Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

BlackBerry Suntik Mati Semua Gawainya yang Tidak Menggunakan Android

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 Januari 2022 17:25 5:25 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 4 Januari 2022 17:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Hari Selasa 4 Januari 2022 merupakan akhir dari sebuah era, BlackBerry menghentikan semua produknya yang tidak menggunakan perangkat lunak Android, termasuk BlackBerry 10, 7.1 OS dan sebelumnya.

Dalam pernyataan yang dirilis 22 Desember 2021 perusahaan berbasis di Kanada itu mengatakan bahwa semua fungsi pada ponsel BlackBerry itu — termasuk data, telepon, SMS dan fungsi panggilan darurat 911 tidak lagi dapat digunakan, lansir The Guardian Senin (3/1/2021).

Mengandalkan keyboard fisik qwerty dan layanan BBM instant messaging, BlackBerry pernah menjadi pemain besar dalam industri ponsel dunia. Di awal dekade 2000-an, gawainya merupakan simbol gengsi kalangan bisnis dan pekerja kerah putih, termasuk politisi seperti presiden Amerika Serikat kala itu Barack Obama.

Di masa kejayaannya di tahun 2009 dan 2010, BlackBerry menggenggam 20% pasar ponsel pintar – dengan persentase yang lebih tinggi di AS – menjual lebih dari 50 juta ponsel per tahun.

Namun,. BlackBerry menjadi gawai “mati gaya” menyusul popularitas ponsel layar sentuh iPhone dan Android.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ketika iPhone pertama kali diluncurkan pada bulan Juni 2007, ponsel keluaran Apple itu tidak langsung mengambil alih ‘tahta’ BlackBerry, karena reputasi elitnya terutama di kalangan pebisnis masih berkesan kuat. BBM instant messaging andalannya juga masih disukai banyak orang.

Namun, begitu konsumen mulai menyukai keyboard di layar sentuh, popularitasnya mulai digeser oleh iPhone dan Android sebagai alternatifnya.

Sejak kemunculan iPhone 4, penjualan ponsel Apple selalu jauh melampaui BlackBerry.

Malangnya, ketika teknologi BlackBerry mulai bisa mengejar pesaingnya, publik sudah menganggapnya ketinggalan zaman. Kalangan bisnis –yang selama ini menjadi tumpuan BlackBerry– beralih menggunakan iPhone dan Android.

Pada September 2012, CEO Yahoo Marissa Mayer menjatuhkan pamornya dengan meminta para karyawan beralih dari “BlackBerry ke ponsel pintar”.

Tahun 2016, BlackBerry mengumumkan akan melakukan outsourcing produknya dan tidak lagi memproduksi ponselnya sendiri. Sebagai gantinya, perusahaan itu mengalihkan fokusnya ke perangkat lunak, mirip dengan yang dilakukan Nokia, bekas raksasa seluler lainnya.

Sekarang, BlackBerry lebih menampilkan citra sebagai perusahaan software dan dan keamanan siber dengan konsumen perusahaan-perusahaan. Menurut data Statista, BlackBerry masih mempekerjakan ribuan karyawan dan meraup uang miliaran dolar pada tahun 2020.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:androidBlackberryponsel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tesla Dikritik di AS karena Buka Showroom di Xinjiang
Tulisan selanjutnya Islamofobia: Menteri Jerman Mengutuk Serangan Anti-Muslim Menarget Pemakaman

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?