Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Belanda Batasi Penggunaan Vaksin AstraZeneca Menyusul 5 Kasus Penyumbatan Darah, 1 Meninggal

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 April 2021 13:15 1:15 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 3 April 2021 13:13
Bagikan
Bahan baku vaksin sinovac
Bagikan

Hidayatullah.com—Belanda menghentikan penggunaan vaksin coronavirus buatan AstraZeneca untuk orang berusia di bawah 60 tahun.

Dilansir Reuters Jumat (2/4/2021), keputusan diambil menyusul laporan baru yang disampaikan Lareb, lembaga pemantau keselamatan obat-obatan di Belanda, dan diskusi dengan otoritas-otoritas kesehatan, menurut pernyataan yang dirilis Kementerian Kesehatan.

Lareb, yang melacak efek samping obat-obatan, sebelumnya pada hari Jumat mengatakan bahwa pihaknya menerima 5 laporan kasus thrombosis ekstensif dengan jumlah platelet rendah setelah dilakukan vaksinasi dengan vaksin Covid-19 buatan AstraZeneca. Satu individu dari lima kasus itu, yaitu seorang wanita, meninggal dunia karenanya. Lareb mengatakan masalah gangguan kesehatan tersebut terjadi antara 7 hingga 10 hari setelah penyuntikan vaksin.

“Mereka adalah wanita berusia antara 25 dan 65 tahun. Tiga pasien mengalami extensive pulmonary embolisms. Satu meninggal dunia dan satu lagi juga mengalami pendarahan di otak,” kata Lareb.

Sekitar 400.000 orang di Belanda sudah disuntik vaksin AstraZeneca pada periode itu dan laporan yang masuk “kelihatan sebanding dengan laporan-laporan di sejumlah negara Eropa lain,” kata Lareb.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Keputusan Belanda tersebut dibuat sehati setelah Jerman menghentikan penggunaan vaksin AstraZeneca untuk orang di bawah usia 60 tahun dengan alasan serupa.

AstraZeneca mengatakan pihaknya sedang bekerja sama dengan otoritas Belanda untuk mengatasi masalah yang ada.

“Otoritas-otoritas di Inggris, Uni Eropa, World Health Organization sudah menyimpulkan bahwa manfaat penggunaan vaksin kami untuk melindungi orang dari virus mematikan ini secara signifikan mengalahkan risiko yang muncul di kalangan kelompok usia dewasa,” kata AstraZeneca membela vaksin buatannya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AstraZenecaBelandacoronaviruscovid-19vaksin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tujuh Orang Dilaporkan Meninggal Setelah Disuntik Vaksin AstraZeneca di Inggris
Tulisan selanjutnya Libur Paskah, PM Inggris Ingatkan Warganya Tidak Berkumpul Dalam Ruangan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?