Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Belasan Personel Garda Nasional AS Dibebastugaskan dari Pengawalan Pelantikan Biden

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Januari 2021 10:41 10:41 am
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Januari 2021 10:41
Bagikan
Gedung parlemen Amerika Serikat, US Capitol Building.
Bagikan

Hidayatullah.com—Belasan anggota US National Guard telah dibebaskan dari tugas pengamanan prosesi pelantikan presiden Amerika Serikat terpilih Joe Biden setelah dilakukan pemeriksaan seksama, termasuk potensi keterkaitan mereka dengan ekstrimis sayap kanan, kata pejabat Departemen Pertahanan AS hari Selasa (19/1/2021).

Dilansir Reuters, seorang jubir Pentagon mengatakan bahwa pemeriksaan tidak sekedar kemungkinan keterkaitan petugas keamaan dengan kelompok-kelompok ekstrimis. Seorang anggota Garda Nasional dibebastugaskan setelah diketahui pernah menuliskan pesan teks yang dianggap bermasalah dan seorang lainnya pernah diadukan ke pihak berwenang, kata Jenderal (AD) Daniel Hokanson, kepala National Guard Bereau, kepada para reporter.

“Kami, dengan sangat hati-hati, mengambil tindakan dan menyingkirkan mereka dari tugas di Capitol dan tempat acara lainnya,” kata jubir Pentagon Jonathan Hoffman.

Hari Ahad, pejabat sementara menteri pertahanan Chris Miller mengatakan bahwa FBI membantu militer AS dalam melakukan pemeriksaan secara seksama lebih dari 25.000 personel National Guard yang dikerahkan untuk mengawal US Capitol guna mencegah gangguan keamanan yang mungkin terjadi menjelang pelantikan Joe Biden sebagai presiden Amerika Serikat pada hari Rabu tanggal 20 Januari.

Pemeriksaan seksama itu sudah dilakukan sejak pekan lalu, dan FBI juga sedang memeriksa apakah ada anggota pasukan keamanan yang bertugas saat ini ada yang ambil bagian atau terlibat dalam kerusuhan 6 Januari yang terjadi di Capitol oleh gerombolan massa pendukung Presiden Donald Trump.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pekan lalu, National Guard di negara bagian Virginia mengatakan bahwa Jacob Fracker, petugas kepolisian yang sedang bebas tugas yang didakwa berkaitan dengan kerusuhan di Capitol, merupakan anggota berpangkat kopral infantri di Garda negara bagian itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatekstrimisJoe BidenNational Guardsayap kanan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gempa Sulbar, Santri-santri ini Jalan Kaki 18 Jam Demi Mencari Kabar Orang Tuanya
Tulisan selanjutnya Otoritas Palestina Segera Dapatkan Vaksin Rusia Sputnik V

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Dua Nelayan Palestina Alami Luka-Luka usai Perahu Mereka Ditembaki Pasukan ‘Israel’

Berita
7 September 2026 19:52
Qatar: Negara Teluk Jangan Hanya Andalkan Perlindungan AS
Erupsi Anak Krakatau, MUI Ajak Masyarakat Ikhtiar Patuhi Petunjuk Keselamatan
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Gaza Gelar Pemakaman Massal usai 100 Jenazah Korban ‘Israel’ Ditemukan dari Reruntuhan

Terbaru

  • Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’
  • Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
  • ‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
  • Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
  • Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York
  • 11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha
  • 100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza
  • Suriah Rangkul Faksi Bersenjata untuk Pastikan Monopoli Senjata
  • Qatar: Negara Teluk Jangan Hanya Andalkan Perlindungan AS

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?