Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Abbas Akan Umumkan Pemerintahan Baru Palestina Kamis

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 28 Mei 2014 10:03 10:03 am
Insan Kamil
Dipublikasikan 28 Mei 2014 10:03
Bagikan
Presiden Palestina Mahmud Abbas.
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Palestina Mahmud Abbas akan mengumumkan pemerintah persatuan pada hari Kamis besok, mengakhiri tujuh tahun pemerintahan yang berseteru di Tepi Barat dan Jalur Gaza, kata seorang pejabat.

“Kami telah selesai melakukan konsultasi mengenai pemerintah nasional  hasil konsensus,” kata Azzam al-Ahmed, utusan gerakan Fatah pimpinan Abbas, kepada AFP yang dilansir Channel News Asia Rabu (27/5/2014), setelah pembicaraan di Gaza dengan penguasa Hamas.

“Pengumuman ini akan disampaikan presiden beberapa saat mendatang,” katanya

Organisasi Pembebasan Palestina, yang didominasi oleh Fatah, menandatangani kesepakatan rekonsiliasi tak terduga-duga dengan Hamas pada tanggal 23 April, yang memberikan kedua belah pihak lima minggu untuk menyusun “pemerintahan mandiri ” teknokrat yang dipimpin oleh Abbas.

Kesepakatan mengenai pemerintah persatuan akan membuka jalan bagi pemilihan presiden dan parlemen yang telah lama tertunda .

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Hamas menang telak dalam pemilu parlemen terakhir pada tahun 2006.

Tapi Uni Eropa dan Amerika Serikat menolak menjalin hubungan dengan gerakan Islam tersebut, kecuali jika meninggalkan kegiatan perlawanan dan  mengakui Zionis Israel beserta kesepakatan perdamaian yang telah dicapai di masa lalu.

Perwakilan dari faksi yang bertikai telah melakukan beberapa putaran pembicaraan untuk menyembuhkan pertikaian berdarah karena Hamas mengusir Fatah dari Gaza dalam bentrokan mematikan pada tahun 2007.

Kedua belah pihak menandatangani kesepakatan rekonsiliasi di Kairo pada tahun 2011 dan Doha pada tahun 2012, tetapi kesepakatan tidak terlaksana.

Hamas sebelumnya mendapat dukungan Mesir di bawah Presiden Mohammad Mursy dari Ikhwanul Muslimin, tetapi kemudian mendapat tekanan dari Kairo sejak militer menggulingkan Mursy pada bulan Juli tahun lalu dan mengetatkan lintas menuju Gaza dengan menutup perbatasan Rafah dan menghancurkan terowongan yang digunakan untuk membawa pasokan penting.

“Kontak sedang berlangsung dengan Mesir terhadap perlintasan Rafah, dan akan ada langkah-langkah pembicaraan setelah pemerintah terbentuk,” kata Ahmed.

Gaza mengalami krisis bahan bakar terburuk setelah Mesir menghancurkan terowongan tahun lalu. Pada saat yang sama, kelompok hak asasi memperingatkan bahwa warga Gaza tidak bisa mendapatkan akses yang tepat untuk perawatan medis dengan melalui perbatasan, baik Rafah atau Erez di utara Gaza, yang dikontrol tentara Zionis Israel.

Rekonsiliasi kesepakatan itu menimbulkan kemarahan dari pihak  Israel, menempatkan ‘paku terakhir di peti mati’ dari pembicaraan damai yang ditengahi AS antara negara Zionis dan kepemimpinan Palestina berbasis di Tepi Barat, Abbas.

Washington telah menegaskan bahwa pemerintah Palestina harus berkomitmen “jelas” dengan prinsip-prinsip non-kekerasan dan mengakui eksistensi Israel. Ini mengacu pada penolakan Hamas untuk mengakui Israel dan mendukung perjuangan bersenjata melawan Zionis Israel.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:palestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pasca 2014 Ribuan Tentara Amerika Tetap Bercokol di Afghanistan
Tulisan selanjutnya Presiden FIFA akan Kunjungi Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Berita
31 Agustus 2026 20:11
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Terbaru

  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?