Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pertemuan Ulama di Malaysia Bahas Fatwa Larangan Umat Islam Kunjungi ke Masjid Al-Aqsha

Ahmad
Terakhir diupdate: 23 Mei 2022 07:35 7:35 am
Ahmad
Dipublikasikan 23 Mei 2022 08:30
Bagikan
Suasana indah usai salju turun di pelataran Masjid Al-Aqsha pagi ini (@PaliNewsBot)
Bagikan

Hidayatullah.com—Konferensi Tingkat Tinggi Ulama Islam 2022 di Malaysia telah merekomendasikan agar dilakukan studi tentang fatwa yang melarang umat Islam mengunjungi Masjid Al-Aqsha. Usulan ini disampaikan karena wilayah itu adalah bagian dari wilayah ‘Israel’, kata Ketua Komite Program Datuk Mohd Khairuddin Aman Razali, dikutip Kantor Berita Bernama.

Ia mengatakan, usulan itu termasuk di antara 24 resolusi yang dicapai melalui konferensi tiga hari mulai hari Jumat lalu. Konferensi dihadiri lebih dari 150 cendekiawan Muslim dari lebih dari 50 negara termasuk Indonesia dan Aljazair.

“Muslim Al-Aqsha sangat membutuhkan dukungan moral dari umat Islam di seluruh dunia. Kami menyerukan peninjauan kembali terhadap fatwa yang melarang umat Islam datang ke tanah Al-Aqsha dengan alasan bahwa itu adalah pengakuan diplomatik atas pendudukan Zionis,” ujar Razali.

“Dengan perkembangan saat ini ketika umat Islam di Al-Aqsha membutuhkan dukungan dunia, kami menyerukan peninjauan kembali fatwa berdasarkan perubahan dan situasi saat ini,” katanya kepada wartawan pada jamuan makan malam bersamaan dengan KTT hari Ahad.

Mohd Khairuddin mengatakan KTT juga menyepakati untuk menerbitkan ensiklopedia khusus terkait Palestina yang antara lain berfungsi untuk menampilkan informasi ilmiah terkait sejarah dan perjuangan Palestina. Ia mengatakan penerbitan ensiklopedia oleh para ulama juga sangat diperlukan karena ada upaya untuk menyalurkan informasi yang salah tentang Palestina di tingkat dunia.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Resolusi lainnya termasuk mendorong penggunaan media sosial oleh komunitas di seluruh dunia untuk mengekspos kekejaman Zionis Yahudi di tanah Palestina. “Kami menghimbau kepada masyarakat untuk menggunakan media sosial semaksimal mungkin agar dapat mengungkap kekurangan yang terjadi di Palestina atas dasar kemanusiaan,” ujarnya.

Mohd Khairuddin juga mengatakan sebuah komite di bawah naungan Persatuan Cendekiawan Islam Dunia akan dibentuk dalam waktu dekat untuk membahas masalah Palestina. Dia mengatakan komite yang berbasis di Kuala Lumpur, antara lain, bekerja secara khusus untuk mengumpulkan semua serikat Muslim di seluruh dunia di bawah satu atap dan pada saat yang sama.

Sekitar 200 ulama dari dalam dan luar negeri berkumpul selama tiga hari sejak hari Jumat untuk menghadiri KTT Ulama 2022 di Malaysia. Pengadilan diharapkan berhasil mengeluarkan resolusi untuk membebaskan Masjid Aqsha dari serangan militer penjajah. Anggota Dewan Pembina Yayasan MyAqsha Abd Rashid Idris mengatakan di antara ulama yang menghadiri KTT dengan tema Solidaritas untuk Pembebasan Al-Aqsha itu berasal dari Sudan, Tunisia, Aljazair, India, Pakistan dan Qatar serta beberapa mufti dari Malaysia.

“KTT ini akan menjadi wadah untuk menyatukan hati dan menentukan arah para ulama. Kami ingin memperjuangkan Masjidil Aqsha karena merupakan simbol perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam sirah (sejarah) Israk dan Mikraj,” ujarnya dalam sesi media briefing.

Abd Rasyid yang juga Direktur Gabungan Panitia Utama KTT itu mengatakan, ada empat sesi diskusi tentang penyatuan ummat dan pembebasan Masjidil Aqsha dari tentara Israel untuk mengumpulkan masukan guna menghasilkan resolusi.  “Semua diskusi akan menggunakan bahasa Arab sebagai bahasa pengantar karena pertemuan ini dihadiri oleh para ulama yang fasih berbahasa Arab. Tidak terbuka untuk umum,” katanya dikutip Bernama.

Konferensi ini diselenggarakan oleh Yayasan MyAQSHA dan Yayasan Dakwah Islamiah Malaysia.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:FatwaMalaysiaMasjid Al-Aqshaulama
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Israel Deteksi Kasus Pertama Cacar Monyet
Tulisan selanjutnya Menghormati Hak Anak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT

Berita
13 Juni 2026 11:14
Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah
Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI

Terbaru

  • Wakaf Al-Qur’an, Tumbuhkan Generasi Qurani di Cibuntu
  • Orang Tua Malaysia akan Dijerat Hukum Bila Anaknya Melakukan Perundungan
  • Khalwat Digital, Fenomena Pacaran Era Media Sosial
  • Aliansi Aktivis dan Umat Muslim Tasikmalaya Desak Polisi Proses Hukum Penghina Sahabat Nabi
  • Tradisi Membaca sebagai Penguat Halaqoh
  • Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah
  • Prosesi Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei Dimulai 4 Juli
  • UEA Bantah Laporan Transfer $3 Miliar ke Iran
  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?