Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Pemukim ‘Israel’ Masuki Masjid Al-Aqsha Meskipun Lockdown Covid-19 dengan Pengawalan Polisi

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 30 Desember 2020 15:06 3:06 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 30 Desember 2020 15:06
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Puluhan pemukim ‘Israel’ memasuki kompleks Al-Aqsha pada hari Selasa (29/12/2020) di Yerusalem Timur yang diduduki. Hal itu terjadi meskipun terdapat lockdown  yang diberlakukan pemerintah ‘Israel’ sebagai bagian dari penguncian Covid-19 ketiga, lapor Middle East Eye (MEE) .

Para pemukim ilegal Yahudi mengunjungi kompleks Al-Aqsha dikawal polisi ‘Israel’, masuk dari Gerbang Maroko dekat Tembok Barat dan berangkat dari Gerbang al-Silsila.  Namun, penduduk Zionis seharusnya dialrang berpergian lebih dari 1.000 meter dari rumah mereka karena lockdown  yang diberlakukan pada hari Senin (28/12/2020).

Sekitar 4.000 orang Yahudi Zionis tinggal di Kota Tua Yerusalem, namun umumnya para pemukim dari Tepi Barat yang diduduki yang sesekali mengunjungi kompleks Al-Aqsha, hingga ketidaksenangan otoritas Palestina dan Yordania yang menjalankan situs tersebut. Menurut media lokal, Issam Nagiub, seorang penjaga yang bekerja untuk Al-Awqaf, sebuah kepercayaan Islam yang mengelola situs tersebut, ditangkap pada saat yang sama oleh polisi militer ‘Israel’,  tak dijelaskan mengapa dia ditangkap.

Baru-baru ini, warga Palestina mendapat larangan ketat untuk mengunjungi kompleks Al-Aqsha karena pandemi Covid-19.

Awal Desember, otoritas ‘Israel’ memasang pengeras suara di sekitar situs untuk mengumumkan pedoman dalam bahasa Ibrani dan Arab kepada jamaah Palestina, meminta mereka untuk tetap menjaga jarak sosial.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Kompleks itu ditutup seluruhnya pada Maret selama 69 hari, ketika pandemi melanda kota itu, dibuka kembali pada 31 Mei. Pemukim ‘Israel’ secara teratur memasuki kompleks Masjid Al-Aqsha dan tur di sekitar Kubah Batu, sebuah kuil yang dibangun pada abad ke-7 oleh Kekaisaran Umayyah Suriah.

Terlepas dari status quo yang disetujui oleh otoritas ‘Israel’, Palestina dan Yordania, yang menyatakan bahwa ibadah Yahudi di situs itu dilarang, para pemukim tetap sering berdoa di sana. Orang Yahudi percaya bahwa kompleks Al-Aqsha adalah situs Kuil Yahudi Kedua, yang dihancurkan oleh Romawi pada abad ke-1.

Aktivis sayap kanan ‘Israel’ telah berulang kali mendorong peningkatan kehadiran orang Yahudi di situs tersebut. Beberapa orang menyerukan pembangunan Kuil Yahudi Ketiga dan penghancuran Masjid Al-Aqsha dan Qubatus Shahra atau Dome of Rock.

Masjid Al-Aqsha adalah salah satu dari tiga masjid suci dalam Islam. Ia juga merupakan Kiblat pertama Islam, sebelum Ka’bah di Makkah.

Covid-19 di ‘Israel’

Pada hari Senin, ‘Israel’ memasuki lockdown  ketiganya, karena kasus-kasus meningkat dan kekhawatiran meningkat karena varian virus baru yang sangat menular yang berasal dari Inggris.  Meskipun sekolah tetap buka, kegiatan komersial telah ditutup dan masuknya orang asing ke negara itu sangat dibatasi.

Pemerintah Zionis telah melaporkan lebih dari 400.000 kasus Covid-19 dan 3.256 kematian sejak pandemi melanda negara itu pada Maret.

Netanyahu menerima suntikan vaksin Covid-19 minggu lalu, yang akan diluncurkan secara nasional dalam beberapa hari mendatang. Namun kampanye vaksinasi besar-besaran, yang dikatakan sebagai yang terbesar dalam sejarah ‘Israel’ dan berjudul “Give a Shoulder”, dengan sengaja tidak mencakup jutaan orang Palestina yang hidup di bawah pendudukan ‘Israel’, meskipun terjadi peningkatan tajam dalam kasus dan kematian baru-baru ini.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:covid-19lockdownMasjid Al Aqshapalestinayahudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Analisis Filologi Dalam Kajian Waktu Subuh
Tulisan selanjutnya Sentil Mahfud MD saat Pelarangan FPI, Fahri Hamzah: Sayang Kekuasaan Dianggap lebih Penting dari Ilmu

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Berita
20 Juli 2026 12:51
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?