Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pilot Melontarkan Diri, Jet Siluman F-35 Inggris Jatuh di Laut Mediterania

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 November 2021 08:31 8:31 am
Ama Farah
Dipublikasikan 18 November 2021 08:31
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang pilot pesawat tempur F-35 Inggris melontarkan diri keluar dari pesawatnya saat terbang dalam operasi rutin di Laut Mediterania.

Seorang jubir Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan bahwa pilot yang menerbangkan pesawat itu dari kapal induk Queen Elizabeth berhasil diciduk, tetapi kendaraan tempur senilai £100 juta itu jatuh ke dalam laut. Peristiwa itu terjadi pada hari Rabu (17/11/2021) sekitar pukul 10 pagi waktu Inggris, lapor The Guardian.

Upaya pengambilan bangkai pesawat merupakan prioritas agar tidak jatuh ke tangan Rusia.

Tidak ada kendaraan lain yang terlibat dalam kecelakaan itu, dan “investigasi telah mulai dilakukan sehingga tidak patut untuk berkomentar lebih jauh saat ini, imbuhnya.

Insiden itu akan diselidiki oleh Defence Accident Investigation Branch, yang biasanya memerlukan waktu beberapa pekan sebulum laporan awalnya diserahkan. Laporan akhir umumnya perlu waktu sekitar satu tahun untuk dirampungkan. 

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Insiden terjadi tidak lama setelah pesawat siluman F-35 itu lepas landas, kata Menteri Pertahanan Ben Wallace. Meskipun ada kejadian itu, penerbangan operasi dan latihan lain tetap berjalan seperti biasa untuk saat ini.

Kapal induk HMS Queen Elizabeth sedang dalam perjalanan kbali ke Inggris setelah menunaikan tugas dalam waktu yang lama. Kapal itu mengambil rute melalui Samudera Hindia kemudian Pasifik dan berlayar pulang. Sebelum hari Rabu ada 8 jet tempur F-35B milik Inggris dan 10 milik Amerika Serikat di atas kapal induk itu. Pesawat-pesawat itu sebelumnya berpartisipasi dalam serangan-serangan atas sisa-sisa kelompok ISIS alias IS di Iraq dan Suriah.

Inggris setuju untuk membeli 48 unit pesawat F-35B dari perusahaan militer AS Lockheed Martin, dengan harga £6 miliar. Dari jumlah itu sebanyak 24 unit sudah dikirimkan dan sisanya akan dikirim sampai tahun 2025. 

Insiden hari Rabu itu merupakan kecelakaan pertama yang melibatkan F-35B milik Royal Air Force, meskipun ada beberapa kecelakaan lain yang melibatkan pesawat jenis itu terjadi dalam kurun tiga tahun terakhir.

Kecelakaan yang paling mirip terjadi pada September 2018, ketika seorang pilot marinir Amerika Serikat melontarkan diri dari F-35B yang diawakinya di atas wilayah negara bagian South Carolina. Kesalahan mesin disebut sebagai penyebabnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatF-35HMS Queen Elizabethinggriskapal indukRoyal Air Force
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menteri Luar Negeri Afghanistan Amir Khan Muttaqi Taliban Minta Amerika Bebaskan Aset Afghanistan yang Dibekukan
Tulisan selanjutnya Menolak Permen Nadiem

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

UNESCO Mengakui Dondang Sayang hingga Silat sebagai Warisan Budaya Malaysia

Berita
5 Juli 2026 13:55
Pemerintah Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter dalam Perpres Pertahanan Negara
Sindikat Pakistan Selundupkan Plasenta Manusia untuk Injeksi Anti Penuaan
Dihantam Rudal di Selat Hormuz Kapal Kontainer CMA CGM akan Jadi Besi Rongsokan
Psikolog UGM Ini Paparkan Sejarah APA “Normalisasi Homoseksual”

Terbaru

  • Ratusan Ribu Orang Padati Teheran, Hadiri Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
  • Laporan: Israel Akan Bebastugaskan 10.000 Tentara Cadangan karena Krisis Anggaran
  • Amerika dan Perang Salib Baru?
  • Prosesi Pemakaman Dimulai Rakyat Iran Berkabung Meratapi Kematian Ayatullah Ali Khamenei
  • Euthanasia Mencakup Hampir 6 Persen Kematian di Belanda
  • UNESCO Mengakui Dondang Sayang hingga Silat sebagai Warisan Budaya Malaysia
  • Polemik Kajian BEM Psikologi UI Soal LGBT Berlanjut, Kampus Beri Klarifikasi
  • Pemerintah Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter dalam Perpres Pertahanan Negara
  • Jelang Proses Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei, Jenderal Garda Revolusi Keluar dari Persembunyian
  • Sindikat Pakistan Selundupkan Plasenta Manusia untuk Injeksi Anti Penuaan

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?