Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kudeta Gagal, Haiti Tangkap Hakim dan Petinggi Kepolisian

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 Februari 2021 18:23 6:23 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 8 Februari 2021 18:23
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Haiti mengatakan upaya pembunuhan terhadap dirinya dan penggulingan pemerintahan telah berhasil digagalkan.

Menyusul kudetagagal itu, sedikitnya 23 orang telah ditangkap, termasuk seorang hakim tinggi dan seorang pejabatsenior kepolisian, kata pihak berwenang.

Presiden Jovenel Moise bersikukuh menyatakan masa jabatannya baru akan berakhir pada Februari 2022.

Namun, pihak penentangnya mengatakan jabatannya berakhir hari Ahad kemarin. Pengunjuk rasa turun ke jalan di ibukota Port-au-Prince dan sejumlah kota lain menuntuk Moise turun, lansir BBC Senin (8/2/2021).

“Kami tidak terima Jovenel Moise melanggar konstitusi negara ini,” kata seorang demonstran, Etienne Jean Daniel. “Kami menuntut agar konstitusi dihormati,” ujarnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Saya menuntut orang-orang yang ditangkap segera dibebaskan,” kata seorang demonstran lain, Jean Reynolds, yang menuding pemerintahan Moise menculik orang-orang tersebut.

Apratkeamanan mengatakan telah terjadi “percobaan kudeta” dan telah dilakukan penyitaan atas “sejumlah uang tunai dan senjata –termasuk senjata serbu, senapan mesin dan parang”.

Krisis politik di Haiti ini berawal dari perbedan interpretasi terhadap konstitusi dan masa jabatan presiden yang sekarang ini.

Kubu lawan Presiden Moise mengatakan masa jabatan presiden saat ini berakhir akhir pekan kemarin. Namun, Moise bersikeras masa jabatannya masih kurang satu tahun lagi dan dia tidak berniat untuk mundur sebelum masa jabatannya habis.

Setelah pemilu legislatif tahun 2019 ditangguhkan, Presiden Moise sekarang berada di tahun kedua berkuasa berdasarkan dekrit. Kalaupun dia bisa bertahan hingga tahun depan, sepertinya aksi protes terhadap kekuasaannya akan terus berlangsung.

Haiti merupakan negara termiskin di kawasan Amerika Latin, dengan 60% penduduknya hidup di bawah garis kemiskinan.

Sekelompok Senator Amerika Serikat, dalam sebuah surat yang ditujukan kepada Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken, menyeru agar pemerintahan Presiden Jow Biden menarik dukungan Washington terhadap Presiden Moise.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HaitiJonevel Moisekudeta
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tes Covid-19 untuk Kucing dan Anjing yang Menunjukkan Gejala di Korea Selatan
Tulisan selanjutnya Pengacara: Ustadz Sabri Lubis dan 6 Eks Pentolan FPI Ditahan di Rutan Bareskrim Polri 20 Hari

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

Berita
2 September 2026 20:16
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?