Pendiri Raksasa Properti China Evergrande Dibui Seumur Hidup
  • Merdeka Bersuara, Bukan Merampas Ketenangan: Sound Horeg dalam Syariat
  • Atas Jasa Ulama Madzhab, Ijtihad Tidak Lagi Harus Dari Nol
  • Muhammadiyah dan Maulid Sekaten: Ketika Dakwah Kultural Masuk ke Jantung Keraton
  • Amerika Serikat Setujui Penjualan Pesawat Pengisi Bahan Bakar Bernilai $4,5 Miliar ke Qatar
  • Turki Keluarkan Surat Perintah Penangkapan Benjamin Netanyahu
  • Aparat Keamanan Pakistan Tewaskan 49 Militan

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?