Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Anti-PD1s dan anti-PDL1s Terobosan Baru Pengobatan Kanker Paru

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 20 Mei 2014 10:13 10:13 am
Insan Kamil
Dipublikasikan 20 Mei 2014 10:13
Bagikan
Hasil pemotretan Sinar X yang menunjukkan pasien dengan tumor paru.
Bagikan

DOKTER telah melakukan satu terobosan dalam pengobatan kanker, setelah ditemukannya obat baru untuk tumor dalam kasus kanker paru-paru lanjut.

Penderita kanker paru-paru, salah satu kanker paling mematikan, memiliki tingkat kelangsungan hidup yang rendah karena sering sudah menyebar ke organ lain pada saat penyakit itu ditemukan, yang berarti bahwa dalam beberapa bulan penderita diperkirakan meninggal dunia.

Tetapi obat baru yang diujicobakan di Amerika Serikat tersebut telah menunjukkan hasil yang luar biasa dalam membersihkan tumor pada penderita yang sudah mengalami stadium lanjut.

Menurut Mail Online, yang kemudian dilansir The Courier Mail (18/5/2014), seperempat dari 129 pasien AS dengan kanker paru-paru lanjut masih tetap bertahan hidup setidaknya dua tahun setelah dirawat dengan nivolumab.

Nivolumab adalah salah satu dari generasi baru obat kanker yang dikenal sebagai anti-PD1s dan anti-PDL1s.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Dalam kebanyakan kasus tumor, penyakit tersebut dalam kondisi terbungkus sehingga sistem imun seringkali tidak melakukan aktivitas dan menganggap penyakit tersebut tidak menimbulkan ancaman.

Anti-PD1s dan anti-PDL1s akan bekerja membantu sistem kekebalan tubuh mengenali tumor sebagai musuh.

Mereka juga telah digunakan untuk mengobati kanker kulit dan sejauh ini cukup berhasil.

“Sebelumnya beberapa orang yang bisa bertahan hidup beberapa bulan sudah bisa dianggap beruntung. Jadi untuk mendapatkan 24 persen hidup selama dua tahun adalah luar biasa,” kata Dr Mick Peake dari Rumah Sakit Glenfield di Leicester.

Dr Peake mengatakan, ada seorang pria yang kanker paru-parunya telah menyebar ke hati, otak , tulang, dan kelenjar adrenal. Namun setelah pengobatan dengan obat baru tersebut penyakit itu sudah hilang.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kanker paru-paru
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menteri Pertahanan Oposisi Suriah Mengundurkan Diri
Tulisan selanjutnya Libya Diambang Kekacauan, Saudi dan Turki Tutup Perwakilan Diplomatik

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?