Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mencabuli Anak-Anak Perempuan di Panti Asuhan Kenya Misionaris Kristen Amerika Dibui 15 Tahun

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Februari 2021 09:52 9:52 am
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Februari 2021 09:52
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang misionaris Kristen asal Pennsylvania, Amerika Serikat, menampakkan wajah menyesal ketika mendengar hukuman kurungan 15 tahun lebih di penjara federal karena melakukan serangan seksual terhadap anak-anak perempuan di sebuah panti asuhan di Kenya yang dipimpinnya.

Gregory Dow, 61, asal Lancaster, dan keluarganya memulai panti asuhan Dow Family Children’s Home di dekat Boito di Kenya pada tahun 2008 dan mengoperasikannya sekitar selama satu dekade. Sebagian pendanaannya datang dari gereja-gereja di Amerika Serikat dan kelompok-kelompok berbasis agama. Jaksa penuntut federal mengatakan Dow pulang kembali ke AS pada tahun 2017, ketika otoritas Kenya mulai menyelidiki dugaan-dugaan kasus seksual yang melibatkan dirinya.

FBI mengatakan misionaris itu mencabuli empat anak perempuan, dua di antaranya masih berusia 11 ketika mulai diperkosa olehnya, lapor Associated Press Kamis (4/2/2021).

Jaksa mengatakan istri pelaku bahkan membawa anak-anak yang menjadi korban pencabulan suaminya ke klinik untuk dipasangi implan pengatur kehamilan, “sehingga memungkinkan Dow untuk menyetubuhi para korban kebejatannya tanpa takut membuat mereka hamil.”

Dow mengaku bersalah atas empat dakwaan yang dituduhkan kepadanya tahun lalu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Dengan menggunakan kerja amal keagamaan untuk anak-anak yatim sebagai penyamaran, Gregory Dow mengarungi separuh dunia untuk memangsa korban-korban yang sangat rentan,” kata pejabat sementara kepala kejaksaan Eastern District of Pennsylvania Jennifer Arbittier Williams. “Kejahatannya sungguh bejat bukan kepalang,” ujarnya.

Pengacara publik yang mendampingi Dow mengatakan terdakwa mengungkapkan penyesalannya di pengadilan dan meminta maaf atas kejahatan-kejahatannya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:cabulGregory DiwKenyakristenmisionarispanti asuhanpemerkosaanPennsylvania
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Profesor Usil, dan Tanggapan Simpati Susi Pudjiastuti
Tulisan selanjutnya Mendidik dengan Menjelaskan dan Keteladanan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

UEA Bantah Laporan Transfer $3 Miliar ke Iran

Berita
14 Juni 2026 07:28
Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
Prosesi Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei Dimulai 4 Juli
Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya

Terbaru

  • Santri Tahfidz Ar-Riyadh Tampil pada Pembukaan Rapat Paripurna DPRD Bontang
  • Hijrah Digital adalah Upaya Memuliakan Waktu di Era Teknologi
  • Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial
  • Wakaf Al-Qur’an, Tumbuhkan Generasi Qurani di Cibuntu
  • Orang Tua Malaysia akan Dijerat Hukum Bila Anaknya Melakukan Perundungan
  • Khalwat Digital, Fenomena Pacaran Era Media Sosial
  • Aliansi Aktivis dan Umat Muslim Tasikmalaya Desak Polisi Proses Hukum Penghina Sahabat Nabi
  • Tradisi Membaca sebagai Penguat Halaqoh
  • Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah
  • Prosesi Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei Dimulai 4 Juli

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?