Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

OPCW akan Selidiki Serangan Gas Chlorine oleh Rezim Assad

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 April 2014 00:30 12:30 am
Ama Farah
Dipublikasikan 25 April 2014 00:30
Bagikan
Reuters
Seorang wanita dibawa ke rumah sakit di Bab Al-Hawa akibat serangan gas di kota Telminnes (21/4/2014).
Bagikan

Hidayatullah.com—Pimpinan lembaga pemantau senjata kimia yang mengawasi pemusnahan cadangan bahan beracun milik rezim Damaskus, berencana akan menerjukan tim pencari fakta untuk menyelidiki laporan tentang serangan gas chlorine oleh pasukan pendukung Bashar Al-Assad.

Ahmet Uzumcu, pimpinan Organisation for the Prohibition of Chemical Weapons (OPCW), memiliki wewenang untuk melakukan investigasi dugaan penggunaan senjata kimia di negara-negara anggotanya termasuk Suriah, tanpa harus meminta izin resmi kepada negara bersangkutan, kata sejumlah sumber kepada Reuters Kamis (24/4/2014).

Suriah menjadi anggota OPCW pada tahun 2013, sebagai hasil kesepakatan dengan Amerika Serikat dan Rusia demi menghindari serangan militer oleh AS dan sekutunya, menyusul temuan penggunaan gas sarin oleh rezim Damaskus untuk membunuh warga sipil.

Beberapa negara sekutu AS di Eropa, termasuk Jerman dan Prancis, mendukung rencana penyelidikan oleh OPCW itu.

“Indikasi penggunaan chlorine pada 11-13 di Provinsi Hama sangat mengkhawatirkan,” kata seorang pejabat Inggris.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pada hari Kamis misi gabungan PBB-OPCW di Suriah mengatakan, jumlah bahan kimia berbahaya yang telah dipindahkan dan dimusnahkan dari Suriah telah mencapai 92,5% dari total 1.300 metrik ton yang dilaporkan pemerintah Damaskus.

Meskipun demikian, rezim Bashar Al-Assad belum melaporkan perihal gas sarin dan bahan-bahan berbahaya yang digunakan untuk serangan tahun lalu, ataupun perihal chlorine yang belakangan diduga dipakai dalam perang.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bantuan Terhalang, Sekjen PBB Salahkan Rezim dan Oposisi Suriah
Tulisan selanjutnya Amerika Serikat Persenjatai Rezim Mesir, Diduga untuk Serang Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira

Terbaru

  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?