Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pelanggaran HAM di Myanmar Memburuk, TotalEnergies Pilih Hengkang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Januari 2022 18:07 6:07 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Januari 2022 18:07
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–TotalEnergies, salah satu konglomerat energi terbesar di dunia, mengatakan akan berhenti beroperasi di Myanmar karena situasi HAM yang semakin memburuk sejak kudeta militer tahun lalu.

Perusahaan itu menghadapi tekanan agar memutuskan hubungan finansial dengan junta sejak tentara merebut kekuasaan dari pemerintah sipil pada Februari 2021.

“Situasinya, berkenaan dengan hak asasi manusia dan lebih umum aturan hukum, yang terus memburuk di Myanmar… membuat kami menilai kembali situasi dan tidak lagi memungkinkan bagi TotalEnergies untuk memberikan kontribusi yang cukup positif di negara ini,” kata perusahaan itu hari Jumat (21/1/2022) seperti dilansir AFP.

TotalEnergies akan menarik diri dari ladang gas Yadana di Laut Andaman, yang menyediakan listrik bagi penduduk lokal Burma dan negara tetangga Thailand, paling lambat enam bulan setelah berakhirnya masa kontrak.

Human Rights Watch mengatakan proyek gas alam adalah satu-satunya sumber pendapatan mata uang asing terbesar Myanmar, menghasilkan lebih dari $1 miliar setiap tahun.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Namun, Total mengatakan belum menentukan cara apa pun untuk memberikan sanksi kepada junta militer tanpa menghindari penghentian produksi gas dan pembayaran berikutnya ke Myanmar Oil and Gas Enterprise (MOGE) yang dikendalikan militer.

Tahun lalu, perusahaan itu mengumumkan bahwa mereka menangguhkan pembayaran tunai untuk usaha patungan dengan militer, Moattama Gas Transportation Company Limited (MGTC).

Total membayar sekitar $230 juta kepada otoritas Myanmar pada tahun 2019, dan $176 juta lagi pada tahun 2020 dalam bentuk pajak dan “hak produksi”, menurut  laporan keuangan perusahaan itu sendiri.

Hari Jumat, Total mengatakan bahwa sejauh ini berusaha, sesuai aturan hukum, membatasi aliran keuangan ke MOGE.

Namun, perusahaan itu juga mengatakan 

 “secara materi tidak mungkin” untuk mencegah aliran dana itu karena perusahaan energi nasional Thailand, PTT, yang melakukan sebagian besar pembayaran itu atas gas yang dibelinya.

Sekitar 30 persengas yang diproduksi TotalEnergies di Yadana dijual ke MOGE untuk kebutuhan domestik, menyuplai sekitar setengah pasokan listrik Yangon, kota terbesar di Myanmar.

Sekitar 70 persen diekspor ke Thailand dan dijual ke PTT. 

TotalEnergies sudah mengoperasikan ladang gas itu, yang memproduksi sekitar 6 miliar kubik gas per tahun, sejak tahun 1992.

Tekanan dan sanksi diplomatik internasional telah meningkat terhadap junta militer Myanmar sejak kudeta tahun lalu yang menggulingkan pemimpin sipil Aung San Suu Kyi. 

Militer Myanmar juga menghadapi tuduhan pelanggaran HAM serius atas perlakuannya terhadap minoritas Rohingya yang sebagian besar Muslim, yang menghadapi penganiayaan yang meningkat sejak 2017.

Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa dan Inggris telah memberlakukan sanksi ekonomi yang ditargetkan pada militer Myanmar, para pemimpin dan entitasnya.

Operator telekomunikasi Norwegia Telenor pekan ini menjual sahamnya di layanan pembayaran digital Burma.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HAMkudetamilitermyanmarRohingyaTotalEnergies
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Panglima TNI Jadikan Menantu Luhut Mayjen Maruli Simanjuntak sebagai Pangkostrad
Tulisan selanjutnya Menjaga Lisan, Menjaga Keselamatan dan Insan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?